Lihat bagaimana penerbit stablecoin di keuangan tradisional melakukan—mereka harus mencari keseimbangan antara keamanan, likuiditas, dan hasil, serta memenuhi persyaratan pengungkapan dan batasan pengendalian risiko. Ini bukanlah penjumlahan dan pengurangan sederhana, satu kesalahan konfigurasi bisa langsung memicu penarikan dana besar atau masalah regulasi. Memindahkan proses kompleks ini ke blockchain, hanya memiliki aset tokenisasi saja tidak cukup, diperlukan mekanisme penyelesaian transaksi yang dapat diaudit, serta kemampuan perlindungan data sensitif.
Ada sebuah ide bagus di industri—melalui alat seperti dana pasar uang tokenisasi, membangun sistem pengaturan cadangan stablecoin di blockchain. Arah ini memiliki makna praktis: mengubah keuangan di blockchain dari siklus aset spekulatif murni, kembali ke pengelolaan aset dan kewajiban yang lebih dekat dengan kenyataan. Jika dapat menggunakan infrastruktur yang lebih baik dalam skenario ini, posisinya akan menjadi lebih jelas—menjadi lapisan penyelesaian dan transaksi yang dapat diaudit, patuh, dan sekaligus melindungi data bisnis yang sensitif.
Jika dilihat secara rinci, inti dari pengelolaan harian cadangan stablecoin hanya beberapa hal: mengatur posisi kas, membeli aset jangka pendek berisiko rendah untuk mendapatkan hasil, selalu siap untuk penebusan, dan memenuhi persyaratan pengungkapan regulasi. Keunggulan dana pasar uang tokenisasi terletak pada likuiditas dan karakter risiko yang relatif transparan, mampu menstandarkan beberapa proses off-chain ke dalam blockchain. Tapi ada tantangan di sini—informasi transaksi dan posisi biasanya adalah data bisnis yang sangat sensitif, jika dipublikasikan secara terbuka bisa memberi peluang bagi pihak lawan. Bagaimana menyeimbangkan perlindungan privasi dan kebutuhan untuk audit, ini adalah ujian sesungguhnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ImaginaryWhale
· 17jam yang lalu
Benar sekali, tetapi mekanisme audit di atas rantai itu benar-benar bisa dipercaya? Rasanya masih sebatas teori saja
Lihat AsliBalas0
LightningAllInHero
· 17jam yang lalu
Sejujurnya, sebagian besar tim sama sekali belum memikirkan hal ini dengan matang. Hanya mengunggah ke blockchain? Itu malah konyol, pengendalian risiko di belakangnya adalah neraka sejati.
Goyang antara regulasi dan spekulasi, apalagi harus melindungi data bisnis... Itulah mengapa stablecoin selalu bermasalah.
Tokenisasi dana uang memang memiliki potensi, tetapi bagaimana menyeimbangkan privasi dan audit? Mudah diucapkan, tetapi dalam praktiknya adalah jebakan.
Lihat AsliBalas0
0xOverleveraged
· 17jam yang lalu
Singkatnya, itu adalah sistem internal yang disembunyikan oleh penerbit stablecoin, dan baru mulai mendapatkan perhatian...
Mengunggah aset ke blockchain hanyalah penampilan luar, keseimbangan buku di belakang layar adalah garis hidup dan mati
Bagaimana agar tetap transparan sekaligus menjaga privasi, pertanyaan ini memang belum ada yang benar-benar memahaminya
Lihat AsliBalas0
ConsensusDissenter
· 17jam yang lalu
Bilangnya bagus, tetapi banyak proyek menganggap mengunggah aset ke blockchain sebagai titik akhir, sama sekali tidak memikirkan manajemen risiko yang sebenarnya adalah tingkat kesulitan neraka. Keamanan dan tingkat pengembalian selalu berada di ujung timbangan yang berlawanan, satu kesalahan bisa menyebabkan ledakan besar.
很多人说到项目落地,脑子里只想着资产上链就完事儿了。但真正的挑战不在发行端,而在后面怎么管这笔钱。
Lihat bagaimana penerbit stablecoin di keuangan tradisional melakukan—mereka harus mencari keseimbangan antara keamanan, likuiditas, dan hasil, serta memenuhi persyaratan pengungkapan dan batasan pengendalian risiko. Ini bukanlah penjumlahan dan pengurangan sederhana, satu kesalahan konfigurasi bisa langsung memicu penarikan dana besar atau masalah regulasi. Memindahkan proses kompleks ini ke blockchain, hanya memiliki aset tokenisasi saja tidak cukup, diperlukan mekanisme penyelesaian transaksi yang dapat diaudit, serta kemampuan perlindungan data sensitif.
Ada sebuah ide bagus di industri—melalui alat seperti dana pasar uang tokenisasi, membangun sistem pengaturan cadangan stablecoin di blockchain. Arah ini memiliki makna praktis: mengubah keuangan di blockchain dari siklus aset spekulatif murni, kembali ke pengelolaan aset dan kewajiban yang lebih dekat dengan kenyataan. Jika dapat menggunakan infrastruktur yang lebih baik dalam skenario ini, posisinya akan menjadi lebih jelas—menjadi lapisan penyelesaian dan transaksi yang dapat diaudit, patuh, dan sekaligus melindungi data bisnis yang sensitif.
Jika dilihat secara rinci, inti dari pengelolaan harian cadangan stablecoin hanya beberapa hal: mengatur posisi kas, membeli aset jangka pendek berisiko rendah untuk mendapatkan hasil, selalu siap untuk penebusan, dan memenuhi persyaratan pengungkapan regulasi. Keunggulan dana pasar uang tokenisasi terletak pada likuiditas dan karakter risiko yang relatif transparan, mampu menstandarkan beberapa proses off-chain ke dalam blockchain. Tapi ada tantangan di sini—informasi transaksi dan posisi biasanya adalah data bisnis yang sangat sensitif, jika dipublikasikan secara terbuka bisa memberi peluang bagi pihak lawan. Bagaimana menyeimbangkan perlindungan privasi dan kebutuhan untuk audit, ini adalah ujian sesungguhnya.