Banyak yang percaya bahwa kebijakan imigrasi yang ketat akan menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi pekerja asli, tetapi data menunjukkan cerita yang berbeda. Demikian pula, langkah-langkah proteksionis dalam perdagangan dan penerapan tarif sering kali gagal mencapai tujuan mereka yang dinyatakan untuk menghidupkan kembali sektor manufaktur—sebaliknya, mereka sering memicu kehilangan pekerjaan di seluruh rantai pasokan.
Kesalahpahaman ini berasal dari memperlakukan ekonomi sebagai sistem statis dengan kumpulan tenaga kerja dan kapasitas manufaktur yang tetap. Pada kenyataannya, ekonomi modern bersifat dinamis. Pasar tenaga kerja dan kemampuan produksi beradaptasi, bergeser, dan merespons perubahan kebijakan dengan cara yang kompleks. Memahami mekanisme ini sangat penting untuk memprediksi bagaimana perubahan kebijakan mempengaruhi ketenagakerjaan, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropDreamer
· 11jam yang lalu
Haha ekonomisawan kembali mengajarkan kita tentang "kompleksitas", membuatnya seperti ilmu roket
---
Singkatnya, pembuat kebijakan terlalu menyederhanakan, dunia nyata tidak sesederhana itu
---
Itulah sebabnya saya hanya percaya data, bukan janji-janji "menciptakan lapangan kerja", selalu gagal
---
Rantai pasokan benar-benar jebakan, tarif naik, pekerjaan malah hilang, bikin ngakak
---
Ekonomi itu hidup, bukan seperti permainan balok yang kamu bayangkan, harus membangun sesuai keinginanmu
---
Sudah lama saya menyadari, proteksionisme selalu menjadi pihak yang paling dirugikan dan paling keras berteriak
---
Inilah yang benar-benar saya perhatikan, analisis mekanisme yang nyata, bukan slogan politik
---
Orang yang menganggap ekonomi sebagai papan tetap benar-benar perlu memperbarui pemahaman mereka
Lihat AsliBalas0
HashBrownies
· 12jam yang lalu
Data berbicara, rasanya banyak orang masih menggunakan pola pikir tahun 2010 untuk melihat ekonomi
Lihat AsliBalas0
TopBuyerForever
· 12jam yang lalu
Data kembali membantah politisi, hari ini lagi, hambatan tarif ini benar-benar sudah usang
Lihat AsliBalas0
MetaNeighbor
· 12jam yang lalu
Menganggap ekonomi sebagai sesuatu yang mati, inilah masalah kebanyakan orang...
---
Proteksionisme perdagangan itu, terdengar bagus, tapi data membantah dengan keras
---
Haha, membatasi imigrasi bisa meningkatkan peluang kerja? Bangunlah, kenyataannya tidak semudah itu
---
Rantai pasokan begitu kompleks, tarif dikenakan saja langsung kacau, bagaimana mungkin meningkatkan lapangan kerja
---
Ekonomi itu hidup, bukan mati, kebijakan diubah seluruh ekosistem berubah, apa lagi yang bisa diharapkan
---
Singkatnya, menganggap ekonomi sebagai piringan tetap, tidak heran penuh ilusi di kepala
---
Mau menghidupkan kembali industri manufaktur dengan tarif? Ehh... malah lebih banyak orang kehilangan pekerjaan, ironis bukan
---
Saya cuma mau tahu, apakah mereka yang mendukung pembatasan imigrasi benar-benar sudah lihat data?
Lihat AsliBalas0
GateUser-c799715c
· 12jam yang lalu
哈,又是那套"batas migrasi bisa menyelamatkan pekerjaan"的说法, kenyataannya tidak berdiri kokoh
Ekonomi bukanlah sesuatu yang statis... jika rantai pasokan putus, semuanya akan runtuh
Rasanya banyak orang hanya ingin jawaban sederhana, padahal sebenarnya jauh lebih kompleks
Proteksionisme dan tarif... sejarah sudah membuktikan itu adalah jebakan
Data sudah ada di sana, tapi masih ada yang tidak percaya
Banyak yang percaya bahwa kebijakan imigrasi yang ketat akan menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi pekerja asli, tetapi data menunjukkan cerita yang berbeda. Demikian pula, langkah-langkah proteksionis dalam perdagangan dan penerapan tarif sering kali gagal mencapai tujuan mereka yang dinyatakan untuk menghidupkan kembali sektor manufaktur—sebaliknya, mereka sering memicu kehilangan pekerjaan di seluruh rantai pasokan.
Kesalahpahaman ini berasal dari memperlakukan ekonomi sebagai sistem statis dengan kumpulan tenaga kerja dan kapasitas manufaktur yang tetap. Pada kenyataannya, ekonomi modern bersifat dinamis. Pasar tenaga kerja dan kemampuan produksi beradaptasi, bergeser, dan merespons perubahan kebijakan dengan cara yang kompleks. Memahami mekanisme ini sangat penting untuk memprediksi bagaimana perubahan kebijakan mempengaruhi ketenagakerjaan, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.