Apa yang terjadi ketika pemilik modal global mulai memperlakukan ekuitas dan obligasi sebagai titik leverage terhadap AS? Pertanyaan ini menjadi semakin mendesak.
Dengan meningkatnya ketegangan geopolitik dan penilaian ulang posisi oleh investor internasional, kekhawatiran tentang reallocation modal yang terkoordinasi semakin meningkat. Jika pelaku institusional asing beralih dari aset yang didenominasikan dalam dolar secara bersamaan, implikasinya bisa menjadi parah—dari kenaikan hasil obligasi hingga volatilitas pasar ekuitas.
Bagi investor kripto, ini penting. Kejutan pasar tradisional biasanya memicu pergerakan menuju likuiditas yang mempengaruhi pola perdagangan BTC dan altcoin. Penarikan signifikan dari ekuitas AS dan pendapatan tetap bisa mengubah selera risiko global dan mempengaruhi siklus pasar kripto.
Pertanyaan yang lebih luas: Bisakah AS mempertahankan dominasi keuangannya jika kepercayaan merosot? Jawabannya kemungkinan akan menentukan kondisi pasar selama bertahun-tahun yang akan datang.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ZenChainWalker
· 10jam yang lalu
Singkatnya, berapa lama posisi dolar AS bisa bertahan... Jika benar-benar ada kapital besar yang berkoalisi menarik saham AS dan obligasi AS, crypto pasti akan ikut melambung.
Lihat AsliBalas0
OldLeekConfession
· 11jam yang lalu
Dollar hegemoni akan runtuh? Bangun, saya sudah mendengar argumen ini selama sepuluh tahun...
---
Benarkah, modal internasional bekerja sama untuk melakukan short selling saham AS? Kalau BTC benar-benar melambung, saya akan mengakui
---
Berkata berlebihan, yang penting siapa yang benar-benar berani melakukan penjualan secara bersamaan... kepentingan masing-masing berbeda
---
Kalau ini benar-benar terjadi, pasar kripto tidak akan baik-baik saja? Likuiditas akan melarikan diri dalam satu gelombang
---
Setiap kali bicara tentang krisis keuangan, hasilnya dolar tetap populer dan menguntungkan... saya tidak mau berjudi lagi
---
Intinya tetap pada masalah kepercayaan, tanpa kepercayaan semuanya hilang
---
Para hedge fund sedang diam-diam bersiap-siap, menunggu momen ini
---
Daripada memperhatikan bagaimana modal internasional bergerak, lebih baik pantau kebijakan bank sentral... itu adalah kunci nasib
Lihat AsliBalas0
rug_connoisseur
· 11jam yang lalu
ngl Kedudukan dolar AS benar-benar sedang goyah, dunia kripto akan meledak
---
Runtuhnya hegemoni keuangan AS? Saat itu btc akan menjadi aset safe haven yang sebenarnya
---
Tunggu dulu, bukankah ini berarti kapital besar akan bekerja sama untuk melakukan short dolar? Terlalu konspirasi
---
Segera beli koin, jangan sampai saat capital reallocation tiba-tiba membuat bingung
---
Jika benar-benar terjadi pengunduran besar-besaran modal global, apakah crypto malah menjadi penyelamat terakhir? Agak menarik
---
Logika ini ada yang salah, bagaimana mungkin AS kehilangan hegemoni keuangan
---
Saat imbal hasil obligasi AS melonjak, crypto malah turun, jangan bicara soal safe haven
---
Bayangkan skenario ini, harga koin mungkin langsung melambung tinggi, akhirnya saat yang ditunggu-tunggu tiba
---
Jika dolar benar-benar runtuh, kami para pemain crypto justru yang akan menjadi pemenang, yang lain harus menangis
---
Lucu, AS masih memiliki banyak keunggulan militer, kemungkinan keruntuhan keuangan sebenarnya tidak sebesar itu
Lihat AsliBalas0
GameFiCritic
· 11jam yang lalu
Hmm... Rantai logika ini sebenarnya belum dipikirkan dengan matang, hubungan antara siklus kenaikan suku bunga Federal Reserve, geopolitik, dan pasar crypto jauh lebih kompleks daripada yang dikatakan dalam artikel, tidak bisa disimpulkan secara linier secara sederhana.
Masalah sebenarnya adalah jendela waktu saat lembaga keuangan menjual obligasi AS — siapa yang bergerak dulu akan mengalami kerugian likuiditas, ini membentuk kebuntuan Nash equilibrium, dan malah lebih stabil dalam jangka pendek.
Tapi kembali lagi, risiko sistemik semacam ini seharusnya tidak ditanggung oleh investor ritel, ekosistem game blockchain paling kekurangan adalah ketahanan makro dan desain diversifikasi risiko.
Hanya memiliki mekanisme insentif saja tidak cukup, tanpa desain siklus hidup produk yang berkelanjutan, saat keluar pasar pun tetap akan mengalami keruntuhan.
Apa yang terjadi ketika pemilik modal global mulai memperlakukan ekuitas dan obligasi sebagai titik leverage terhadap AS? Pertanyaan ini menjadi semakin mendesak.
Dengan meningkatnya ketegangan geopolitik dan penilaian ulang posisi oleh investor internasional, kekhawatiran tentang reallocation modal yang terkoordinasi semakin meningkat. Jika pelaku institusional asing beralih dari aset yang didenominasikan dalam dolar secara bersamaan, implikasinya bisa menjadi parah—dari kenaikan hasil obligasi hingga volatilitas pasar ekuitas.
Bagi investor kripto, ini penting. Kejutan pasar tradisional biasanya memicu pergerakan menuju likuiditas yang mempengaruhi pola perdagangan BTC dan altcoin. Penarikan signifikan dari ekuitas AS dan pendapatan tetap bisa mengubah selera risiko global dan mempengaruhi siklus pasar kripto.
Pertanyaan yang lebih luas: Bisakah AS mempertahankan dominasi keuangannya jika kepercayaan merosot? Jawabannya kemungkinan akan menentukan kondisi pasar selama bertahun-tahun yang akan datang.