Hanya bekerja 20 jam seminggu untuk menutupi pengeluaran hidup Anda terdengar seperti fantasi—terutama ketika upah minimum federal berkisar sekitar $7,25 per jam dan pendapatan median berada di $67.920 per tahun. Tapi bagaimana jika itu tidak begitu? Untuk memberi gambaran, 20 jam seminggu dibagi menjadi sekitar 2,86 jam sehari selama seminggu tujuh hari, atau sekitar empat jam setiap hari jika Anda memusatkan pekerjaan Anda dalam lima hari.
Menurut ahli produktivitas Bernadette Joy, pencipta “Crush Your Money Goals,” tujuan ambisius ini sepenuhnya dapat dicapai melalui metodologi empat bagian yang disengaja. Berikut cara mengubah hubungan Anda dengan pekerjaan dan penghasilan.
Langkah 1: Bersikap Tegas tentang Ketersediaan Anda
Jalur tercepat menuju kelelahan adalah mengatakan ya kepada semua orang. Terobosan Joy datang ketika dia berhenti memperlakukan waktunya sebagai tak terbatas. Dia secara sengaja memilih hari kerja tertentu—Selasa, Kamis, dan Rabu sore—dan mematuhinya dengan tekun.
Tapi inilah twist psikologisnya: dia juga menjadi selektif tentang siapa yang mendapatkan akses ke waktunya. Ketika Anda beroperasi dengan jam terbatas, klien secara naluriah menganggap waktu Anda lebih berharga. Secara kontraintuitif, selektivitas ini menarik klien berkualitas lebih tinggi yang bersedia membayar tarif premium daripada yang hanya mencari diskon. Pada awalnya, ini terasa berisiko. Tapi perhitungannya selalu konsisten.
Langkah 2: Bongkar Jerat Diskon
Sebagian besar pekerja paruh waktu dan freelancer tanpa sadar merusak penghasilan mereka dengan menawarkan diskon tanpa diminta dan menetapkan harga yang terlalu rendah untuk layanan mereka. Arahan Joy tegas: hentikan itu.
Penghasilan Anda bukan sesuatu yang menimpa Anda—itu sesuatu yang Anda rancang. Anda mengendalikan harga. Anda menentukan nilainya. Ketika ketakutan berbisik bahwa klien akan menolak tarif Anda, ingatlah bahwa klien yang tepat tidak akan. Mereka akan langsung mengenali nilainya dan membayar sesuai. Jangan pernah menjual murah karena takut ditolak. Fokuslah untuk menarik inti klien yang berkomitmen yang membayar harga penuh daripada mengejar pipeline tak berujung dari pencari diskon.
Langkah 3: Ubah “Nilai” dari Kata Benda menjadi Tindakan
Di sinilah bahasa menjadi revolusioner. Joy mengubah seluruh konsep: daripada bekerja, dia bernilai.
Perbedaan ini penting. Bekerja berarti Anda berjuang karena kebutuhan. Bernilai berarti Anda beroperasi dari tempat nilai dan niat—Anda dibayar sesuai yang pantas karena Anda menempatkan diri sedemikian rupa. Tanyakan dengan jujur pada diri sendiri: Apakah Anda muncul karena kewajiban, atau karena keyakinan terhadap nilai Anda?
Perubahan pola pikir ini langsung mempengaruhi penghasilan. Ketika Anda berpikir seperti seseorang yang bernilai daripada seseorang yang bekerja, penetapan harga, batasan, dan pemilihan klien semuanya akan berbeda. Hasilnya? Penghasilan lebih tinggi dalam jam yang lebih sedikit.
Langkah 4: Atasi Faktor Ketakutan Startup
Setiap usaha bisnis membawa kekhawatiran yang sah—tapi Joy menyadari bahwa banyak pengusaha membiarkan resistensi internal menjadi alasan untuk tidak bertindak. Antidotnya bukan motivasi; itu kebiasaan.
Identifikasi satu tindakan spesifik yang telah Anda hindari—baik itu posting media sosial harian atau tindak lanjut klien mingguan—dan komitmen untuk melakukannya terlepas dari keadaan emosional Anda. Tindakan kecil yang konsisten ini akan terkumpul menjadi mesin bisnis yang berfungsi. Saat Anda membangun disiplin ini, bisnis akan tumbuh, penghasilan meningkat, dan tiba-tiba bekerja 20 jam seminggu menjadi hal yang biasa, bukan pengecualian.
Membuat Perhitungan Berfungsi
Apakah ini realistis? Tentu saja. Joy sendiri membutuhkan sekitar enam bulan untuk mem sistematisasi jadwalnya hingga 20 jam sambil mempertahankan (atau meningkatkan) penghasilannya. Kuncinya, dia tekankan, bukanlah bekerja lebih lama—tapi membangun dengan lebih cerdas.
Dia dengan jujur menyimpulkan: “Bekerja lebih banyak jam seringkali hanya menghindar dalam bentuk lain. Ketika Anda memaksa diri ke dalam batasan 20 jam seminggu, Anda berhenti membuang waktu dan mulai membangun sistem nyata yang menghasilkan pendapatan.”
