Apakah gelombang emas akan berlanjut? Apa yang menunggu investor di tahun 2026

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Emas, perak, dan platinum benar-benar meledak tahun ini. Sementara semua orang membicarakan kecerdasan buatan dan saham, logam-logam ini secara diam-diam melakukan revolusi nyata di pasar. Perak melonjak sebesar 150%, platinum — 130%, emas — 64%. Sebagai perbandingan: sebagian besar saham AI bahkan tidak mendekati angka-angka ini. Ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari perubahan fundamental dalam ekonomi dunia.

Mengapa negara memilih logam daripada dolar?

Momen penting terjadi pada 2022, ketika AS memberlakukan sanksi terhadap Rusia. Bank-bank sentral di seluruh dunia tiba-tiba menyadari bahwa ketergantungan pada sistem dolar adalah seperti memiliki seluruh modal di satu perantara. Satu perintah — dan cadanganmu bisa dibekukan. Sejak saat itu, terjadi pergeseran besar-besaran: negara-negara mulai mengurangi porsi obligasi AS dan menimbun emas.

Ini bukan sekadar panik. Ini adalah perubahan strategi secara sistemik. BRICS mengembangkan mata uang alternatif dengan dukungan sebagian emas. Rusia, China, India, dan negara-negara lain secara aktif meningkatkan cadangan logam mulia. Gelombang dedolarisasi ini semakin menguat.

Utang AS: kapan janji kertas kehilangan nilainya

Utang federal AS melebihi 38 triliun dolar, dan angka ini bertambah setiap tahun. Negara ini tidak bisa sekadar membayar utang ini melalui mekanisme tradisional — secara matematis ini tidak mungkin. Satu-satunya jalan keluar: membiarkan inflasi secara diam-diam menurunkan nilai utang. Ini mirip pajak tersembunyi bagi semua yang memegang dolar.

Dalam 5 tahun terakhir, nilai riil dolar turun sebesar 20%. Sejak tahun 2000 — sebesar 40%. Orang Amerika merasakannya di dompet mereka: semua harga naik, gaji tidak cukup. Generasi muda sudah belajar untuk tidak percaya pada janji kertas. Emas dan perak dalam situasi ini menjadi pilihan logis — aset material yang tidak bisa “dicetak” sembarangan.

Pasokan logam: krisis produksi

Penambangan emas adalah pekerjaan mahal dengan basis tambang baru yang minimal. Untuk perak dan platinum, mereka sudah takut kekurangan pasokan selama beberapa tahun terakhir. Tambang luar negeri yang baru membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dikembangkan, sementara negara-negara secara bersamaan mengisi cadangan mereka sebagai salah satu aset strategis utama. Disonansi antara permintaan dan penawaran ini tidak akan hilang dalam waktu dekat.

Bahkan pengecer seperti Costco mulai aktif menawarkan emas dan perak kepada rumah tangga biasa. Pada kuartal ketiga 2025, ETF emas di AS bertambah 160%. Selama paruh pertama tahun, dana perak menerima 95 juta ons — lebih dari seluruh tahun 2024.

Apa selanjutnya? 2026 akan menarik

Jangan berharap lonjakan besar seperti pada 2025, tetapi gelombang emas belum berakhir. Jika Federal Reserve dan bank-bank lain melanjutkan pelonggaran kebijakan, jika pemerintah AS tidak mampu mengatasi utang, kekhawatiran investor terhadap inflasi akan tetap tajam.

Pada sesi Asia 2 Januari, harga spot emas sudah naik 0,65%. Saat ini, harganya berada di level 4350,67 dolar per ons. Dalam kondisi seperti ini, aset material akan terus berfungsi sebagai “perlindungan” terhadap penurunan nilai uang kertas. Ini hanyalah logika waktu.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)