Trading mengajarkanmu jauh lebih dari sekadar mekanisme pasar. Setiap posisi yang kamu buka, setiap perdagangan yang kamu tutup, seperti memegang cermin untuk melihat siapa dirimu sebenarnya. Toleransi risiko kamu terungkap. Kesabaranmu—atau kekurangannya—terlihat dengan cepat. Kamu melihat bagaimana reaksi kamu ketika perdagangan melawanmu, bagaimana kamu menangani momen ketika ketakutan mencoba mengalahkan strategimu. Disiplin yang dibutuhkan? Itu mengungkapkan apakah kamu benar-benar memilikinya atau hanya *berpikir* demikian. Keuntungan dan kerugian terlepas, pendidikan sejati adalah menyaksikan dirimu membuat keputusan di bawah tekanan. Itulah yang membedakan trader yang berkembang dari mereka yang hanya mengulangi kesalahan yang sama.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
7 Suka
Hadiah
7
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
BakedCatFanboy
· 16jam yang lalu
Trading adalah seperti melihat cermin, menyadari apakah kita benar-benar disiplin atau hanya menipu diri sendiri
Lihat AsliBalas0
LiquidityNinja
· 20jam yang lalu
Benar, saat kehilangan uang adalah cermin kejujuran yang paling jujur
Lihat AsliBalas0
MetaverseHomeless
· 20jam yang lalu
Bicara soal ini memang bukan omong kosong, saat mengalami kerugian adalah saat terbaik untuk melihat siapa diri kita sebenarnya
Benar, perdagangan adalah cermin pembongkar ilusi, dengan satu taruhan besar kita tahu seberapa besar kemampuan kita
Lihat AsliBalas0
BearMarketSurvivor
· 20jam yang lalu
Perdagangan adalah seperti melihat ke cermin, untuk melihat dengan jelas siapa diri kita sebenarnya, tidak ada yang lain.
---
Kata-kata terdengar bagus, tetapi berapa banyak yang benar-benar mampu menahan penarikan? Kebanyakan hanya menipu diri sendiri.
---
Inilah sebabnya mengapa 90% orang mengalami kerugian, karena mereka sama sekali tidak mengenal diri mereka sendiri.
---
Mentalitas ini tidak bisa dipelajari dengan cepat, hanya bisa diasah perlahan melalui kerugian.
---
Kata discipline terdengar menyenangkan, tetapi terlalu banyak yang tidak bisa bertahan sampai bulan ketiga.
---
Tanya balik, apakah kamu benar-benar tahu kemampuan risiko yang bisa kamu tanggung? Atau merasa tahu sendiri.
---
Apa yang tercermin di cermin seringkali tidak enak dilihat, tetapi ini adalah awal dari pertumbuhan.
---
Singkatnya, perdagangan adalah permainan psikologi, sedangkan teknik justru menjadi yang kedua.
Trading mengajarkanmu jauh lebih dari sekadar mekanisme pasar. Setiap posisi yang kamu buka, setiap perdagangan yang kamu tutup, seperti memegang cermin untuk melihat siapa dirimu sebenarnya. Toleransi risiko kamu terungkap. Kesabaranmu—atau kekurangannya—terlihat dengan cepat. Kamu melihat bagaimana reaksi kamu ketika perdagangan melawanmu, bagaimana kamu menangani momen ketika ketakutan mencoba mengalahkan strategimu. Disiplin yang dibutuhkan? Itu mengungkapkan apakah kamu benar-benar memilikinya atau hanya *berpikir* demikian. Keuntungan dan kerugian terlepas, pendidikan sejati adalah menyaksikan dirimu membuat keputusan di bawah tekanan. Itulah yang membedakan trader yang berkembang dari mereka yang hanya mengulangi kesalahan yang sama.