Walrus mengadopsi skema pengkodean bernama Red Stuff, bukan sekadar menyalin file secara berulang-ulang secara kasar. Teknologi ini memecah data menjadi fragmen kecil yang tersebar di node jaringan, dengan biaya satuan yang jauh lebih rendah dibandingkan metode redundansi tradisional—membayar 25 kali lebih murah, bahkan 100 kali lebih murah bukanlah mimpi.



Secara spesifik, faktor redundansi penyimpanan Walrus hanya perlu 4-5 kali untuk menjamin keamanan. Dengan kata lain, menyimpan data yang sama mungkin biayanya puluhan kali lebih murah dibandingkan protokol penyimpanan lama seperti Filecoin, Arweave—bahkan bisa sampai seratus kali lipat lebih murah. Perkiraan dari industri menyebutkan bahwa biaya pemeliharaan 1TB data selama satu tahun mungkin hanya sekitar 50 dolar AS. Ini bukan sekadar omong kosong, tetapi benar-benar terintegrasi dalam logika desain protokol—algoritma pengkodean itu sendiri mengurangi kebutuhan redundansi, dan node hanya menyimpan fragmen data yang diperlukan.

Yang lebih menarik lagi adalah cara penggabungan Walrus dengan rantai Sui. Ia menyimpan metadata Blob di chain, dan objek data yang terkait dapat dibaca dan diverifikasi langsung oleh kontrak pintar. Dengan demikian, penyimpanan tidak lagi sekadar menghabiskan ruang, tetapi memungkinkan logika bisnis dan data di chain benar-benar berinteraksi. Protokol ini juga mendukung penyesuaian dinamis, Anda dapat mengubah atau menghapus siklus hidup data melalui kontrak. Untuk skenario yang membutuhkan pengelolaan sesuai regulasi atau aplikasi tingkat perusahaan, fleksibilitas ini jauh lebih unggul dibandingkan solusi yang hanya bisa menyimpan secara permanen.

Dari sudut pandang ekonomi, menjalankan Walrus di Sui juga menghasilkan efek menarik: setiap kali data ditulis, harus menghabiskan token SUI untuk membayar biaya koordinasi di chain. Menurut analisis dari beberapa lembaga, jika kebutuhan penyimpanan Walrus benar-benar berkembang ke tingkat EB, konsumsi di chain ini bisa menjadi bagian penting dari volume peredaran SUI. Dengan kata lain, Walrus tidak hanya menurunkan biaya penyimpanan, tetapi juga berpotensi mengubah arah ekosistem ekonomi Sui secara keseluruhan. Penggunaan token di chain dan perilaku penyimpanan yang erat kaitannya ini adalah hal yang tidak bisa dilakukan oleh protokol penyimpanan tradisional.

Ada satu fitur kunci lagi: Walrus memungkinkan ruang penyimpanan sebagai sumber daya yang dapat dikombinasikan di chain, dapat dibagi, digabung, dan dipindahtangankan. Ini berarti pengembang dapat merancang pasar transaksi data yang lebih kompleks dan beragam atau model sewa-menyewa, bukan terjebak dalam pola lama satu beli satu sewa. Dari sudut pandang ini, Walrus mengubah data menjadi aset yang benar-benar dapat dioperasikan di chain, bukan sekadar lampiran pasif. Untuk evolusi aplikasi Web3 di masa depan, kemampuan penyimpanan yang dapat diprogram dan interaksi di chain seperti ini mungkin adalah kunci utama.
FIL-9,96%
AR-7,21%
SUI-11,93%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 3
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Rekt_Recoveryvip
· 15jam yang lalu
ngl encoding Stuff Merah ini sebenarnya jenius... akhirnya sesuatu yang tidak hanya menyalin-tempel file seperti orang gila. 25-100x lebih murah? bro itu jenis permainan leverage yang dulu saya lakukan sebelum era likuidasi saya lol. Walrus benar-benar berkata "kami tidak melakukan redundansi dengan cara bodoh"
Lihat AsliBalas0
GasFeeCriervip
· 16jam yang lalu
Red Stuff encoding ini benar-benar luar biasa, 100 kali lebih murah dari filecoin? Ini harus benar-benar terealisasi dulu baru bisa dikatakan Model ekonomi Sui kali ini akan kembali digoyang, setiap penulisan membakar SUI, logika ini cukup keras Sumber daya penyimpanan dapat dibagi dan dipindahtangankan, ini adalah cara membuka nilai data di blockchain yang sebenarnya Terdengar bagus, tapi kita harus menunggu dan melihat apakah biaya bisa dipertahankan saat jumlah pengguna meningkat Namun jika Red Stuff benar-benar sekuat itu, protokol penyimpanan tradisional memang harus waspada Kalau ini berhasil, apakah konsumsi di ekosistem Sui bisa benar-benar meningkat, itu yang menjadi perhatian
Lihat AsliBalas0
BearMarketMonkvip
· 16jam yang lalu
Murah 100 kali lipat? Ngomong besar nih... Tapi Red Stuff ini memang punya sesuatu, jauh lebih jujur daripada kelompok Filecoin
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)