Pasar Saham Thailand Berhenti Setelah Rally Tiga Hari yang Solid

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Pasar saham Thailand beristirahat setelah rangkaian tiga sesi yang kuat yang memberikan kenaikan lebih dari 40 poin—lonjakan sebesar 3,2% yang mengangkat Bursa Efek Thailand (SET) sedikit di atas level 1.275 poin. Hanya pada hari Jumat, indeks naik 14,21 poin atau 1,13% untuk menutup di 1.275,60, didukung oleh kekuatan luas di seluruh saham makanan, keuangan, industri, properti, sumber daya, layanan, dan teknologi.

Aksi Pasar Jumat

Laporan pasar Thailand menunjukkan momentum yang solid dengan volume perdagangan mencapai 7,482 miliar saham dengan nilai 45,773 miliar baht. Saham yang menguat lebih banyak daripada yang melemah, yaitu 298 berbanding 154, dengan 201 saham tidak berubah. Saham energi dan bandara memimpin kenaikan—Gulf Energy melonjak 4,62%, sementara Energy Absolute melompat 4,41% dan PTT Oil & Retail meningkat 3,65%. Nama-nama terkait pariwisata juga berkinerja baik, dengan Thailand Airports melonjak 1,95%, menunjukkan optimisme investor terhadap pemulihan perjalanan.

Di antara saham blue chip utama, Bangkok Dusit Medical naik 2,16%, TTB Bank melompat 1,98%, dan BTS Group serta Krung Thai Card keduanya melonjak 1,87%. Pergerakan lain yang menonjol termasuk Asset World (+1,01%), Kasikornbank (+1,31%), dan PTT Global Chemical (+1,29%). Nama-nama defensif menunjukkan hasil yang beragam, dengan Bangkok Bank melemah 0,58% dan Siam Concrete kehilangan 0,48%.

Tantangan Mendatang

Perdagangan hari Senin mungkin akan kurang bersemangat karena sentimen global tetap berhati-hati. Wall Street mengakhiri hari Jumat dengan catatan yang lemah—Dow turun 83,07 poin (0,17%), S&P 500 turun 4,46 poin (0,06%), dan NASDAQ turun 14,61 poin (0,06%). Untuk seluruh minggu, ketiga indeks berakhir di zona merah, dengan NASDAQ turun 0,7%, S&P 500 turun 0,4%, dan Dow hampir datar.

Ketidakpastian seputar kepemimpinan Federal Reserve AS dan ekspektasi suku bunga menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor. Perubahan kebijakan ekonomi Trump—termasuk ancaman tarif dan ketegangan geopolitik—menambah lapisan kompleksitas lainnya. Harga minyak mentah sedikit naik karena kekhawatiran konsolidasi di Timur Tengah, dengan WTI untuk pengiriman Februari naik $0,40 (0,68%) menjadi $59,59 per barel.

Pasar Thailand mungkin kurang memiliki keyakinan arah pada hari Senin karena bursa regional mengikuti jejak yang lebih lemah dari Barat dan investor mencerna sinyal campuran dari kebijakan Washington.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)