Sam Altman di bawah naungan proyek identifikasi identitas Worldcoin baru-baru ini melakukan langkah besar—mengumumkan kerjasama resmi dengan aplikasi pertemanan terbesar di dunia, Tinder. Sekarang pengguna Tinder dapat menyelesaikan verifikasi identitas dan usia menggunakan World ID.
Ini terlihat kecil, tetapi maknanya tidak biasa. Ini adalah kali pertama sistem verifikasi identitas berbasis kripto diadopsi secara besar-besaran oleh aplikasi konsumsi arus utama. Singkatnya, Tinder akhirnya menemukan cara baru untuk mengatasi akun palsu, robot, dan pengguna di bawah umur.
Prosesnya sebenarnya sangat sederhana: pengguna menemukan Tinder di toko aplikasi Worldcoin, lalu melakukan verifikasi menggunakan World ID. Bayangkan logika di baliknya—alat identitas Web3 tidak lagi terbatas di dalam komunitas kripto, tetapi benar-benar dapat menyelesaikan masalah inti platform sosial nyata.
Platform Tinder sudah populer sejak 2012, dengan mekanisme "geser kanan untuk suka, geser kiri untuk lewati" yang memenuhi kebutuhan pencocokan jutaan orang di seluruh dunia. Tetapi selama bertahun-tahun, masalah akun palsu dan verifikasi tetap menjadi masalah utama. Sekarang dengan adanya sistem identitas kripto seperti World ID, masalah-masalah ini akhirnya memiliki solusi baru.
Yang lebih menarik lagi, jika World ID membuktikan dirinya dalam konteks pertemanan, ruang lingkup pengembangannya sebenarnya sangat luas—pengelolaan konten platform komunitas, verifikasi anti penipuan, identifikasi pembuat konten, bahkan transaksi keuangan dan sistem voting, semuanya mungkin menggunakannya. Inilah mengapa kerjasama ini layak diperhatikan: menunjukkan jalur yang memungkinkan identifikasi identitas kripto dari teori menuju aplikasi nyata.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
6 Suka
Hadiah
6
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
0xSoulless
· 01-18 16:52
Kembali lagi dengan aplikasi Web3 yang "mengubah dunia", bahkan Tinder pun menggunakannya, sekarang komunitas kripto akhirnya keluar dari lingkaran dalam hahaha
Lihat AsliBalas0
ChainDoctor
· 01-18 16:51
Terluka, verifikasi identitas Web3 akhirnya menjadi perhatian umum
Lihat AsliBalas0
CryptoSourGrape
· 01-18 16:51
尼玛早知道Worldcoin这么早就要出来救市,我特么早就全仓了啊
Balas0
ChainWallflower
· 01-18 16:38
Sekarang Web3 benar-benar keluar dari lingkaran, verifikasi identitas virtual akhirnya memiliki manfaat nyata
Lihat AsliBalas0
MemeTokenGenius
· 01-18 16:36
Bro, ini benar-benar bukan sekadar hype, identitas Web3 akhirnya keluar dari lingkaran.
Sam Altman di bawah naungan proyek identifikasi identitas Worldcoin baru-baru ini melakukan langkah besar—mengumumkan kerjasama resmi dengan aplikasi pertemanan terbesar di dunia, Tinder. Sekarang pengguna Tinder dapat menyelesaikan verifikasi identitas dan usia menggunakan World ID.
Ini terlihat kecil, tetapi maknanya tidak biasa. Ini adalah kali pertama sistem verifikasi identitas berbasis kripto diadopsi secara besar-besaran oleh aplikasi konsumsi arus utama. Singkatnya, Tinder akhirnya menemukan cara baru untuk mengatasi akun palsu, robot, dan pengguna di bawah umur.
Prosesnya sebenarnya sangat sederhana: pengguna menemukan Tinder di toko aplikasi Worldcoin, lalu melakukan verifikasi menggunakan World ID. Bayangkan logika di baliknya—alat identitas Web3 tidak lagi terbatas di dalam komunitas kripto, tetapi benar-benar dapat menyelesaikan masalah inti platform sosial nyata.
Platform Tinder sudah populer sejak 2012, dengan mekanisme "geser kanan untuk suka, geser kiri untuk lewati" yang memenuhi kebutuhan pencocokan jutaan orang di seluruh dunia. Tetapi selama bertahun-tahun, masalah akun palsu dan verifikasi tetap menjadi masalah utama. Sekarang dengan adanya sistem identitas kripto seperti World ID, masalah-masalah ini akhirnya memiliki solusi baru.
Yang lebih menarik lagi, jika World ID membuktikan dirinya dalam konteks pertemanan, ruang lingkup pengembangannya sebenarnya sangat luas—pengelolaan konten platform komunitas, verifikasi anti penipuan, identifikasi pembuat konten, bahkan transaksi keuangan dan sistem voting, semuanya mungkin menggunakannya. Inilah mengapa kerjasama ini layak diperhatikan: menunjukkan jalur yang memungkinkan identifikasi identitas kripto dari teori menuju aplikasi nyata.