Kemungkinan akan berubah secara dramatis begitu Anda berkomitmen pada kerangka ini. Anda tidak lagi mengelola jadwal Anda; Anda merancangnya. Anda tidak lagi menerima penghasilan; Anda yang menentukan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mendapatkan Gaji Penuh Waktu dengan Jadwal Paruh Waktu: Cetak Biru Mingguan Kerja 20 Jam
Hanya bekerja 20 jam seminggu untuk menutupi pengeluaran hidup Anda terdengar seperti fantasi—terutama ketika upah minimum federal berkisar sekitar $7,25 per jam dan pendapatan median berada di $67.920 per tahun. Tapi bagaimana jika itu tidak begitu? Untuk memberi gambaran, 20 jam seminggu dibagi menjadi sekitar 2,86 jam sehari selama seminggu tujuh hari, atau sekitar empat jam setiap hari jika Anda memusatkan pekerjaan Anda dalam lima hari.
Menurut ahli produktivitas Bernadette Joy, pencipta “Crush Your Money Goals,” tujuan ambisius ini sepenuhnya dapat dicapai melalui metodologi empat bagian yang disengaja. Berikut cara mengubah hubungan Anda dengan pekerjaan dan penghasilan.
Langkah 1: Bersikap Tegas tentang Ketersediaan Anda
Jalur tercepat menuju kelelahan adalah mengatakan ya kepada semua orang. Terobosan Joy datang ketika dia berhenti memperlakukan waktunya sebagai tak terbatas. Dia secara sengaja memilih hari kerja tertentu—Selasa, Kamis, dan Rabu sore—dan mematuhinya dengan tekun.
Tapi inilah twist psikologisnya: dia juga menjadi selektif tentang siapa yang mendapatkan akses ke waktunya. Ketika Anda beroperasi dengan jam terbatas, klien secara naluriah menganggap waktu Anda lebih berharga. Secara kontraintuitif, selektivitas ini menarik klien berkualitas lebih tinggi yang bersedia membayar tarif premium daripada yang hanya mencari diskon. Pada awalnya, ini terasa berisiko. Tapi perhitungannya selalu konsisten.
Langkah 2: Bongkar Jerat Diskon
Sebagian besar pekerja paruh waktu dan freelancer tanpa sadar merusak penghasilan mereka dengan menawarkan diskon tanpa diminta dan menetapkan harga yang terlalu rendah untuk layanan mereka. Arahan Joy tegas: hentikan itu.
Penghasilan Anda bukan sesuatu yang menimpa Anda—itu sesuatu yang Anda rancang. Anda mengendalikan harga. Anda menentukan nilainya. Ketika ketakutan berbisik bahwa klien akan menolak tarif Anda, ingatlah bahwa klien yang tepat tidak akan. Mereka akan langsung mengenali nilainya dan membayar sesuai. Jangan pernah menjual murah karena takut ditolak. Fokuslah untuk menarik inti klien yang berkomitmen yang membayar harga penuh daripada mengejar pipeline tak berujung dari pencari diskon.
Langkah 3: Ubah “Nilai” dari Kata Benda menjadi Tindakan
Di sinilah bahasa menjadi revolusioner. Joy mengubah seluruh konsep: daripada bekerja, dia bernilai.
Perbedaan ini penting. Bekerja berarti Anda berjuang karena kebutuhan. Bernilai berarti Anda beroperasi dari tempat nilai dan niat—Anda dibayar sesuai yang pantas karena Anda menempatkan diri sedemikian rupa. Tanyakan dengan jujur pada diri sendiri: Apakah Anda muncul karena kewajiban, atau karena keyakinan terhadap nilai Anda?
Perubahan pola pikir ini langsung mempengaruhi penghasilan. Ketika Anda berpikir seperti seseorang yang bernilai daripada seseorang yang bekerja, penetapan harga, batasan, dan pemilihan klien semuanya akan berbeda. Hasilnya? Penghasilan lebih tinggi dalam jam yang lebih sedikit.
Langkah 4: Atasi Faktor Ketakutan Startup
Setiap usaha bisnis membawa kekhawatiran yang sah—tapi Joy menyadari bahwa banyak pengusaha membiarkan resistensi internal menjadi alasan untuk tidak bertindak. Antidotnya bukan motivasi; itu kebiasaan.
Identifikasi satu tindakan spesifik yang telah Anda hindari—baik itu posting media sosial harian atau tindak lanjut klien mingguan—dan komitmen untuk melakukannya terlepas dari keadaan emosional Anda. Tindakan kecil yang konsisten ini akan terkumpul menjadi mesin bisnis yang berfungsi. Saat Anda membangun disiplin ini, bisnis akan tumbuh, penghasilan meningkat, dan tiba-tiba bekerja 20 jam seminggu menjadi hal yang biasa, bukan pengecualian.
Membuat Perhitungan Berfungsi
Apakah ini realistis? Tentu saja. Joy sendiri membutuhkan sekitar enam bulan untuk mem sistematisasi jadwalnya hingga 20 jam sambil mempertahankan (atau meningkatkan) penghasilannya. Kuncinya, dia tekankan, bukanlah bekerja lebih lama—tapi membangun dengan lebih cerdas.
Dia dengan jujur menyimpulkan: “Bekerja lebih banyak jam seringkali hanya menghindar dalam bentuk lain. Ketika Anda memaksa diri ke dalam batasan 20 jam seminggu, Anda berhenti membuang waktu dan mulai membangun sistem nyata yang menghasilkan pendapatan.”
Kemungkinan akan berubah secara dramatis begitu Anda berkomitmen pada kerangka ini. Anda tidak lagi mengelola jadwal Anda; Anda merancangnya. Anda tidak lagi menerima penghasilan; Anda yang menentukan.