Pasar Minyak Mengalami Penarikan Kembali karena Ketegangan Geopolitik Menunjukkan Tanda-tanda De-eskalasi

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Futures minyak mentah mengalami penjualan tajam pada hari Kamis karena meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah mendorong para trader untuk menilai kembali premi risiko yang telah terbangun dalam harga. Minyak Mentah WTI untuk pengiriman Februari turun $2,83, atau 4,56%, menetap di $59,19 per barel, mencerminkan perubahan signifikan dalam sentimen pasar.

Penurunan ini dipicu oleh melunak retorika dari pembuat kebijakan AS, yang menandakan pendekatan yang kurang konfrontatif terhadap ketegangan regional. Ini menandai pembalikan dari kekhawatiran risiko tinggi yang sebelumnya mendukung harga minyak mentah, karena pasar telah memperhitungkan potensi gangguan pasokan dari salah satu produsen utama OPEC.

Berbagai Faktor Memberatkan Pasar Energi

Selain dinamika Timur Tengah, pasar minyak juga mencerna narasi bersaing di berbagai teater geopolitik. Kekhawatiran pasokan tetap tinggi karena konflik yang sedang berlangsung di Eropa Timur, di mana ketegangan antara kekuatan regional utama terus mengganggu aliran perdagangan dan investasi dalam infrastruktur energi. Sementara itu, perkembangan di wilayah Karibia terkait sanksi energi dan pembatasan impor menambah lapisan kompleksitas lain terhadap pasokan minyak mentah global.

Selat Hormuz tetap menjadi titik fokus penting bagi trader, karena gangguan terhadap jalur strategis ini dapat secara serius mempengaruhi transportasi minyak global. Namun, dengan ketegangan yang tampaknya mereda, pasar sedang melakukan penyesuaian kembali outlook-nya.

Kebijakan Fed dan Data Ekonomi Membentuk Outlook Lebih Luas

Di dalam negeri, pernyataan terbaru dari pejabat Federal Reserve menunjukkan bahwa bank sentral memprioritaskan pengurangan inflasi sambil mengakui kekuatan dasar dalam metrik ketenagakerjaan. Data penggajian Desember menunjukkan ketahanan di pasar tenaga kerja, yang beberapa analis katakan dapat membatasi pemotongan suku bunga secara agresif dalam waktu dekat. Skenario ini—yang ditandai dengan perekrutan yang stabil dan ketenagakerjaan yang mantap—memiliki implikasi terhadap permintaan minyak melalui dampaknya terhadap aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

Selain itu, keputusan Mahkamah Agung AS untuk menunda putusan tentang otoritas tarif memperkenalkan ketidakpastian lebih lanjut tentang kebijakan perdagangan yang dapat mempengaruhi pasar energi dan pertumbuhan ekonomi yang lebih luas.

Kesimpulan Pasar

Penjualan minyak mentah mencerminkan interaksi kompleks pengurangan risiko geopolitik, pertimbangan pasokan OPEC, dan posisi makroekonomi. Meskipun ketegangan tetap menjadi kekhawatiran struktural untuk pasar jangka panjang, pergeseran nada baru-baru ini telah memungkinkan para trader untuk mundur dan menilai kembali valuasi terhadap dinamika dasar pasokan-permintaan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)