Dari Keuntungan 39% Nvidia hingga Peluang Tersembunyi Corning: Mengapa 2026 Bisa Menentukan Gelombang Berikutnya

Ledakan Semikonduktor Melampaui Pemain yang Jelas

Ketika kita berbicara tentang infrastruktur kecerdasan buatan, Nvidia biasanya mendominasi percakapan. Saham perusahaan ini naik 39% sepanjang 2025, mencerminkan permintaan yang kuat terhadap teknologi GPU-nya yang mendukung pusat data di seluruh dunia. Namun, berikut adalah tahun lain di mana pemain periferal mungkin memberikan pengembalian yang bahkan lebih menarik. Corning, sebuah nama yang paling dikenal karena memasok kaca ke ponsel sejak 2007, mengalami lonjakan saham sebesar 84% tahun lalu—mengungguli Nvidia secara signifikan. Pendorongnya? Permintaan akan kabel serat optik yang menjadi tulang punggung pusat data modern.

Kisah sebenarnya bukan hanya tentang saham perusahaan mana yang bergerak paling cepat, tetapi lebih kepada memahami infrastruktur teknologi yang lebih luas yang mendukung pengembangan AI. Setiap klaster komputasi tidak hanya membutuhkan prosesor, tetapi juga jaringan koneksi yang rumit: sistem memori, arsitektur penyimpanan, peralatan switching, dan ribuan mil kabel yang mentransmisikan data antar komponen.

Mengapa Arsitektur Pusat Data Berubah

Infrastruktur pusat data tradisional sangat bergantung pada kabel tembaga untuk menghubungkan komponen dalam klaster AI. Sebagai contoh, sebuah node Nvidia Blackwell mengandung sekitar 2 mil kabel tembaga yang menghubungkan 72 GPU ke perangkat keras pendukung. Sistem ini cukup memadai, tetapi batasan mulai muncul saat klaster berkembang secara dramatis. Serat optik merupakan peningkatan fundamental—memungkinkan transmisi data yang lebih cepat, mencakup jarak yang lebih jauh tanpa degradasi sinyal, dan menjaga integritas sinyal dalam jarak yang lebih panjang.

Operator pusat data menyadari keunggulan ini dan mulai mengubah infrastruktur mereka sesuai. Kepemimpinan Corning secara terbuka menyatakan bahwa pasar yang dapat dijangkau untuk serat optik di pusat data bisa berkembang dua hingga tiga kali lipat dari tingkat saat ini, didorong terutama oleh investasi berkelanjutan dalam infrastruktur AI.

Percepatan Keuangan Corning Menceritakan Kisahnya

Hasil keuangan terbaru menegaskan pentingnya tren ini. Untuk kuartal ketiga, total pendapatan inti Corning mencapai $4,27 miliar, meningkat 14% dari tahun ke tahun. Di dalamnya, divisi komunikasi optik menunjukkan momentum yang lebih kuat lagi, dengan pendapatan naik 33% menjadi $1,65 miliar. Segmen komunikasi optik yang berfokus pada perusahaan terbukti paling dinamis, berkembang sebesar 58% berkat permintaan pusat data.

Ini bukanlah kenaikan yang modest—mereka mencerminkan pergeseran pasar secara struktural. Dari sisi laba, segmen komunikasi optik menghasilkan $295 juta pendapatan bersih selama Q3, tumbuh 69% secara tahunan. Profitabilitas yang meningkat pesat ini menunjukkan bahwa permintaan yang kuat bertranslasi ke kekuatan harga dan perluasan margin.

Melihat ke hasil tahun penuh 2025, para analis memperkirakan Corning akan melaporkan sekitar $16,3 miliar pendapatan tahunan, meningkat 13% dari 2024. Sebagai perbandingan, pertumbuhan tahun 2024 hanya sebesar 7%, menunjukkan percepatan yang berarti dalam momentum bisnis.

Konteks Valuasi dan Peluang Pasar

Dari sudut pandang valuasi, Corning diperdagangkan dengan rasio harga terhadap laba (P/E) sebesar 36,9 berdasarkan laba trailing dua belas bulan terakhir sebesar $2,38 per saham. Ini menempatkan saham ini jauh lebih terjangkau dibandingkan pemasok peralatan semikonduktor lainnya. Advanced Micro Devices, Broadcom, dan Nvidia diperdagangkan dengan rasio P/E masing-masing 56,3, 50,3, dan 46,7, membuat Corning tampak lebih menarik meskipun memiliki trajektori pertumbuhan yang lebih baik.

Potensi ekspansi berkelanjutan tampak besar. Perkiraan industri menunjukkan bahwa pengeluaran infrastruktur pusat data bisa mencapai $4 triliun setiap tahun pada 2030 saat operator membangun kemampuan AI. Perusahaan teknologi besar telah mengerahkan klaster besar yang menampilkan lebih dari 100.000 GPU, dengan pengembangan yang bahkan lebih besar sedang dalam proses. Setiap ekspansi ini membutuhkan jumlah kabel dan solusi konektivitas yang signifikan.

Posisi untuk 2026 dan Seterusnya

Konvergensi dari tiga faktor menciptakan latar belakang yang menarik: adopsi AI yang semakin cepat terus mendorong ekspansi pusat data, adopsi serat optik merupakan transisi multi-tahun dari teknologi tembaga yang sudah ada, dan Corning mempertahankan posisi dominan dalam memasok komponen penting ini. Kemampuan perusahaan untuk mengubah permintaan ini menjadi pertumbuhan yang menguntungkan tampak jelas dari kinerja laba terbaru.

Berharap tahun lain di mana memahami seluruh tumpukan teknologi—daripada hanya fokus pada perancang chip yang mencuri perhatian—dapat membuka peluang investasi yang berarti. Perusahaan yang mendukung infrastruktur yang mendukung AI layak dipertimbangkan bersama pemain yang lebih jelas dalam transformasi ini.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)