Indeks DAX Jerman kehilangan momentum pada Selasa pagi, mengurangi kenaikan sebelumnya saat para trader bergulat dengan ketidakpastian geopolitik baru dan bersiap menghadapi rilis ekonomi utama AS. Pemicu di balik suasana hati hati pasar adalah pengumuman tarif Presiden Donald Trump yang menargetkan negara-negara yang melakukan bisnis dengan Iran, memberlakukan bea sebesar 25% pada semua transaksi komersial dengan Amerika Serikat—langkah yang mengguncang kepercayaan investor secara menyeluruh.
Gambaran Pasar: DAX Mundur dari Puncak Intraday
Indeks benchmark DAX, yang sebelumnya naik ke 25.464,43 selama sesi, mundur ke 25.388,07, menandai penurunan kecil sebesar 9,70 poin atau 0,04%. Penarikan ini mencerminkan tarik-ulur antara optimisme dan kehati-hatian yang menjadi ciri aktivitas perdagangan, saat para pelaku pasar tetap berhati-hati menjelang sinyal makroekonomi penting dari Washington.
Pemenang dan Pecundang: Sinyal Campuran di Seluruh Indeks
Pemenang yang menonjol menunjukkan gambaran yang lebih cerah:
Symrise AG muncul sebagai penggerak utama sesi, melonjak hampir 7% setelah pengumuman negosiasi tingkat lanjut dengan calon akuisitor untuk divisi terpenenya. Penjualan aset potensial ini telah memicu antusiasme investor terhadap restrukturisasi strategis perusahaan.
Zalando menunjukkan kekuatan yang solid, naik 5,4% setelah Barclays meningkatkan prospeknya dari seimbang menjadi overweight, sekaligus menaikkan target harga menjadi EUR 35,00—peningkatan signifikan EUR 7,00 yang menandakan kepercayaan baru terhadap trajektori platform e-commerce tersebut.
Nama-nama blue-chip seperti Commerzbank (naik 1,6%), Infineon Technologies (naik 1,2%), dan sejumlah perusahaan termasuk SAP, Deutsche Bank, Brenntag, BASF, Siemens Healthineers, dan Siemens semuanya mencatat kenaikan modest berkisar dari 0,4% hingga 1%.
Di sisi lain, tekanan muncul di berbagai sektor:
Heidelberg Materials anjlok 2,4% sementara Continental turun 2%, dengan Fresenius Medical Care menurun hampir 2% dan Qiagen kehilangan 1,6%. Kelemahan juga meluas ke E.ON, Deutsche Post, Siemens Energy, Bayer, Deutsche Telekom, GEA Group, dan BMW, yang semuanya mencatat kerugian tanpa menarik perhatian khusus.
Konteks Lebih Luas
Ketidakmampuan DAX untuk mempertahankan kenaikan awal menegaskan bagaimana perkembangan geopolitik dan ketidakpastian kebijakan perdagangan terus mendominasi pengambilan keputusan investasi. Saat pasar menunggu data ekonomi baru dari AS, indeks tetap terjebak antara optimisme pertumbuhan dan kekhawatiran yang tersisa tentang ketegangan perdagangan—sebuah keseimbangan yang kemungkinan akan menentukan volatilitas dalam sesi-sesi mendatang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ketegangan Geopolitik Membebani DAX saat Kekhawatiran Perang Dagang Kembali
Indeks DAX Jerman kehilangan momentum pada Selasa pagi, mengurangi kenaikan sebelumnya saat para trader bergulat dengan ketidakpastian geopolitik baru dan bersiap menghadapi rilis ekonomi utama AS. Pemicu di balik suasana hati hati pasar adalah pengumuman tarif Presiden Donald Trump yang menargetkan negara-negara yang melakukan bisnis dengan Iran, memberlakukan bea sebesar 25% pada semua transaksi komersial dengan Amerika Serikat—langkah yang mengguncang kepercayaan investor secara menyeluruh.
Gambaran Pasar: DAX Mundur dari Puncak Intraday
Indeks benchmark DAX, yang sebelumnya naik ke 25.464,43 selama sesi, mundur ke 25.388,07, menandai penurunan kecil sebesar 9,70 poin atau 0,04%. Penarikan ini mencerminkan tarik-ulur antara optimisme dan kehati-hatian yang menjadi ciri aktivitas perdagangan, saat para pelaku pasar tetap berhati-hati menjelang sinyal makroekonomi penting dari Washington.
Pemenang dan Pecundang: Sinyal Campuran di Seluruh Indeks
Pemenang yang menonjol menunjukkan gambaran yang lebih cerah:
Symrise AG muncul sebagai penggerak utama sesi, melonjak hampir 7% setelah pengumuman negosiasi tingkat lanjut dengan calon akuisitor untuk divisi terpenenya. Penjualan aset potensial ini telah memicu antusiasme investor terhadap restrukturisasi strategis perusahaan.
Zalando menunjukkan kekuatan yang solid, naik 5,4% setelah Barclays meningkatkan prospeknya dari seimbang menjadi overweight, sekaligus menaikkan target harga menjadi EUR 35,00—peningkatan signifikan EUR 7,00 yang menandakan kepercayaan baru terhadap trajektori platform e-commerce tersebut.
Nama-nama blue-chip seperti Commerzbank (naik 1,6%), Infineon Technologies (naik 1,2%), dan sejumlah perusahaan termasuk SAP, Deutsche Bank, Brenntag, BASF, Siemens Healthineers, dan Siemens semuanya mencatat kenaikan modest berkisar dari 0,4% hingga 1%.
Di sisi lain, tekanan muncul di berbagai sektor:
Heidelberg Materials anjlok 2,4% sementara Continental turun 2%, dengan Fresenius Medical Care menurun hampir 2% dan Qiagen kehilangan 1,6%. Kelemahan juga meluas ke E.ON, Deutsche Post, Siemens Energy, Bayer, Deutsche Telekom, GEA Group, dan BMW, yang semuanya mencatat kerugian tanpa menarik perhatian khusus.
Konteks Lebih Luas
Ketidakmampuan DAX untuk mempertahankan kenaikan awal menegaskan bagaimana perkembangan geopolitik dan ketidakpastian kebijakan perdagangan terus mendominasi pengambilan keputusan investasi. Saat pasar menunggu data ekonomi baru dari AS, indeks tetap terjebak antara optimisme pertumbuhan dan kekhawatiran yang tersisa tentang ketegangan perdagangan—sebuah keseimbangan yang kemungkinan akan menentukan volatilitas dalam sesi-sesi mendatang.