Pertanyaan besar yang beredar di industri otomotif saat ini: apakah produsen kendaraan listrik China benar-benar dapat menembus pasar Amerika?
UBS telah menyelidiki skenario ini secara mendalam, mempertimbangkan tekanan kompetitif, hambatan regulasi, dan dinamika pasar yang sedang berlangsung. Produsen EV China telah mendominasi pasar domestik mereka dan melakukan ekspansi agresif ke seluruh Asia dan Eropa—tetapi memasuki pasar AS adalah permainan yang sama sekali berbeda.
Ada situasi tarif, preferensi konsumen, rantai pasokan yang sudah mapan, dan persaingan dari produsen mobil warisan serta perusahaan EV lokal yang sudah mulai mendapatkan perhatian di Amerika Serikat. Belum lagi sensitivitas politik dan ekonomi terkait investasi China di industri kritis.
Jadi, apa putusannya? Jawabannya tidaklah sederhana. Kemungkinan besar akan bergantung pada bagaimana kebijakan perdagangan berkembang, apakah merek China dapat membangun kepercayaan dengan konsumen Amerika, dan apakah mereka bersedia berinvestasi dalam manufaktur lokal. Jalannya sempit, tetapi bukan tidak mungkin—meskipun tentu tidak akan terjadi dalam semalam.
Pertanyaan nyata bagi pengamat pasar: jika hal itu terjadi, bagaimana hal tersebut akan mengubah seluruh lanskap EV dan dinamika harga di Amerika Utara?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
CexIsBad
· 5jam yang lalu
Eh, perusahaan mobil China benar-benar masuk ke Amerika Serikat? Pikirkan tentang pajak impor dan urusan-urusan merepotkan lainnya... Kepercayaan konsumen malah makin sulit dibangun ngl
Lihat AsliBalas0
Degen4Breakfast
· 5jam yang lalu
Ketika mobil listrik China benar-benar masuk ke pasar Amerika Serikat, mungkin Tesla akan merasa pasrah... Laporan UBS ini menunjukkan bahwa tantangannya besar, tarif, psikologi konsumen, manufaktur lokal, semuanya harus dihadapi.
Lihat AsliBalas0
SandwichDetector
· 5jam yang lalu
Singkatnya, ketika tarif dikenakan, EV China pun harus tunduk. Kepercayaan konsumen Amerika Serikat pun dipertanyakan, dan investasi pabrik lokal adalah angka astronomi... Permainan ini sama sekali tidak semudah yang dibayangkan.
Lihat AsliBalas0
MemecoinTrader
· 5jam yang lalu
ngl tembok tarif pada dasarnya adalah bos terakhir yang sebenarnya di sini, sentimen semua copium rn. tunggu saja perubahan narasi kebijakan—di situlah tempatnya alpha fr fr
Lihat AsliBalas0
MysteriousZhang
· 5jam yang lalu
Sejujurnya, tembok tarif ini dibangun terlalu tinggi, bahkan BYD sekalipun harus tunduk.
Lihat AsliBalas0
RektButStillHere
· 5jam yang lalu
sejujurnya perusahaan mobil China ingin masuk pasar Amerika Serikat? selesaikan dulu masalah kepercayaan, tembok tarif ini memang bukan omong kosong
Pertanyaan besar yang beredar di industri otomotif saat ini: apakah produsen kendaraan listrik China benar-benar dapat menembus pasar Amerika?
UBS telah menyelidiki skenario ini secara mendalam, mempertimbangkan tekanan kompetitif, hambatan regulasi, dan dinamika pasar yang sedang berlangsung. Produsen EV China telah mendominasi pasar domestik mereka dan melakukan ekspansi agresif ke seluruh Asia dan Eropa—tetapi memasuki pasar AS adalah permainan yang sama sekali berbeda.
Ada situasi tarif, preferensi konsumen, rantai pasokan yang sudah mapan, dan persaingan dari produsen mobil warisan serta perusahaan EV lokal yang sudah mulai mendapatkan perhatian di Amerika Serikat. Belum lagi sensitivitas politik dan ekonomi terkait investasi China di industri kritis.
Jadi, apa putusannya? Jawabannya tidaklah sederhana. Kemungkinan besar akan bergantung pada bagaimana kebijakan perdagangan berkembang, apakah merek China dapat membangun kepercayaan dengan konsumen Amerika, dan apakah mereka bersedia berinvestasi dalam manufaktur lokal. Jalannya sempit, tetapi bukan tidak mungkin—meskipun tentu tidak akan terjadi dalam semalam.
Pertanyaan nyata bagi pengamat pasar: jika hal itu terjadi, bagaimana hal tersebut akan mengubah seluruh lanskap EV dan dinamika harga di Amerika Utara?