Ford vs. Rivian: Investasi EV mana yang Harus Masuk Portofolio Anda di 2026?

Pemain Baru dengan Masalah Lama

Rivian (NASDAQ: RIVN) meluncur ke panggung otomotif dengan momentum yang mengesankan. Platform R1 perusahaan—tersedia sebagai truk dan SUV—menangkap perhatian pasar, dengan pendapatan Q3 2025 melonjak 78% tahun-ke-tahun. Itulah kisah pertumbuhan yang membuat investor bersemangat tentang revolusi EV.

Namun, di balik permukaan terdapat kenyataan yang mengkhawatirkan. Rivian membakar $2,8 miliar dalam kerugian bersih selama sembilan bulan pertama tahun 2025. Margin laba bersih perusahaan berada di negatif 61%, artinya untuk setiap dolar pendapatan yang dihasilkan, perusahaan kehilangan 61 sen. Profitabilitas tetap menjadi mimpi jauh, dan pendarahan kas terus berlangsung tanpa henti.

Ini adalah paradoks klasik startup EV: pertumbuhan yang meledak-ledak dipadukan dengan keuangan yang tidak berkelanjutan. Rivian memiliki potensi sebagai pemain teknologi, tetapi sebagai tesis investasi, profil risikonya cukup tinggi.

Lanskap yang Berubah di Detroit

Lanskap otomotif Amerika Serikat telah menyusut secara signifikan. Ketika Fiat bergabung dengan Chrysler membentuk Stellantis (NYSE: STLA), “Tiga Besar” Detroit secara efektif menjadi “Dua Besar.” Sekarang hanya tersisa Ford Motor Company (NYSE: F) dan General Motors (NYSE: GM) yang bersaing untuk dominasi di industri yang menantang.

Di antara keduanya, Ford muncul sebagai pesaing yang lebih kuat—dan peluang investasi yang lebih jelas.

Angka-angka Mengisahkan Kisah Ford

Tahun 2025 adalah tahun yang melelahkan bagi produsen mobil. Tarif mengurangi margin, rantai pasokan tetap rapuh, dan permintaan konsumen tetap lesu. Namun Ford menavigasi tantangan ini dengan ketahanan yang mengejutkan.

Sementara sembilan bulan pertama Ford menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang modest sebesar 3% dan EPS yang menurun, momentum berubah secara dramatis memasuki Q4. Pendapatan kuartal ketiga 2025 naik 9% tahun-ke-tahun menjadi $50,5 miliar, sementara arus kas bebas melonjak $1,1 miliar menjadi $4,3 miliar—sebuah percepatan yang berarti.

Gambaran profitabilitas juga cukup mencerminkan. Margin laba bersih Ford sebesar 2,48%, meskipun ketat, menunjukkan kinerja yang solid untuk sektor otomotif dan dengan mudah mengalahkan GM yang sebesar 1,63%. Pertumbuhan pendapatan tahun-ke-tahun sebesar 3,75% juga mengungguli GM yang sebesar 2,58%.

Ford tidak mencolok, tetapi membuktikan bahwa daya tahan penting dalam industri siklikal.

Ikon Amerika Menggerakkan Bisnis

Di sinilah merek lebih penting daripada laba kuartalan. Ford tidak hanya menjual mobil—ia menjual warisan Amerika. Time Magazine dan Statista baru-baru ini menempatkan Ford sebagai perusahaan paling ikonik di Amerika, mengungguli Apple, Coca-Cola, dan Amazon. Itu bukan kebetulan; itu adalah warisan.

Dua kendaraan menjadi penopang dominasi merek ini:

Truk Seri F tetap menjadi tulang punggung bisnis Ford dan budaya jalanan Amerika. Pada 2025, Ford menjual 828.832 truk Seri F—peningkatan 8,3% meskipun menghadapi tantangan pasar. Chevrolet Silverado, truk terlaris kedua di Amerika, hanya mampu menjual 558.709 unit pada 2025, turun dari 560.264 pada 2024. Kesenjangan semakin melebar demi keuntungan Ford.

Keunggulan Seri F tidak hanya dari angka penjualan. Ford mempertahankan loyalitas merek tertinggi di antara pembeli truk di AS, yang berarti pelanggan kembali berulang kali. Itu adalah parit yang sulit ditembus pesaing.

Mustang tetap menjadi favorit mobil sport tanpa tanding di Amerika. Ford menjual 45.333 Mustang pada 2025, meningkat 3% dari 2024. Pesaing terdekat—Chevrolet Camaro—menjual hanya 24.533 unit. Subaru WRX tertinggal lebih jauh dengan 10.930 unit. Mustang tidak hanya menggerakkan kendaraan; ia menghasilkan mata uang budaya.

Ini bukan produk komoditas yang bersaing berdasarkan harga. Mereka adalah institusi tercinta dengan basis pelanggan yang melintasi generasi.

Kasus Investasi Sebelum 2026

Keunggulan kompetitif Ford didasarkan pada tiga pilar: memperbaiki keuangan, ketahanan yang terbukti, dan ekuitas merek yang tak tertandingi. Meskipun perusahaan tidak akan memberikan pertumbuhan eksplosif seperti Rivian, perusahaan menawarkan sesuatu yang mungkin lebih berharga—profitabilitas berkelanjutan yang didukung oleh produk ikonik yang benar-benar diinginkan orang.

Rivian mungkin akhirnya menjadi kisah sukses EV. Untuk saat ini, tetap merupakan taruhan yang sangat spekulatif pada perusahaan yang belum menyelesaikan persamaan dasar pertumbuhan dengan profitabilitas.

Di antara produsen mobil warisan yang menghasilkan arus kas nyata dan membangun momentum, versus startup yang membakar miliaran dolar meskipun pendapatan meningkat, pilihan yang lebih jelas muncul bagi para pembangun portofolio konservatif menjelang 2026.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)