Gelombang besar email pengaturan ulang kata sandi yang tidak terduga yang dikirim ke pengguna Instagram telah menimbulkan kekhawatiran serius tentang keamanan akun, dengan beberapa pengguna mempertanyakan apakah akun mereka benar-benar telah disusupi. Meta dengan cepat mengklarifikasi bahwa sistemnya tetap aman, tetapi pendapat ahli yang bertentangan telah meninggalkan banyak orang bingung tentang apa yang sebenarnya terjadi.
Peristiwa yang Memicu Peringatan
Banyak pengguna Instagram mulai menerima email pengaturan ulang kata sandi yang tampak sah dan tidak mereka minta. Sementara Instagram awalnya menepis ini sebagai gangguan teknis di mana seseorang menyalahgunakan fitur pengaturan ulang kata sandi, para peneliti keamanan menggambarkan gambaran yang berbeda. Malwarebytes mengklaim insiden ini terkait dengan data Instagram yang dicuri dan dijual di forum hacker—khususnya informasi dari 17,5 juta akun, yang diduga termasuk detail kontak dan informasi pribadi lainnya.
Klaim yang Bertentangan tentang Data yang Bocor
Situasi menjadi semakin kabur ketika berbagai ahli keamanan menawarkan teori yang bersaing. Beberapa peneliti menyarankan bahwa dataset yang diklaim dijual jauh lebih tua dari yang dikatakan, berpotensi diambil dari profil publik bertahun-tahun lalu pada 2022 daripada pelanggaran baru tahun 2024. Kontradiksi ini membuat pengguna biasa bingung apakah Instagram mereka benar-benar disusupi atau ini adalah sesuatu yang kurang serius.
Posisi Resmi Instagram
Meta mempertahankan pendiriannya bahwa tidak ada sistem internal yang disusupi dan bahwa akun pengguna tetap sepenuhnya aman. Perusahaan menggambarkan insiden ini terbatas pada penyalahgunaan alat pengaturan ulang kata sandi secara eksternal, tetapi secara khusus berhenti sebelum mengidentifikasi siapa yang memicu email tersebut atau memberikan penjelasan teknis yang rinci.
Apa yang Harus Dilakukan Pengguna Sekarang
Para ahli keamanan terus merekomendasikan langkah perlindungan yang sama: jangan klik tautan dalam email yang tidak diminta yang mengaku berasal dari Instagram. Sebaliknya, kunjungi secara manual aplikasi atau situs web resmi untuk mengatur ulang kata sandi Anda. Langkah paling penting adalah mengaktifkan otentikasi dua faktor di akun Anda—ini menambahkan lapisan keamanan yang signifikan bahkan jika seseorang entah bagaimana mendapatkan kata sandi Anda. Langkah-langkah ini berlaku baik jika Instagram Anda menjadi target dalam insiden ini atau tidak.
Reaksi Pasar
Ketidakpastian seputar insiden ini tidak luput dari perhatian investor, dengan saham Meta ditutup turun 1,69% pada hari situasi ini dilaporkan secara luas.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Jutaan Pengguna Instagram Terjebak dalam Kepanikan Reset Kata Sandi—Apa yang Perlu Anda Ketahui
Gelombang besar email pengaturan ulang kata sandi yang tidak terduga yang dikirim ke pengguna Instagram telah menimbulkan kekhawatiran serius tentang keamanan akun, dengan beberapa pengguna mempertanyakan apakah akun mereka benar-benar telah disusupi. Meta dengan cepat mengklarifikasi bahwa sistemnya tetap aman, tetapi pendapat ahli yang bertentangan telah meninggalkan banyak orang bingung tentang apa yang sebenarnya terjadi.
Peristiwa yang Memicu Peringatan
Banyak pengguna Instagram mulai menerima email pengaturan ulang kata sandi yang tampak sah dan tidak mereka minta. Sementara Instagram awalnya menepis ini sebagai gangguan teknis di mana seseorang menyalahgunakan fitur pengaturan ulang kata sandi, para peneliti keamanan menggambarkan gambaran yang berbeda. Malwarebytes mengklaim insiden ini terkait dengan data Instagram yang dicuri dan dijual di forum hacker—khususnya informasi dari 17,5 juta akun, yang diduga termasuk detail kontak dan informasi pribadi lainnya.
Klaim yang Bertentangan tentang Data yang Bocor
Situasi menjadi semakin kabur ketika berbagai ahli keamanan menawarkan teori yang bersaing. Beberapa peneliti menyarankan bahwa dataset yang diklaim dijual jauh lebih tua dari yang dikatakan, berpotensi diambil dari profil publik bertahun-tahun lalu pada 2022 daripada pelanggaran baru tahun 2024. Kontradiksi ini membuat pengguna biasa bingung apakah Instagram mereka benar-benar disusupi atau ini adalah sesuatu yang kurang serius.
Posisi Resmi Instagram
Meta mempertahankan pendiriannya bahwa tidak ada sistem internal yang disusupi dan bahwa akun pengguna tetap sepenuhnya aman. Perusahaan menggambarkan insiden ini terbatas pada penyalahgunaan alat pengaturan ulang kata sandi secara eksternal, tetapi secara khusus berhenti sebelum mengidentifikasi siapa yang memicu email tersebut atau memberikan penjelasan teknis yang rinci.
Apa yang Harus Dilakukan Pengguna Sekarang
Para ahli keamanan terus merekomendasikan langkah perlindungan yang sama: jangan klik tautan dalam email yang tidak diminta yang mengaku berasal dari Instagram. Sebaliknya, kunjungi secara manual aplikasi atau situs web resmi untuk mengatur ulang kata sandi Anda. Langkah paling penting adalah mengaktifkan otentikasi dua faktor di akun Anda—ini menambahkan lapisan keamanan yang signifikan bahkan jika seseorang entah bagaimana mendapatkan kata sandi Anda. Langkah-langkah ini berlaku baik jika Instagram Anda menjadi target dalam insiden ini atau tidak.
Reaksi Pasar
Ketidakpastian seputar insiden ini tidak luput dari perhatian investor, dengan saham Meta ditutup turun 1,69% pada hari situasi ini dilaporkan secara luas.