Sekumpulan data yang patut diwaspadai: Neraca Federal Reserve baru-baru ini meningkat sebesar 105 miliar dolar AS, tetapi proporsi alokasinya sangat tidak biasa. 43,1 miliar mengalir ke sekuritas yang didukung hipotek (MBS), sementara aset inti tradisional seperti obligasi pemerintah hanya bertambah 31,5 miliar. Apa artinya ini? Federal Reserve sedang menyerap aset dengan risiko lebih tinggi. Banyak analis berpendapat bahwa ini mencerminkan tekanan internal dalam sistem keuangan—dan kita mungkin belum sepenuhnya memahami hal tersebut.
Di balik ketenangan tampak arus bawah yang mengalir. Federal Reserve secara resmi menghentikan kebijakan pelonggaran kuantitatif (QT) yang telah berlangsung selama bertahun-tahun pada akhir 2025, dan beralih ke operasi baru yang disebut "Pembelian Pengelolaan Cadangan" (RMP). Penjelasan resmi adalah untuk menjaga likuiditas sistem perbankan, tetapi skala pembelian ratusan miliar dolar setiap bulan sudah membuat pelaku pasar menyadari—ini sebenarnya adalah pelaksanaan pelonggaran kuantitatif dengan nama yang berbeda. Bahkan ada yang secara langsung menyatakan bahwa, di tengah tekanan utang pemerintah yang besar, operasi ini mendekati proses monetisasi utang.
Ekonom Peter Schiff baru-baru ini mengeluarkan peringatan tajam. Dia berpendapat bahwa rangkaian tindakan Federal Reserve ini mengungkapkan tekanan sistemik di balik permukaan keuangan, dan memprediksi bahwa neraca akan melewati batas 10 triliun dolar AS pada 2026. Jika itu terjadi, tekanan inflasi yang lebih kuat akan segera muncul. Tatanan makroekonomi tahun 2026 sedang terbentuk secara perlahan dalam pertarungan antara "dorongan fiskal" dan "stabilisasi kebijakan".
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kembali bermain dengan identitas palsu untuk QE, benar-benar menganggap kita semua bodoh
RMP adalah QE2.0, masih berani menyebutnya "pengelolaan cadangan", lucu banget
Apa arti lonjakan MBS? Menunjukkan bahwa sistem keuangan sedang menutup lubang
Sief kembali mulai menyebarkan ketakutan, tapi kali ini sepertinya dia tidak berbohong
Neraca aset dan liabilitas sebesar 10 ribu miliar, inflasi akan melonjak, dompet akan menyusut lagi
Pencetakan uang melalui utang, rakyat yang membayar
Operasi Federal Reserve ini agak panik, kebijakan pengetatan sebelumnya sia-sia
Akhir tahun mulai melonggarkan lagi, siklus memanen keuntungan kecil-kecilan
又开始换汤不换药了,这套路我见过太多次
MBS beli sebanyak ini, menunjukkan memang ada yang tergesa-gesa melepaskan beban
Ramalan Sifu dengarkan saja, sepuluh triliun saya rasa cukup sulit, tapi inflasi? Itu benar-benar akan datang
Istilah monetisasi utang tidak berani diucapkan, keras kepala seluruh RMP, birokrat
Perkiraan tahun 2026 akan lebih menggairahkan daripada tahun 2024, bersiaplah secara mental semuanya
Kali ini bukan krisis, melainkan tekanan jangka panjang sistemik, kita semua berada di kapal ini
Lihat AsliBalas0
GasFeeAssassin
· 14jam yang lalu
Ini lagi-lagi hanya mengganti bungkusnya saja, RMP hanyalah QE dengan nama samaran
Federal Reserve sedang bertaruh apa? Kali ini bukan membeli obligasi pemerintah, malah mengumpulkan MBS secara besar-besaran, rasanya seperti menanam lubang untuk diri sendiri
10 triliun yuan benar-benar akan datang, jika inflasi kembali meningkat, aset kita akan kembali mengalami depresiasi
Sekumpulan data yang patut diwaspadai: Neraca Federal Reserve baru-baru ini meningkat sebesar 105 miliar dolar AS, tetapi proporsi alokasinya sangat tidak biasa. 43,1 miliar mengalir ke sekuritas yang didukung hipotek (MBS), sementara aset inti tradisional seperti obligasi pemerintah hanya bertambah 31,5 miliar. Apa artinya ini? Federal Reserve sedang menyerap aset dengan risiko lebih tinggi. Banyak analis berpendapat bahwa ini mencerminkan tekanan internal dalam sistem keuangan—dan kita mungkin belum sepenuhnya memahami hal tersebut.
Di balik ketenangan tampak arus bawah yang mengalir. Federal Reserve secara resmi menghentikan kebijakan pelonggaran kuantitatif (QT) yang telah berlangsung selama bertahun-tahun pada akhir 2025, dan beralih ke operasi baru yang disebut "Pembelian Pengelolaan Cadangan" (RMP). Penjelasan resmi adalah untuk menjaga likuiditas sistem perbankan, tetapi skala pembelian ratusan miliar dolar setiap bulan sudah membuat pelaku pasar menyadari—ini sebenarnya adalah pelaksanaan pelonggaran kuantitatif dengan nama yang berbeda. Bahkan ada yang secara langsung menyatakan bahwa, di tengah tekanan utang pemerintah yang besar, operasi ini mendekati proses monetisasi utang.
Ekonom Peter Schiff baru-baru ini mengeluarkan peringatan tajam. Dia berpendapat bahwa rangkaian tindakan Federal Reserve ini mengungkapkan tekanan sistemik di balik permukaan keuangan, dan memprediksi bahwa neraca akan melewati batas 10 triliun dolar AS pada 2026. Jika itu terjadi, tekanan inflasi yang lebih kuat akan segera muncul. Tatanan makroekonomi tahun 2026 sedang terbentuk secara perlahan dalam pertarungan antara "dorongan fiskal" dan "stabilisasi kebijakan".