Logam mulia terus naik. Berdasarkan berita terbaru, emas berada di atas $4790/ons, naik 0.57% dalam hari ini. Ini adalah kali kedua emas mencapai rekor tertinggi dalam dua hari terakhir, setelah menembus $4750/ons pada 20 Januari. Lebih menarik lagi, emas telah naik lebih dari $400 sejak 2026, dengan kenaikan lebih dari 18%, sementara pasar cryptocurrency justru mengalami penyesuaian besar-besaran, menunjukkan kontras yang mencolok antara kedua jenis aset tersebut.
Mengapa emas terus mencetak rekor tertinggi
Kebijakan tarif Trump memicu permintaan lindung nilai
Pada 17 Januari, Trump mengumumkan kenaikan tarif terhadap 8 negara di Eropa, mulai berlaku 1 Februari dengan tarif 10%, dan akan naik menjadi 25% pada Juni. Kebijakan ini langsung memicu kekhawatiran meningkatnya gesekan perdagangan global, dan suasana lindung nilai di pasar meningkat tajam. Dalam konteks ini, daya tarik emas sebagai aset lindung nilai tradisional meningkat secara signifikan.
Ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve tertunda mendukung harga emas
Indeks CPI inti AS Desember tetap 2.6% YoY, lebih tinggi dari target Fed sebesar 2%. Meskipun peluang Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah pada Januari mencapai 95%, pasar secara umum memperkirakan bahwa jendela penurunan suku bunga akan terbuka setelah Juni. Ekspektasi penurunan suku bunga meskipun tertunda, tetap ada, memberikan dasar dukungan jangka panjang bagi kenaikan harga emas.
Bank sentral global terus membeli emas sebagai bantalan
Informasi terkait menunjukkan bahwa bank sentral di seluruh dunia terus membeli emas, memberikan dukungan dasar yang kokoh untuk harga emas. Tren ini mencerminkan keyakinan berkelanjutan dari bank sentral terhadap emas sebagai cadangan devisa dan alat lindung nilai.
Indeks dolar AS turun membantu
Indeks dolar AS turun dari posisi tinggi ke sekitar 99.14, dan pelemahan dolar biasanya akan mendorong kenaikan harga emas yang dihitung dalam dolar.
Kontras antara emas dan pasar kripto
Kategori Aset
Performa Harga
Perubahan Hari Ini
Sentimen Pasar
Emas spot
Mencapai rekor di $4790
+0.57%
Lindung nilai meningkat
Bitcoin
Turun dari 95531 ke 91910
-3.8%
Risiko dihindari
Ethereum
Turun dari 3350 ke 3177
-5.2%
Risiko dihindari
Pada 19 Januari pagi, pasar cryptocurrency mengalami crash mendadak, Bitcoin turun hampir $3600 dalam waktu singkat, dan Ethereum turun lebih dari 5%. Data menunjukkan bahwa dalam 12 jam terakhir, total posisi terpaksa dilikuidasi mencapai $8.3 miliar. Sementara itu, emas justru mencetak rekor tertinggi, dan perak spot juga menembus $94/ons, mencatat rekor baru. Kontras ini secara jelas mencerminkan perubahan preferensi risiko pasar—investor beralih dari aset berisiko ke aset lindung nilai tradisional.
Prospek pergerakan emas selanjutnya
Lembaga investasi tetap optimistis terhadap prospek emas. Citi dan JPMorgan mempertahankan ekspektasi bullish bahwa dalam 3 bulan emas bisa mencapai $5000. Dari segi teknikal, emas yang mendapatkan dukungan di sekitar $4750 terus naik, menunjukkan bahwa daya beli di bawah masih cukup kuat.
Namun, perlu diperhatikan bahwa performa emas selanjutnya sangat bergantung pada pergerakan indeks dolar dan sinyal kebijakan dari Federal Reserve. Penguatan dolar secara tiba-tiba dapat menekan kenaikan harga emas, dan kejelasan jadwal penurunan suku bunga Fed juga akan berpengaruh penting terhadap harga emas.
