2026年 adalah titik kunci. Rencana perdagangan saham tokenisasi SEC Amerika Serikat menandai masuknya pasar keuangan global ke era transformasi digital secara resmi. Perubahan ini cukup menyeluruh—dari batasan kepatuhan yang kabur di masa lalu, hingga sistem klasifikasi yang jelas saat ini. Saham tokenisasi secara resmi dimasukkan ke dalam pengawasan sekuritas tradisional, yang berarti bahwa area abu-abu selama bertahun-tahun akhirnya mendapatkan kepastian.
Sistem kotak pasir pengawasan baru SEC patut diperhatikan. Lembaga yang memenuhi syarat dapat menguji produk tokenisasi dalam lingkungan terkendali, bekerja sama dengan rencana percobaan tiga tahun yang disetujui DTCC, dan aset utama seperti saham komponen Russell 1000 berpotensi melakukan transaksi di atas rantai. Pada saat yang sama, Nasdaq juga sedang mendorong rencana mereka—membuat aset tokenisasi dan saham tradisional beroperasi di bawah satu aturan yang sama, dengan siklus penyelesaian langsung dari T+1 ke penyelesaian waktu nyata. Ini bukan sekadar perbaikan kecil, melainkan revolusi dalam struktur biaya.
Perdagangan pecahan saham membuka ruang partisipasi yang lebih luas, dan integrasi DeFi dengan keuangan tradisional juga semakin cepat, dengan munculnya aplikasi seperti pinjaman di atas rantai. Namun, otoritas pengawas juga menetapkan batas tegas—token sintetis tanpa dukungan kepemilikan saham nyata akan dikenai pengawasan ketat, dan garis pertahanan perlindungan investor tidak akan goyah.
Perubahan ini memiliki makna yang mendalam. Amerika Serikat tidak hanya memperkuat posisi terdepan dalam inovasi keuangan, tetapi juga menetapkan aturan acuan untuk tokenisasi aset secara global. Dari desain kebijakan hingga jalur implementasi, semuanya menunjukkan bagaimana menemukan keseimbangan antara inovasi dan pengendalian risiko.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropHunter
· 6jam yang lalu
Real-time settlement benar-benar keren, optimisasi biaya bukan main-main
Kalau benar-benar bisa terealisasi pada 2026, TradFi harus waspada
Zona abu-abu akhirnya hilang, sekarang Web3 punya keberanian
Perdagangan saham pecahan memang bagus, tapi kompetisi sejati masih di depan
Operasi Amerika ini membuat orang lain tertinggal jauh, Eropa masih bergelut
Dikatakan sebagai manajemen risiko yang baik, sebenarnya takut dengan masalah token sintetis
Russell 1000 di-chain? Bayangkan saja sudah keren
Logika sandbox regulasi sebenarnya adalah memberi lampu hijau untuk perusahaan besar
Real-time settlement dari sudut pandang teknologi sebenarnya tidak sulit, kenapa sampai sekarang tertunda?
DeFi terintegrasi dengan keuangan tradisional, akhirnya tidak perlu diam-diam lagi
nah mereka hanya mengecat bibir babi saja sejujurnya... T+1 untuk penyelesaian masih bukan "revolusioner" ketika kamu bisa dilikuidasi dalam hitungan mikrodetik lmao
Lihat AsliBalas0
MevTears
· 6jam yang lalu
Tunggu, T+1 langsung ke penyelesaian waktu nyata? Berapa banyak biaya gas yang bisa dihemat ini?
Lihat AsliBalas0
SerumSqueezer
· 7jam yang lalu
Benarkah? T+1 langsung lompat ke penyelesaian waktu nyata? Revolusi struktur biaya? Kata-kata bagus, tapi takutnya hanya omong kosong di atas kertas
2026年 adalah titik kunci. Rencana perdagangan saham tokenisasi SEC Amerika Serikat menandai masuknya pasar keuangan global ke era transformasi digital secara resmi. Perubahan ini cukup menyeluruh—dari batasan kepatuhan yang kabur di masa lalu, hingga sistem klasifikasi yang jelas saat ini. Saham tokenisasi secara resmi dimasukkan ke dalam pengawasan sekuritas tradisional, yang berarti bahwa area abu-abu selama bertahun-tahun akhirnya mendapatkan kepastian.
Sistem kotak pasir pengawasan baru SEC patut diperhatikan. Lembaga yang memenuhi syarat dapat menguji produk tokenisasi dalam lingkungan terkendali, bekerja sama dengan rencana percobaan tiga tahun yang disetujui DTCC, dan aset utama seperti saham komponen Russell 1000 berpotensi melakukan transaksi di atas rantai. Pada saat yang sama, Nasdaq juga sedang mendorong rencana mereka—membuat aset tokenisasi dan saham tradisional beroperasi di bawah satu aturan yang sama, dengan siklus penyelesaian langsung dari T+1 ke penyelesaian waktu nyata. Ini bukan sekadar perbaikan kecil, melainkan revolusi dalam struktur biaya.
Perdagangan pecahan saham membuka ruang partisipasi yang lebih luas, dan integrasi DeFi dengan keuangan tradisional juga semakin cepat, dengan munculnya aplikasi seperti pinjaman di atas rantai. Namun, otoritas pengawas juga menetapkan batas tegas—token sintetis tanpa dukungan kepemilikan saham nyata akan dikenai pengawasan ketat, dan garis pertahanan perlindungan investor tidak akan goyah.
Perubahan ini memiliki makna yang mendalam. Amerika Serikat tidak hanya memperkuat posisi terdepan dalam inovasi keuangan, tetapi juga menetapkan aturan acuan untuk tokenisasi aset secara global. Dari desain kebijakan hingga jalur implementasi, semuanya menunjukkan bagaimana menemukan keseimbangan antara inovasi dan pengendalian risiko.