Seiring semakin seringnya pengguna beraktivitas di berbagai blockchain, identitas tunggal di atas rantai tidak lagi cukup cepat mengikuti perkembangan. Sistem identitas multi-chain perlu mampu melintasi batas jaringan sambil menjaga independensi dan keadilan setiap ekosistem. Lalu pertanyaannya: bagaimana cara membangun sistem penilaian identitas yang dapat digunakan secara universal di seluruh jaringan tanpa merusak keseimbangan ekosistem masing-masing chain?
Jawaban inti sebenarnya sangat sederhana—setiap chain harus memiliki penilaian sendiri.
Mengapa harus dirancang seperti ini? Alasannya adalah karena pola perilaku pengguna di berbagai chain sangat berbeda. Misalnya, tingkat aktivitas di Ethereum, kebiasaan transaksi, frekuensi interaksi kontrak, semuanya berbeda secara mencolok dari Solana, Polygon, atau chain publik lainnya. Jika memaksakan menggunakan satu sistem penilaian tunggal untuk semua chain, justru akan menimbulkan ketidakadilan—beberapa pengguna di chain tertentu akan dinilai rendah, sementara tingkat aktivitas di chain lain bisa jadi terlalu dibesar-besarkan.
Mempertahankan sistem penilaian independen untuk setiap jaringan tidak hanya memungkinkan pengguna mendapatkan penilaian yang adil di ekosistem masing-masing, tetapi juga mencegah hilangnya akumulasi kepercayaan saat melakukan transfer lintas chain. Inilah cara yang benar dalam membangun sistem identitas di era multi-chain.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
DaoDeveloper
· 7jam yang lalu
hmm sebenarnya ini adalah perangkap komposabilitas yang tidak dibicarakan orang. ya penilaian terpisah memang masuk akal secara permukaan tapi apa yang terjadi ketika Anda perlu menggabungkan reputasi di seluruh rantai untuk kegunaan nyata? Anda hanya mendorong masalah ke hilir sejujurnya
Lihat AsliBalas0
SingleForYears
· 7jam yang lalu
Sejujurnya, logika ini agak menarik kembali... Jika setiap rantai dinilai secara terpisah, lalu apa arti dari lintas rantai?
Lihat AsliBalas0
MetaNeighbor
· 7jam yang lalu
Ngomong-ngomong, logikanya tidak ada masalah, penilaian independen untuk setiap rantai memang lebih ilmiah... Tapi dalam praktiknya, apakah akan ada banyak masalah kompatibilitas, kecepatan Solana dan gas Ethereum benar-benar berbeda, menggunakan standar yang sama untuk mengukurnya benar-benar tidak masuk akal
Lihat AsliBalas0
ProofOfNothing
· 7jam yang lalu
Ah, ini bukan hanya omong kosong lama, ide memberi skor independen untuk setiap rantai memang cukup dapat diandalkan, tapi implementasinya agak meragukan
Lihat AsliBalas0
PortfolioAlert
· 7jam yang lalu
Haha, logikanya aku merasa agak membingungkan... Setiap rantai menghitung skor sendiri, lalu saat lintas rantai bagaimana menyatukannya?
Lihat AsliBalas0
ChainWanderingPoet
· 7jam yang lalu
Singkatnya, jangan dipukul rata, setiap rantai memiliki penilaian dan aturan masing-masing, cukup masuk akal.
Seiring semakin seringnya pengguna beraktivitas di berbagai blockchain, identitas tunggal di atas rantai tidak lagi cukup cepat mengikuti perkembangan. Sistem identitas multi-chain perlu mampu melintasi batas jaringan sambil menjaga independensi dan keadilan setiap ekosistem. Lalu pertanyaannya: bagaimana cara membangun sistem penilaian identitas yang dapat digunakan secara universal di seluruh jaringan tanpa merusak keseimbangan ekosistem masing-masing chain?
Jawaban inti sebenarnya sangat sederhana—setiap chain harus memiliki penilaian sendiri.
Mengapa harus dirancang seperti ini? Alasannya adalah karena pola perilaku pengguna di berbagai chain sangat berbeda. Misalnya, tingkat aktivitas di Ethereum, kebiasaan transaksi, frekuensi interaksi kontrak, semuanya berbeda secara mencolok dari Solana, Polygon, atau chain publik lainnya. Jika memaksakan menggunakan satu sistem penilaian tunggal untuk semua chain, justru akan menimbulkan ketidakadilan—beberapa pengguna di chain tertentu akan dinilai rendah, sementara tingkat aktivitas di chain lain bisa jadi terlalu dibesar-besarkan.
Mempertahankan sistem penilaian independen untuk setiap jaringan tidak hanya memungkinkan pengguna mendapatkan penilaian yang adil di ekosistem masing-masing, tetapi juga mencegah hilangnya akumulasi kepercayaan saat melakukan transfer lintas chain. Inilah cara yang benar dalam membangun sistem identitas di era multi-chain.