Kesimpulan
Emas terus mencetak rekor di $4790, yang mencerminkan kombinasi faktor seperti kebijakan tarif Trump yang memicu risiko perdagangan, ekspektasi penurunan suku bunga Fed yang tertunda namun tetap ada, dan pembelian emas oleh bank sentral global. Kontras dengan penyesuaian besar-besaran di pasar kripto menunjukkan bahwa performa kuat emas mencerminkan peningkatan suasana lindung nilai di pasar. Dalam jangka menengah, emas masih memiliki ruang untuk naik lebih jauh, tetapi pergerakan dolar dan ekspektasi kebijakan Fed akan menjadi faktor kunci yang perlu diamati.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Emas terus mencapai rekor tertinggi di angka 4790 dolar AS, kebijakan tarif Trump memicu meningkatnya sentimen safe haven
Logam mulia terus naik. Berdasarkan berita terbaru, emas berada di atas $4790/ons, naik 0.57% dalam hari ini. Ini adalah kali kedua emas mencapai rekor tertinggi dalam dua hari terakhir, setelah menembus $4750/ons pada 20 Januari. Lebih menarik lagi, emas telah naik lebih dari $400 sejak 2026, dengan kenaikan lebih dari 18%, sementara pasar cryptocurrency justru mengalami penyesuaian besar-besaran, menunjukkan kontras yang mencolok antara kedua jenis aset tersebut.
Mengapa emas terus mencetak rekor tertinggi
Kebijakan tarif Trump memicu permintaan lindung nilai
Pada 17 Januari, Trump mengumumkan kenaikan tarif terhadap 8 negara di Eropa, mulai berlaku 1 Februari dengan tarif 10%, dan akan naik menjadi 25% pada Juni. Kebijakan ini langsung memicu kekhawatiran meningkatnya gesekan perdagangan global, dan suasana lindung nilai di pasar meningkat tajam. Dalam konteks ini, daya tarik emas sebagai aset lindung nilai tradisional meningkat secara signifikan.
Ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve tertunda mendukung harga emas
Indeks CPI inti AS Desember tetap 2.6% YoY, lebih tinggi dari target Fed sebesar 2%. Meskipun peluang Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah pada Januari mencapai 95%, pasar secara umum memperkirakan bahwa jendela penurunan suku bunga akan terbuka setelah Juni. Ekspektasi penurunan suku bunga meskipun tertunda, tetap ada, memberikan dasar dukungan jangka panjang bagi kenaikan harga emas.
Bank sentral global terus membeli emas sebagai bantalan
Informasi terkait menunjukkan bahwa bank sentral di seluruh dunia terus membeli emas, memberikan dukungan dasar yang kokoh untuk harga emas. Tren ini mencerminkan keyakinan berkelanjutan dari bank sentral terhadap emas sebagai cadangan devisa dan alat lindung nilai.
Indeks dolar AS turun membantu
Indeks dolar AS turun dari posisi tinggi ke sekitar 99.14, dan pelemahan dolar biasanya akan mendorong kenaikan harga emas yang dihitung dalam dolar.
Kontras antara emas dan pasar kripto
Pada 19 Januari pagi, pasar cryptocurrency mengalami crash mendadak, Bitcoin turun hampir $3600 dalam waktu singkat, dan Ethereum turun lebih dari 5%. Data menunjukkan bahwa dalam 12 jam terakhir, total posisi terpaksa dilikuidasi mencapai $8.3 miliar. Sementara itu, emas justru mencetak rekor tertinggi, dan perak spot juga menembus $94/ons, mencatat rekor baru. Kontras ini secara jelas mencerminkan perubahan preferensi risiko pasar—investor beralih dari aset berisiko ke aset lindung nilai tradisional.
Prospek pergerakan emas selanjutnya
Lembaga investasi tetap optimistis terhadap prospek emas. Citi dan JPMorgan mempertahankan ekspektasi bullish bahwa dalam 3 bulan emas bisa mencapai $5000. Dari segi teknikal, emas yang mendapatkan dukungan di sekitar $4750 terus naik, menunjukkan bahwa daya beli di bawah masih cukup kuat.
Namun, perlu diperhatikan bahwa performa emas selanjutnya sangat bergantung pada pergerakan indeks dolar dan sinyal kebijakan dari Federal Reserve. Penguatan dolar secara tiba-tiba dapat menekan kenaikan harga emas, dan kejelasan jadwal penurunan suku bunga Fed juga akan berpengaruh penting terhadap harga emas.
Kesimpulan
Emas terus mencetak rekor di $4790, yang mencerminkan kombinasi faktor seperti kebijakan tarif Trump yang memicu risiko perdagangan, ekspektasi penurunan suku bunga Fed yang tertunda namun tetap ada, dan pembelian emas oleh bank sentral global. Kontras dengan penyesuaian besar-besaran di pasar kripto menunjukkan bahwa performa kuat emas mencerminkan peningkatan suasana lindung nilai di pasar. Dalam jangka menengah, emas masih memiliki ruang untuk naik lebih jauh, tetapi pergerakan dolar dan ekspektasi kebijakan Fed akan menjadi faktor kunci yang perlu diamati.