Klaim pengangguran awal di Amerika Serikat secara tak terduga menurun untuk minggu yang berakhir pada 10 Januari, menentang perkiraan ekonom dan menandakan potensi perubahan dalam dinamika pasar tenaga kerja. Data terbaru dari Departemen Tenaga Kerja mengungkapkan bahwa klaim tunjangan pengangguran pertama kali turun tajam menjadi 198.000, menandai penurunan 9.000 klaim dari angka yang disesuaikan minggu sebelumnya sebesar 207.000.
Pembacaan yang secara tak terduga tetap tangguh ini mengejutkan para pelaku pasar. Analis memperkirakan klaim pengangguran akan naik menjadi 215.000 berdasarkan angka awal yang dilaporkan sebesar 208.000 dari minggu sebelumnya. Sebaliknya, penurunan yang sebenarnya mewakili kinerja yang lebih baik secara signifikan dibandingkan ekspektasi konsensus.
Selain angka utama, rata-rata pergerakan empat minggu—sebuah metrik yang dihaluskan untuk menyaring volatilitas mingguan—juga turun menjadi 205.000, turun 6.500 dari rata-rata revisi sebelumnya sebesar 211.500. Penurunan ini terbukti sangat penting, karena menandai level terendah sejak rata-rata empat minggu mencapai 203.250 selama minggu yang berakhir pada 20 Januari 2024.
Perbaikan tak terduga dalam klaim pengangguran ini dapat membawa implikasi terhadap ekspektasi kebijakan moneter dan sentimen pasar yang lebih luas. Dengan tekanan pengangguran yang tampaknya kurang akut dari yang diperkirakan, data ini berkontribusi pada gambaran yang berkembang tentang ketahanan pasar tenaga kerja di tengah pergeseran ekonomi yang lebih luas.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Klaim Pengangguran AS Ambil Arah Tak Terduga Lebih Rendah karena Sinyal Pasar Tenaga Kerja Mengendur
Klaim pengangguran awal di Amerika Serikat secara tak terduga menurun untuk minggu yang berakhir pada 10 Januari, menentang perkiraan ekonom dan menandakan potensi perubahan dalam dinamika pasar tenaga kerja. Data terbaru dari Departemen Tenaga Kerja mengungkapkan bahwa klaim tunjangan pengangguran pertama kali turun tajam menjadi 198.000, menandai penurunan 9.000 klaim dari angka yang disesuaikan minggu sebelumnya sebesar 207.000.
Pembacaan yang secara tak terduga tetap tangguh ini mengejutkan para pelaku pasar. Analis memperkirakan klaim pengangguran akan naik menjadi 215.000 berdasarkan angka awal yang dilaporkan sebesar 208.000 dari minggu sebelumnya. Sebaliknya, penurunan yang sebenarnya mewakili kinerja yang lebih baik secara signifikan dibandingkan ekspektasi konsensus.
Selain angka utama, rata-rata pergerakan empat minggu—sebuah metrik yang dihaluskan untuk menyaring volatilitas mingguan—juga turun menjadi 205.000, turun 6.500 dari rata-rata revisi sebelumnya sebesar 211.500. Penurunan ini terbukti sangat penting, karena menandai level terendah sejak rata-rata empat minggu mencapai 203.250 selama minggu yang berakhir pada 20 Januari 2024.
Perbaikan tak terduga dalam klaim pengangguran ini dapat membawa implikasi terhadap ekspektasi kebijakan moneter dan sentimen pasar yang lebih luas. Dengan tekanan pengangguran yang tampaknya kurang akut dari yang diperkirakan, data ini berkontribusi pada gambaran yang berkembang tentang ketahanan pasar tenaga kerja di tengah pergeseran ekonomi yang lebih luas.