Menambah posisi sebenarnya adalah keterampilan teknis, tetapi kebanyakan orang melakukannya hanya berdasarkan feeling.
Lihat pola ini, benar-benar sangat umum. Setelah posisi kecil terjebak, mulai keras kepala menambah posisi, hasilnya posisi semakin berat, tekanan mental pun meningkat. Awalnya kerugian kecil itu bisa diterima, tapi dipaksa terus-menerus sampai menjadi lubang besar yang sulit dipulihkan.
Intinya adalah bertaruh bahwa pasar akan langsung rebound, tidak ada logika tren yang jelas di situ.
Tambah posisi yang benar-benar dapat diandalkan harus seperti ini: menunggu konfirmasi tren sebelum bertindak. Itu harus menjadi bagian dari rencana kamu, bukan tindakan darurat. Setiap kali menambah posisi harus didukung oleh sinyal yang jelas—mungkin harga utama ditembus, volume mendukung, atau struktur tren secara keseluruhan lengkap—bukan sekadar "Saya rasa harga ini agak rendah."
Kalau kamu merasa langsung ingin menambah posisi setiap kali rugi, berhenti sejenak dan pikirkan. Ini sebenarnya memberi tahu kamu bahwa logika masuk awal sudah goyah. Jangan sembarangan bergerak, tenangkan diri dulu, kembali ke aturan dasar: saat rugi, reaksi pertama haruslah stop loss, bukan menambah posisi.
Hanya ketika pasar benar-benar membuktikan bahwa kamu tidak salah, saat itulah saatnya mempertimbangkan untuk menambah posisi. Menghadapi masalah dalam mengeksplorasi strategi trading? Kamu bisa lebih banyak mengikuti diskusi semacam ini, temukan filosofi trading yang cocok untuk dirimu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MysteryBoxAddict
· 18jam yang lalu
Saya langsung teringat kisah pahit dan darah saya sendiri, kerugian terbesar saya terjadi karena bermain seperti ini, semakin saya tambal semakin dalam lubang yang saya masuki
Saat kehilangan uang, otak benar-benar tidak waras, tidak peduli aturan apa pun, hanya berpikir untuk mengembalikan modal, malah mempercepat keluar dari pasar
Merasa pasar bisa rebound? Itu hanya penipuan diri sendiri, harus ada data yang berbicara, kalau tidak ini hanya judi murni
Mengucapkan kata stop loss itu mudah, tapi melakukannya benar-benar sangat sulit
Lihat AsliBalas0
Ramen_Until_Rich
· 18jam yang lalu
Ini adalah latihan diri para pemula, saat rugi mereka ingin menggandakan, hasilnya semakin dalam
Rugi uang masih ingin menambah posisi? Bro, ini seperti berjudi, bukan trading
Saya hanya ingin bertanya, berapa banyak orang yang benar-benar bisa melakukan stop loss, kebanyakan bertahan sampai margin call
Menambah posisi tanpa mengikuti rencana, itu hanya perjudian
Melihat begitu banyak cerita tentang menambah posisi, tidak satu pun yang berakhir baik, semuanya harus bayar biaya pendidikan
Saya hanya ingin mengatakan, kebanyakan orang menambah posisi hanya untuk berjudi, sama sekali tidak memiliki strategi.
Kalimat ini menyentuh saya, berapa banyak orang yang mulai menambah posisi secara gila-gilaan setelah kehilangan uang, akhirnya tidak mendapatkan hasil yang baik.
Stop loss jauh lebih penting seratus kali lipat daripada menambah posisi, ini harus tertanam di pikiran.
Yang ingin menambah posisi setiap kali rugi, biasanya dikendalikan oleh emosi, bangunlah semua.
Menambah posisi harus didukung oleh sinyal, bukan asal tebak-tebakan, ini adalah teknik yang sebenarnya.
Menambah posisi sebenarnya adalah keterampilan teknis, tetapi kebanyakan orang melakukannya hanya berdasarkan feeling.
Lihat pola ini, benar-benar sangat umum. Setelah posisi kecil terjebak, mulai keras kepala menambah posisi, hasilnya posisi semakin berat, tekanan mental pun meningkat. Awalnya kerugian kecil itu bisa diterima, tapi dipaksa terus-menerus sampai menjadi lubang besar yang sulit dipulihkan.
Intinya adalah bertaruh bahwa pasar akan langsung rebound, tidak ada logika tren yang jelas di situ.
Tambah posisi yang benar-benar dapat diandalkan harus seperti ini: menunggu konfirmasi tren sebelum bertindak. Itu harus menjadi bagian dari rencana kamu, bukan tindakan darurat. Setiap kali menambah posisi harus didukung oleh sinyal yang jelas—mungkin harga utama ditembus, volume mendukung, atau struktur tren secara keseluruhan lengkap—bukan sekadar "Saya rasa harga ini agak rendah."
Kalau kamu merasa langsung ingin menambah posisi setiap kali rugi, berhenti sejenak dan pikirkan. Ini sebenarnya memberi tahu kamu bahwa logika masuk awal sudah goyah. Jangan sembarangan bergerak, tenangkan diri dulu, kembali ke aturan dasar: saat rugi, reaksi pertama haruslah stop loss, bukan menambah posisi.
Hanya ketika pasar benar-benar membuktikan bahwa kamu tidak salah, saat itulah saatnya mempertimbangkan untuk menambah posisi. Menghadapi masalah dalam mengeksplorasi strategi trading? Kamu bisa lebih banyak mengikuti diskusi semacam ini, temukan filosofi trading yang cocok untuk dirimu.