Melihat fenomena di dunia koin ini memang cukup menarik. Lonjakan koin tiruan seharusnya menjadi perayaan kekayaan, tetapi di lapangan justru penuh dengan suara caci maki, jellyjelly, pippin naik begitu pesat malah memicu laporan dan ejekan, bagaimana logika ini bisa berbalik seperti ini?
Pikirkan tentang hal di baliknya. Ada orang yang setiap hari membeli koin di posisi rendah, lalu langsung mencari puncak koin panas, saat turun bersorak-sorai, saat naik malah mengeluh. Para peserta pasar ini sepertinya selalu melakukan satu hal—mengikuti arus. Mereka berani melakukan all-in di titik yang tidak jelas, tetapi saat tren sudah jelas malah takut dan ragu.
Jujur saja, permainan psikologis ini adalah gabungan dari ketidakmampuan untuk kalah dan kebencian diri sendiri. Mereka tahu sendiri bahwa mereka serakah, tetapi enggan mengakui kerasnya pasar, akhirnya mereka mencari sudut pandang untuk menolak orang yang menghasilkan uang. Kalau salah beli koin ya menyalahkan koinnya buruk, tidak mengikuti kenaikan ya menyalahkan pasar tidak adil.
Ekosistem dunia koin seperti ini, setiap orang ingin mengubah nasib dengan satu gelombang pasar, tetapi saat peluang kekayaan nyata di depan mata, malah menjadi sasaran tembak. Apakah ini benar-benar sifat manusia yang serakah, atau memang tidak ada yang bisa memahami permainan ini?
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GateUser-26d7f434
· 01-18 20:53
Sejujurnya, ini adalah psikologi penjudi, saat mendapatkan uang mata iri, saat rugi menyalahkan orang lain, berulang-ulang.
Kalau jual terlalu cepat, mulai menolak proyek, logika ini sudah saya dengar di komunitas terlalu bosan.
Sebenarnya hanya karena diri sendiri tidak cukup hebat dan tidak mau mengaku, jadi harus cari kambing hitam.
jellyjelly memang benar-benar hebat, siapa pun yang punya keberanian pasti sudah mendapatkan keuntungan di dalamnya, tapi suara teriak mereka lebih keras dari kenaikan harga.
Di dunia kripto, begitulah keadaannya, semua orang ingin kaya mendadak dalam semalam, malah saat diberi peluang, malah takut.
Yang tidak ikut naik harganya mulai berbuat aneh, mental seperti ini harus sangat terdistorsi.
Kalau ngomong jujur, 80% orang di pasar ini hanya ikut-ikutan, tapi masih merasa berani mencela orang lain yang mendapatkan uang, nt tidak nt.
Lihat AsliBalas0
Fren_Not_Food
· 01-18 20:50
Jujur saja, melihat orang-orang ini satu sisi mengutuk satu sisi FOMO, bikin saya ngakak hahaha
Kalau orang lain menghasilkan uang langsung dilaporkan, sendiri nggak ikut-ikutan malah nyalahin skandal pasar, refleksnya keren banget
Sejujurnya, ini adalah penyakit dalam dunia kripto. Orang yang menghasilkan uang malah dihina, saya benar-benar tidak mengerti logikanya
Kelompok ini, mereka suka pola ini—mulai merenung hidup saat kalah, langsung menyerang habis-habisan saat orang lain menghasilkan uang. Sendiri salah buat order malah menyalahkan pasar yang tidak adil, benar-benar keterlaluan
Tidak mampu menerima kekalahan benar-benar adalah penyakit mematikan, yang tidak bisa disembuhkan
Melihat fenomena di dunia koin ini memang cukup menarik. Lonjakan koin tiruan seharusnya menjadi perayaan kekayaan, tetapi di lapangan justru penuh dengan suara caci maki, jellyjelly, pippin naik begitu pesat malah memicu laporan dan ejekan, bagaimana logika ini bisa berbalik seperti ini?
Pikirkan tentang hal di baliknya. Ada orang yang setiap hari membeli koin di posisi rendah, lalu langsung mencari puncak koin panas, saat turun bersorak-sorai, saat naik malah mengeluh. Para peserta pasar ini sepertinya selalu melakukan satu hal—mengikuti arus. Mereka berani melakukan all-in di titik yang tidak jelas, tetapi saat tren sudah jelas malah takut dan ragu.
Jujur saja, permainan psikologis ini adalah gabungan dari ketidakmampuan untuk kalah dan kebencian diri sendiri. Mereka tahu sendiri bahwa mereka serakah, tetapi enggan mengakui kerasnya pasar, akhirnya mereka mencari sudut pandang untuk menolak orang yang menghasilkan uang. Kalau salah beli koin ya menyalahkan koinnya buruk, tidak mengikuti kenaikan ya menyalahkan pasar tidak adil.
Ekosistem dunia koin seperti ini, setiap orang ingin mengubah nasib dengan satu gelombang pasar, tetapi saat peluang kekayaan nyata di depan mata, malah menjadi sasaran tembak. Apakah ini benar-benar sifat manusia yang serakah, atau memang tidak ada yang bisa memahami permainan ini?