Kontrak beras kuning berjangka menunjukkan pemulihan moderat di pertengahan minggu, ditutup 1 hingga 2,25 sen lebih tinggi karena kekuatan yang diperbarui di sektor etanol. Benchmark beras kuning tunai nasional CmdtyView naik 2,5 sen menjadi $3,85, didukung oleh lonjakan output yang signifikan dari kilang-kilang nasional.
Ledakan Struktural Etanol Mengubah Dinamika Komoditas
Pasar etanol memberikan headline minggu ini karena produksi melonjak secara dramatis dari minggu ke minggu. Output melonjak 98.000 barel per hari, yang berarti peningkatan 8,92% yang menetapkan rekor baru sebesar 1,196 juta barel per hari—mengungguli puncak sebelumnya sebesar 5,75%. Tonggak produksi ini menegaskan pergeseran fundamental dalam struktur etanol, dengan saluran pasokan yang berkembang di berbagai pusat distribusi.
Stok terkumpul sebanyak 821.000 barel sehingga mencapai total 24,473 juta barel, mengungkap pola penting dalam bagaimana pasar sedang melakukan reorganisasi. Fasilitas Gulf menyumbang 423.000 barel dari akumulasi tersebut, sementara terminal East Coast menyerap 616.000 barel, menunjukkan posisi yang disengaja untuk aktivitas ekspor yang akan datang. Permintaan dari pabrik pengilangan untuk bahan baku etanol meningkat 70.000 bpd menjadi 841.000 bpd, menunjukkan nafsu industri yang berkelanjutan terhadap biofuel ini.
Sinyal Permintaan Global dan Posisi Berjangka
Momentum ekspor mempercepat minggu ini, dengan penjualan naik 6.000 bpd menjadi 119.000 bpd. Pasar internasional memberikan validasi baru, saat importir Korea Selatan meluncurkan tender semalam untuk 402.000 metrik ton jagung, dengan USDA mengonfirmasi penjualan pribadi sebanyak 136.000 MT menuju Korea Selatan. Lonjakan pembelian ini mengindikasikan permintaan global yang solid saat kita mendekati musim semi.
Kontrak berjangka mencerminkan sentimen bullish di seluruh jangka waktu: kontrak Maret ditutup $4,22 (Naik 2,25 sen), Mei naik ke $4,29,75 (Naik 2 sen), dan Juli menetap di $4,36 (Naik 1,5 sen). Beras kuning tunai terdekat di $3,84 mempertahankan kenaikan 2,5 sen tersebut.
Latar Belakang Pasokan Global dan Pengamatan Ekspor Mingguan
Perkiraan panen Argentina secara bertahap meningkat—Bursa Gabah Rosario merevisi proyeksi panen jagung mereka naik 1 juta metrik ton menjadi 62 MMT, menambah pertimbangan lain bagi trader yang menilai ketersediaan global. USDA akan merilis data penjualan ekspor resmi Kamis pagi, dengan peserta pasar memperkirakan pengumuman penjualan antara 0,6 dan 1,4 juta metrik ton untuk minggu yang berakhir 8 Januari.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Produksi Etanol yang Memecahkan Rekor Menghidupkan Kembali Pasar Jagung saat Struktur Pasokan Berubah
Kontrak beras kuning berjangka menunjukkan pemulihan moderat di pertengahan minggu, ditutup 1 hingga 2,25 sen lebih tinggi karena kekuatan yang diperbarui di sektor etanol. Benchmark beras kuning tunai nasional CmdtyView naik 2,5 sen menjadi $3,85, didukung oleh lonjakan output yang signifikan dari kilang-kilang nasional.
Ledakan Struktural Etanol Mengubah Dinamika Komoditas
Pasar etanol memberikan headline minggu ini karena produksi melonjak secara dramatis dari minggu ke minggu. Output melonjak 98.000 barel per hari, yang berarti peningkatan 8,92% yang menetapkan rekor baru sebesar 1,196 juta barel per hari—mengungguli puncak sebelumnya sebesar 5,75%. Tonggak produksi ini menegaskan pergeseran fundamental dalam struktur etanol, dengan saluran pasokan yang berkembang di berbagai pusat distribusi.
Stok terkumpul sebanyak 821.000 barel sehingga mencapai total 24,473 juta barel, mengungkap pola penting dalam bagaimana pasar sedang melakukan reorganisasi. Fasilitas Gulf menyumbang 423.000 barel dari akumulasi tersebut, sementara terminal East Coast menyerap 616.000 barel, menunjukkan posisi yang disengaja untuk aktivitas ekspor yang akan datang. Permintaan dari pabrik pengilangan untuk bahan baku etanol meningkat 70.000 bpd menjadi 841.000 bpd, menunjukkan nafsu industri yang berkelanjutan terhadap biofuel ini.
Sinyal Permintaan Global dan Posisi Berjangka
Momentum ekspor mempercepat minggu ini, dengan penjualan naik 6.000 bpd menjadi 119.000 bpd. Pasar internasional memberikan validasi baru, saat importir Korea Selatan meluncurkan tender semalam untuk 402.000 metrik ton jagung, dengan USDA mengonfirmasi penjualan pribadi sebanyak 136.000 MT menuju Korea Selatan. Lonjakan pembelian ini mengindikasikan permintaan global yang solid saat kita mendekati musim semi.
Kontrak berjangka mencerminkan sentimen bullish di seluruh jangka waktu: kontrak Maret ditutup $4,22 (Naik 2,25 sen), Mei naik ke $4,29,75 (Naik 2 sen), dan Juli menetap di $4,36 (Naik 1,5 sen). Beras kuning tunai terdekat di $3,84 mempertahankan kenaikan 2,5 sen tersebut.
Latar Belakang Pasokan Global dan Pengamatan Ekspor Mingguan
Perkiraan panen Argentina secara bertahap meningkat—Bursa Gabah Rosario merevisi proyeksi panen jagung mereka naik 1 juta metrik ton menjadi 62 MMT, menambah pertimbangan lain bagi trader yang menilai ketersediaan global. USDA akan merilis data penjualan ekspor resmi Kamis pagi, dengan peserta pasar memperkirakan pengumuman penjualan antara 0,6 dan 1,4 juta metrik ton untuk minggu yang berakhir 8 Januari.