Melihat pergerakan RIVER kali ini, ada beberapa detail trading yang ingin saya bahas bersama kalian.
Yang utama adalah jangan berpikir untuk melakukan bottom fishing secara tepat. Saran saya adalah tunggu sampai candle 5 menit menembus level support sebelumnya (misalnya 27.0), kemudian harga rebound tapi belum menembus level tersebut, baru masuk posisi short. Dengan begitu, kita bisa memastikan arah pasar, bukan sekadar tebak-tebakan.
Logika pengurangan posisi setelah masuk juga sangat penting. Setelah mencapai target keuntungan 20%, tutup 50% posisi untuk mengunci profit. Sisa setengahnya, tempat stop loss dipindahkan ke harga biaya, sehingga kita bisa terus mencari peluang penurunan yang lebih besar, sambil risiko tetap terkendali. Tapi ada syarat keras—jika harga menembus 31.50 dan tidak kembali ke bawah, harus segera stop loss, karena ini biasanya menandakan dana mulai masuk ke siklus kenaikan berikutnya.
Mengenai biaya waktu, jika instrumen yang sangat volatil ini sideways lebih dari dua jam tanpa pergerakan, cara saya adalah langsung keluar. Selain membuang waktu, juga berisiko terkena lonjakan mendadak yang bisa membuat kerugian, jadi tidak worth it.
Berbicara tentang strategi hedging, jika RIVER di level tinggi tidak bergerak, dana kamu sebenarnya terkunci. Saat seperti ini, bisa lihat instrumen lain, misalnya DASH atau UNI yang saat itu baru naik 10%-15%, mereka biasanya punya ruang rebound yang lebih pasti dibandingkan koreksi RIVER. Pendekatan ini bisa memberikan hasil yang lebih stabil.
Pergerakan BTC juga harus selalu dipantau, terutama pada timeframe 15 menit. Jika BTC mengalami retrace, biasanya coin yang kenaikan terlalu besar seperti RIVER akan paling cepat koreksi, dengan penurunan dua kali lipat dari pasar secara umum. Ini poin yang sering terabaikan dalam operasi standar.
Terakhir, soal leverage. Leverage 20x sangat kecil toleransinya. Jika RIVER bergerak sangat volatil, misalnya pergerakan lebih dari 2% dalam 1 menit, saya sarankan turunkan ke 10x dan perbesar jarak stop loss. Dengan begitu, trading lebih stabil dan tetap bisa mencapai target profit harian, jadi kenapa harus mengambil risiko setinggi itu?
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
8 Suka
Hadiah
8
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
DisillusiionOracle
· 01-19 18:47
Geng ini logikanya saya harus akui, terutama poin tidak mengejar bottom yang tepat... Berapa banyak orang yang mati karena "saya tunggu lagi saja"
Benar, menggunakan leverage 20x di koin seperti ini memang mencari mati, volatilitas 2% dalam satu menit langsung meledak tanpa waktu reaksi
Tapi jujur saja, strategi lindung nilai ke DASH atau UNI memang cukup masuk akal, jauh lebih baik daripada cuma bertahan di RIVER
Saya juga pernah rugi saat BTC mengalami retrace dan RIVER turun dua kali lipat... Sangat mudah diabaikan
Keluar setelah sideways selama dua jam memang bisa dilakukan, tapi kadang setelah keluar tiba-tiba ada lonjakan yang bikin frustrasi hahaha
Posisi kunci 31.50 memang harus dipertahankan mati-matian, kalau tidak bisa tembus ya harus keluar, jangan serakah
Lihat AsliBalas0
MEVSupportGroup
· 01-18 18:00
Sial, strategi buy the dip yang tepat ini benar-benar bisa membuat orang terjebak mati, saya sudah mencoba terlalu banyak kali
Jangan bicara soal biaya waktu, kadang-kadang dua jam saja cukup untuk kehilangan gaji sebulan
Leverage 20x? Bro, kamu benar-benar sudah muak hidup ya, fluktuasi satu menit saja bisa langsung likuidasi
Ngomong-ngomong, saat BTC mengalami koreksi, penurunan RIVER berlipat ganda, ini luar biasa, saya sering mengabaikan bagian ini
Melihat pergerakan RIVER kali ini, ada beberapa detail trading yang ingin saya bahas bersama kalian.
Yang utama adalah jangan berpikir untuk melakukan bottom fishing secara tepat. Saran saya adalah tunggu sampai candle 5 menit menembus level support sebelumnya (misalnya 27.0), kemudian harga rebound tapi belum menembus level tersebut, baru masuk posisi short. Dengan begitu, kita bisa memastikan arah pasar, bukan sekadar tebak-tebakan.
Logika pengurangan posisi setelah masuk juga sangat penting. Setelah mencapai target keuntungan 20%, tutup 50% posisi untuk mengunci profit. Sisa setengahnya, tempat stop loss dipindahkan ke harga biaya, sehingga kita bisa terus mencari peluang penurunan yang lebih besar, sambil risiko tetap terkendali. Tapi ada syarat keras—jika harga menembus 31.50 dan tidak kembali ke bawah, harus segera stop loss, karena ini biasanya menandakan dana mulai masuk ke siklus kenaikan berikutnya.
Mengenai biaya waktu, jika instrumen yang sangat volatil ini sideways lebih dari dua jam tanpa pergerakan, cara saya adalah langsung keluar. Selain membuang waktu, juga berisiko terkena lonjakan mendadak yang bisa membuat kerugian, jadi tidak worth it.
Berbicara tentang strategi hedging, jika RIVER di level tinggi tidak bergerak, dana kamu sebenarnya terkunci. Saat seperti ini, bisa lihat instrumen lain, misalnya DASH atau UNI yang saat itu baru naik 10%-15%, mereka biasanya punya ruang rebound yang lebih pasti dibandingkan koreksi RIVER. Pendekatan ini bisa memberikan hasil yang lebih stabil.
Pergerakan BTC juga harus selalu dipantau, terutama pada timeframe 15 menit. Jika BTC mengalami retrace, biasanya coin yang kenaikan terlalu besar seperti RIVER akan paling cepat koreksi, dengan penurunan dua kali lipat dari pasar secara umum. Ini poin yang sering terabaikan dalam operasi standar.
Terakhir, soal leverage. Leverage 20x sangat kecil toleransinya. Jika RIVER bergerak sangat volatil, misalnya pergerakan lebih dari 2% dalam 1 menit, saya sarankan turunkan ke 10x dan perbesar jarak stop loss. Dengan begitu, trading lebih stabil dan tetap bisa mencapai target profit harian, jadi kenapa harus mengambil risiko setinggi itu?