Suara yang dihasilkan AI yang meniru tokoh terkenal baru-baru ini menjadi pusat perhatian dalam kampanye institusional besar, meskipun disertai dengan disclaimer yang tersembunyi dalam video tersebut. Langkah ini menyoroti bagaimana kecerdasan buatan sedang mengubah pembuatan media dan menimbulkan pertanyaan serius tentang keaslian di era digital.
Ini bukan sekadar keingintahuan—ini adalah momen penting bagi sintesis suara AI. Teknologi ini telah menjadi sangat canggih sehingga membedakan antara suara manusia dan sintetis memerlukan pelabelan eksplisit untuk menghindari penipuan audiens. Yang menarik adalah ketegangan yang mendasarinya: teknologi kloning suara menawarkan manfaat kreatif dan efisiensi yang besar, namun membuka pintu untuk potensi penyalahgunaan jika digunakan tanpa transparansi.
Insiden ini menegaskan pergeseran yang lebih luas. Saat model suara AI menjadi lebih murah dan lebih mudah diakses, kita memasuki era di mana verifikasi dan otentikasi menjadi lebih penting dari sebelumnya. Bagi penggemar Web3, ini sejalan dengan kebutuhan untuk verifikasi identitas on-chain dan bukti kriptografi—memastikan bahwa aset digital dan komunikasi dapat diverifikasi sebagai asli. Garis yang kabur antara konten nyata dan sintetis menuntut standar baru untuk kepercayaan dan pengungkapan, mendorong industri menuju solusi otentikasi berbasis blockchain.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
PuzzledScholar
· 5jam yang lalu
Pernyataan penafian disembunyikan begitu dalam, siapa sih yang bisa melihatnya
Lihat AsliBalas0
GateUser-5854de8b
· 5jam yang lalu
ai pengganti wajah dan pengisi suara ini, disclaimer yang disembunyikan sedalam ini benar-benar luar biasa, sama rasanya dengan peringatan risiko dari beberapa pihak proyek
Lihat AsliBalas0
AirdropHunterXiao
· 5jam yang lalu
Pernyataan penyangkalan begitu tersembunyi, siapa yang bisa melihatnya hahaha
---
Penggunaan AI untuk penggantian wajah dan pengisian suara sudah begitu nyata, verifikasi identitas di blockchain memang harus mengikuti
---
Semua institusi besar mulai memainkan ini, kita harus sadar
---
Inilah mengapa web3 membutuhkan verifikasi on-chain, kepercayaan=kode
---
Lucunya, kebanyakan orang sama sekali tidak melihat disclaimer itu...
---
Sudah lama dikatakan, zaman di mana sulit membedakan asli dan palsu telah tiba, harus verifikasi di blockchain
---
Tunggu, seberapa menyenangkah penipuan dengan teknologi ini... rasanya pasti akan ada masalah
---
Bisakah blockchain menyelesaikan masalah kepercayaan? Saya ragu
---
Suara pun bisa dipalsukan, apa lagi yang tidak bisa dipalsukan selanjutnya
Lihat AsliBalas0
GasOptimizer
· 5jam yang lalu
ngl Barang ini pasti akan bermasalah suatu saat... hanya mengandalkan disclaimer buried sama sekali tidak berguna
Suara yang dihasilkan AI yang meniru tokoh terkenal baru-baru ini menjadi pusat perhatian dalam kampanye institusional besar, meskipun disertai dengan disclaimer yang tersembunyi dalam video tersebut. Langkah ini menyoroti bagaimana kecerdasan buatan sedang mengubah pembuatan media dan menimbulkan pertanyaan serius tentang keaslian di era digital.
Ini bukan sekadar keingintahuan—ini adalah momen penting bagi sintesis suara AI. Teknologi ini telah menjadi sangat canggih sehingga membedakan antara suara manusia dan sintetis memerlukan pelabelan eksplisit untuk menghindari penipuan audiens. Yang menarik adalah ketegangan yang mendasarinya: teknologi kloning suara menawarkan manfaat kreatif dan efisiensi yang besar, namun membuka pintu untuk potensi penyalahgunaan jika digunakan tanpa transparansi.
Insiden ini menegaskan pergeseran yang lebih luas. Saat model suara AI menjadi lebih murah dan lebih mudah diakses, kita memasuki era di mana verifikasi dan otentikasi menjadi lebih penting dari sebelumnya. Bagi penggemar Web3, ini sejalan dengan kebutuhan untuk verifikasi identitas on-chain dan bukti kriptografi—memastikan bahwa aset digital dan komunikasi dapat diverifikasi sebagai asli. Garis yang kabur antara konten nyata dan sintetis menuntut standar baru untuk kepercayaan dan pengungkapan, mendorong industri menuju solusi otentikasi berbasis blockchain.