Investor menghukum saham Arbutus Biopharma (ABUS) setelah mengalami pukulan besar terhadap kekayaan intelektual di Eropa. Dewan Banding Kantor Paten Eropa telah membatalkan paten EP2279254, perlindungan utama yang mencakup teknologi nanopartikel lipid yang menjadi andalan perusahaan untuk posisi kompetitifnya di sektor terapeutik mRNA dan pengiriman vaksin.
Pembatalan paten ini terjadi setelah kampanye oposisi berkepanjangan yang dilakukan oleh entitas terkait Moderna dan perwakilan Merck. Meskipun EPO belum merilis justifikasi tertulis secara rinci, langkah ini menunjukkan pengurangan signifikan terhadap benteng kekayaan intelektual Arbutus, terutama mengingat peran penting paten tersebut dalam pertempuran hukum perusahaan dengan Moderna terkait klaim kekayaan intelektual vaksin mRNA.
Implikasi Pasar dan Strategis
Penurunan harga saham sebesar 19% mencerminkan kekhawatiran investor tentang posisi negosiasi perusahaan ke depan. Tanpa perlindungan khusus ini, Arbutus mungkin menghadapi pengaruh berkurangnya kekuatan tawar dalam diskusi lisensi potensial dan prospek aliran royalti di masa depan bisa terpengaruh. Namun, manajemen berusaha meyakinkan pemangku kepentingan dengan menyebutkan bahwa alasan EPO bergantung pada standar yang tidak berlaku di yurisdiksi AS, Jepang, dan Kanada, yang berarti litigasi paten domestik terhadap Moderna tetap tidak terpengaruh.
Perusahaan memiliki sekitar $93,7 juta dalam aset cair per Q3 2025, memberikan sedikit waktu operasional meskipun mengalami kemunduran. Saham ABUS saat ini diperdagangkan di $3,79, turun 19,05% dari level terakhir, setelah diperdagangkan antara $2,71 dan $5,10 selama dua belas bulan terakhir.
Jalur Ke Depan
Arbutus bermaksud mengajukan petisi peninjauan setelah EPO mengeluarkan keputusan tertulis resminya. Perusahaan farmasi ini mempertahankan portofolio paten yang beragam yang melindungi berbagai aplikasi teknologi LNP, meskipun investor secara jelas menunjukkan kekhawatiran tentang implikasi langsung terhadap kekuatan IP perusahaan dan prospek komersial di ruang mRNA yang kompetitif.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kemunduran Paten Arbutus Memicu Penurunan Saham yang Tajam di Tengah Kekhawatiran tentang Portofolio Kekayaan Intelektual
Investor menghukum saham Arbutus Biopharma (ABUS) setelah mengalami pukulan besar terhadap kekayaan intelektual di Eropa. Dewan Banding Kantor Paten Eropa telah membatalkan paten EP2279254, perlindungan utama yang mencakup teknologi nanopartikel lipid yang menjadi andalan perusahaan untuk posisi kompetitifnya di sektor terapeutik mRNA dan pengiriman vaksin.
Pembatalan paten ini terjadi setelah kampanye oposisi berkepanjangan yang dilakukan oleh entitas terkait Moderna dan perwakilan Merck. Meskipun EPO belum merilis justifikasi tertulis secara rinci, langkah ini menunjukkan pengurangan signifikan terhadap benteng kekayaan intelektual Arbutus, terutama mengingat peran penting paten tersebut dalam pertempuran hukum perusahaan dengan Moderna terkait klaim kekayaan intelektual vaksin mRNA.
Implikasi Pasar dan Strategis
Penurunan harga saham sebesar 19% mencerminkan kekhawatiran investor tentang posisi negosiasi perusahaan ke depan. Tanpa perlindungan khusus ini, Arbutus mungkin menghadapi pengaruh berkurangnya kekuatan tawar dalam diskusi lisensi potensial dan prospek aliran royalti di masa depan bisa terpengaruh. Namun, manajemen berusaha meyakinkan pemangku kepentingan dengan menyebutkan bahwa alasan EPO bergantung pada standar yang tidak berlaku di yurisdiksi AS, Jepang, dan Kanada, yang berarti litigasi paten domestik terhadap Moderna tetap tidak terpengaruh.
Perusahaan memiliki sekitar $93,7 juta dalam aset cair per Q3 2025, memberikan sedikit waktu operasional meskipun mengalami kemunduran. Saham ABUS saat ini diperdagangkan di $3,79, turun 19,05% dari level terakhir, setelah diperdagangkan antara $2,71 dan $5,10 selama dua belas bulan terakhir.
Jalur Ke Depan
Arbutus bermaksud mengajukan petisi peninjauan setelah EPO mengeluarkan keputusan tertulis resminya. Perusahaan farmasi ini mempertahankan portofolio paten yang beragam yang melindungi berbagai aplikasi teknologi LNP, meskipun investor secara jelas menunjukkan kekhawatiran tentang implikasi langsung terhadap kekuatan IP perusahaan dan prospek komersial di ruang mRNA yang kompetitif.