Perdagangan kredit karbon selalu menjadi tantangan besar—berbagai standar yang membingungkan, proses yang rumit, dan aliran yang sulit dilakukan. Tapi situasi ini mungkin akan berubah.
Awal bulan ini, sebuah grup aset hijau terkemuka di Singapura melakukan langkah besar: langsung mengemas 500.000 ton kredit karbon internasional menjadi 500 juta token digital. Ini bukan sekadar menerbitkan koin sembarangan, melainkan pertama kalinya di dunia mewujudkan praktik kepatuhan RWA (aset dunia nyata) untuk aset karbon secara global. Singkatnya, nilai lingkungan yang tak terlihat dan tak bisa dipegang, diubah menjadi "produk standar" yang dapat diperdagangkan di pasar keuangan.
Apa artinya ini? Aset karbon yang sebelumnya beragam dan sulit diperdagangkan, kini seperti disatukan dan disaring menjadi barang standar dengan nilai yang jelas. Ambang perdagangan langsung turun, efisiensi peredaran di pasar meningkat pesat. Bayangkan, dari proses persetujuan hingga penyerahan, berapa kali lipat efisiensinya bisa meningkat.
Mengapa memilih Singapura? Kota ini sejak lama menjadi pusat perdagangan karbon di Asia, dengan standar keuangan hijau yang paling ketat dan ekosistem fintech yang paling inklusif. Lebih dari 150 perusahaan jasa karbon berkumpul di sini, dari verifikasi aset, penyelesaian transaksi, hingga manajemen risiko, seluruh rantai industri sudah matang. Tempat seperti ini secara alami menjadi "ladang percobaan" terbaik untuk inovasi semacam ini.
Ke depan, aset karbon yang dimiliki perusahaan, hutan yang akan dikembangkan, sumber daya laut—nilai-nilai tersembunyi ini semua berpeluang diaktifkan secara menyeluruh melalui model ini. Ini bukan hanya inovasi keuangan, tetapi juga membuka jalur baru untuk menghubungkan nilai hijau ke peredaran pasar, memberikan jalur nyata baru untuk mencapai netralitas karbon global.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
Ser_APY_2000
· 15jam yang lalu
Konsep RWA ini kembali muncul, terdengar bagus, tapi belum tentu bisa benar-benar mengalir.
Lihat AsliBalas0
LiquiditySurfer
· 15jam yang lalu
Wah, akhirnya ada yang merapikan kekacauan kredit karbon ini, sistem RWA ini benar-benar terpercaya
Lihat AsliBalas0
AlphaWhisperer
· 15jam yang lalu
50万吨 kredit karbon dikemas menjadi koin, kali ini benar-benar bukan gimmick, penerapan RWA bergantung pada gelombang ini
Lihat AsliBalas0
GateUser-e19e9c10
· 15jam yang lalu
Akhirnya ada yang mengatur urusan aset karbon ini dengan baik, langkah RWA ini benar-benar hebat
Lihat AsliBalas0
MidnightTrader
· 15jam yang lalu
Sekarang aset karbon juga bisa di-tokenisasi, tetapi setelah distandarisasi, apakah akan menjadi alat baru untuk menipu investor lagi?
Perdagangan kredit karbon selalu menjadi tantangan besar—berbagai standar yang membingungkan, proses yang rumit, dan aliran yang sulit dilakukan. Tapi situasi ini mungkin akan berubah.
Awal bulan ini, sebuah grup aset hijau terkemuka di Singapura melakukan langkah besar: langsung mengemas 500.000 ton kredit karbon internasional menjadi 500 juta token digital. Ini bukan sekadar menerbitkan koin sembarangan, melainkan pertama kalinya di dunia mewujudkan praktik kepatuhan RWA (aset dunia nyata) untuk aset karbon secara global. Singkatnya, nilai lingkungan yang tak terlihat dan tak bisa dipegang, diubah menjadi "produk standar" yang dapat diperdagangkan di pasar keuangan.
Apa artinya ini? Aset karbon yang sebelumnya beragam dan sulit diperdagangkan, kini seperti disatukan dan disaring menjadi barang standar dengan nilai yang jelas. Ambang perdagangan langsung turun, efisiensi peredaran di pasar meningkat pesat. Bayangkan, dari proses persetujuan hingga penyerahan, berapa kali lipat efisiensinya bisa meningkat.
Mengapa memilih Singapura? Kota ini sejak lama menjadi pusat perdagangan karbon di Asia, dengan standar keuangan hijau yang paling ketat dan ekosistem fintech yang paling inklusif. Lebih dari 150 perusahaan jasa karbon berkumpul di sini, dari verifikasi aset, penyelesaian transaksi, hingga manajemen risiko, seluruh rantai industri sudah matang. Tempat seperti ini secara alami menjadi "ladang percobaan" terbaik untuk inovasi semacam ini.
Ke depan, aset karbon yang dimiliki perusahaan, hutan yang akan dikembangkan, sumber daya laut—nilai-nilai tersembunyi ini semua berpeluang diaktifkan secara menyeluruh melalui model ini. Ini bukan hanya inovasi keuangan, tetapi juga membuka jalur baru untuk menghubungkan nilai hijau ke peredaran pasar, memberikan jalur nyata baru untuk mencapai netralitas karbon global.