Mengapa Anjing Tidak Pernah Boleh Mengonsumsi Anggur dan Kismis: Panduan Pemilik Hewan Peliharaan

Teman berbulu Anda mungkin memberi Anda tatapan puppy yang tak tertahankan saat Anda sedang ngemil, tetapi tidak semua makanan manusia aman untuk teman anjing. Anggur dan kismis menghadirkan risiko kesehatan serius yang harus dipahami oleh setiap pemilik anjing. Banyak pemilik hewan peliharaan tidak menyadari betapa berbahayanya buah-buahan yang tampaknya tidak berbahaya ini.

Memahami Risiko: Apa yang Membuat Anggur dan Kismis Berbahaya bagi Anjing?

Alasan pasti mengapa anggur dan kismis berbahaya bagi anjing masih belum banyak dijelaskan oleh komunitas ilmiah, meskipun para peneliti telah mengembangkan teori-teori yang meyakinkan. Asam tartarat dan kalium bitartrat diyakini sebagai penyebab utama toksisitas ini. Senyawa-senyawa ini sangat terkonsentrasi dalam kismis karena proses dehidrasi memperkuatnya dibandingkan dengan anggur segar.

Menurut Dr. Antonio DeMarco, D.V.M., kepala petugas medis dan mentor di GoodVets, konsentrasi asam tartarat sangat bervariasi tergantung pada tingkat kematangan dan varietas anggur. Ketidakkonsistenan ini menjelaskan mengapa beberapa anjing mungkin mengalami gejala ringan setelah makan beberapa anggur, sementara yang lain menghadapi konsekuensi serius dari paparan minimal. Ketidakpastian ini membuat pencegahan menjadi satu-satunya pendekatan yang aman.

Satu detail penting: krim tartar, yang ditemukan dalam beberapa kue panggang dan resep, mengandung senyawa asam tartarat yang sama. Pemilik hewan peliharaan juga harus menghindari memberi currant, yang sering tersembunyi dalam granola bar dan trail mix, karena memiliki risiko yang sama.

Mengenali Gejala Keracunan pada Anjing Anda

Jika anjing Anda telah mengonsumsi anggur atau kismis, 24 jam pertama sangat penting. Gagal ginjal akut dapat berkembang secara bertahap selama beberapa hari, dan tanpa intervensi veteriner yang cepat, bisa menjadi fatal. Perhatikan tanda-tanda peringatan berikut:

Gejala langsung termasuk muntah dan diare, sering disertai hilangnya nafsu makan dan rasa nyeri di perut saat disentuh. Anjing Anda juga mungkin menunjukkan produksi air liur berlebihan (hipersalivasi) dan tampak sangat lesu atau menarik diri.

Indikator lanjutan menunjukkan memburuknya fungsi ginjal: peningkatan konsumsi air, kesulitan berjalan atau tersandung, kelemahan umum, tremor otot tak terkendali, dan dalam kasus parah, kejang. Kombinasi dari gejala ini memerlukan perhatian veteriner segera.

Usia Tidak Memberikan Perlindungan

Baik anjing dewasa maupun anak anjing menghadapi bahaya yang sama dari konsumsi anggur dan kismis. Anak anjing tidak boleh diberikan buah ini dalam keadaan apapun, karena mereka mengalami efek toksik yang sama seperti anjing dewasa. Risiko ini tampaknya tidak terkait dengan usia, ukuran, atau paparan sebelumnya.

Apa yang Harus Dilakukan Segera Setelah Tertelan

Hubungi dokter hewan Anda segera jika anjing Anda makan anggur atau kismis—jangan mencoba pengobatan rumahan. Tidak ada penawar yang terbukti untuk toksisitas anggur atau kismis. Intervensi veteriner berfokus pada memicu muntah jika konsumsi terjadi baru-baru ini, diikuti dengan perawatan suportif seperti terapi cairan IV untuk mencegah atau mengelola kerusakan ginjal.

Asuransi hewan peliharaan biasanya menanggung pengobatan jenis keracunan ini, yang bisa menjadi sangat mahal tanpa perlindungan. Dr. DeMarco mencatat bahwa klinik veteriner melihat sekitar selusin kasus setiap tahun, seringkali karena anak-anak secara tidak sengaja menawarkan anggur atau kismis kepada anjing keluarga.

Alternatif Buah yang Lebih Aman untuk Anjing Anda

Anjing Anda dapat menikmati berbagai buah yang aman untuk anjing dan memberikan manfaat nutrisi tanpa risiko kesehatan. Pertimbangkan untuk menawarkan alternatif berikut: apel, pisang, blueberry, melon, cranberry, mentimun, mangga, jeruk, persik, pir, nanas, labu, raspberry, stroberi, dan semangka.

Meskipun buah bukanlah kebutuhan utama dalam diet anjing Anda, buah dapat melengkapi nutrisi mereka jika diperkenalkan dengan benar. Selalu konsultasikan dengan dokter hewan Anda sebelum menambahkan makanan baru ke dalam makanan hewan peliharaan Anda untuk memastikan bahwa makanan tersebut sesuai dengan kondisi kesehatan dan kebutuhan diet individual anjing Anda.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)