Ketegangan perdagangan yang meningkat antara Trump dan Eropa—terutama di sekitar Greenland—mungkin tidak akan berdampak sebesar yang diperkirakan terhadap euro. Inilah alasannya: AS memiliki hubungan keuangan yang mendalam dengan pasar Eropa. Aliran modal berjalan ke kedua arah, dan investor Amerika sangat bergantung pada infrastruktur keuangan dan peluang investasi Eropa. Ketergantungan timbal balik ini menciptakan buffer. Sementara sengketa perdagangan biasanya mempengaruhi mata uang, volume besar aliran modal transatlantik berarti euro dapat menyerap beberapa tekanan. Namun demikian, ketegangan yang berkepanjangan akhirnya akan terlihat dalam penilaian mata uang. Bagi trader crypto yang memantau tren makro, ini penting: volatilitas forex tradisional sering mendahului pergerakan besar di Bitcoin dan altcoin, terutama ketika risiko geopolitik mengubah strategi alokasi modal di seluruh wilayah.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
5 Suka
Hadiah
5
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropHarvester
· 7jam yang lalu
Aliran modal dari Eropa dan Amerika terlalu padat, dalam jangka pendek euro sama sekali tidak akan terpengaruh... tetapi jika dibiarkan dalam jangka panjang, tetap akan turun
Lihat AsliBalas0
MintMaster
· 7jam yang lalu
Hubungan Eropa-Amerika ini, jujur saja, saling tarik-menarik tapi tidak mau melepaskan... Pergerakan modal bersifat dua arah, tidak ada yang bisa lari dari situ.
Lihat AsliBalas0
NeverVoteOnDAO
· 7jam yang lalu
Keuangan Eropa dan Amerika Serikat begitu saling terkait, perang dagang sudah berlangsung lama, apakah Euro masih mampu bertahan? Rasanya terlalu dinilai tinggi...
Lihat AsliBalas0
SquidTeacher
· 7jam yang lalu
Ngomong-ngomong, apakah euro benar-benar sekuat itu? Saya melihat aliran modal antara Amerika dan Eropa... rasanya suatu saat pasti akan merugi juga.
Ketegangan perdagangan yang meningkat antara Trump dan Eropa—terutama di sekitar Greenland—mungkin tidak akan berdampak sebesar yang diperkirakan terhadap euro. Inilah alasannya: AS memiliki hubungan keuangan yang mendalam dengan pasar Eropa. Aliran modal berjalan ke kedua arah, dan investor Amerika sangat bergantung pada infrastruktur keuangan dan peluang investasi Eropa. Ketergantungan timbal balik ini menciptakan buffer. Sementara sengketa perdagangan biasanya mempengaruhi mata uang, volume besar aliran modal transatlantik berarti euro dapat menyerap beberapa tekanan. Namun demikian, ketegangan yang berkepanjangan akhirnya akan terlihat dalam penilaian mata uang. Bagi trader crypto yang memantau tren makro, ini penting: volatilitas forex tradisional sering mendahului pergerakan besar di Bitcoin dan altcoin, terutama ketika risiko geopolitik mengubah strategi alokasi modal di seluruh wilayah.