Aktivitas bisnis di Zona Euro berkembang lebih lambat dari perkiraan pada Januari, menandakan perlambatan momentum dalam perekonomian kawasan tersebut. Pembacaan pertumbuhan yang lebih lembut dari perkiraan menimbulkan pertanyaan tentang pengeluaran konsumen dan minat investasi menjelang Q1. Untuk pasar kripto, data makro seperti ini penting—sinyal ekonomi yang lebih lemah sering mengubah ekspektasi kebijakan bank sentral dan membentuk kembali cara investor tradisional mengalokasikan modal di seluruh aset berisiko, termasuk mata uang digital.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GasFeeSobber
· 11jam yang lalu
Zona Euro kembali bermasalah, jadi kita harus menunggu langkah apa yang akan diambil oleh bank sentral selanjutnya
Lihat AsliBalas0
OnchainGossiper
· 11jam yang lalu
Zona Euro kembali mengalami penurunan, sisi konsumsi tidak bersemangat, sekarang bank sentral harus mempertimbangkan bagaimana melonggarkan kebijakan... Justru ini menguntungkan bagi kita?
Lihat AsliBalas0
RektDetective
· 11jam yang lalu
Ekonomi Eropa sedang melambat, sekarang bank sentral harus melonggarkan kebijakan, BTC kembali memiliki peluang.
Lihat AsliBalas0
RugDocDetective
· 11jam yang lalu
Data zona euro kali ini kurang bagus, rasanya akan merosot...
Lihat AsliBalas0
BearMarketMonk
· 11jam yang lalu
Zona Euro kembali mengalami penurunan... Sekarang bank sentral pasti mulai panik, dana ritel sulit dipastikan ke mana akan mengalir
Aktivitas bisnis di Zona Euro berkembang lebih lambat dari perkiraan pada Januari, menandakan perlambatan momentum dalam perekonomian kawasan tersebut. Pembacaan pertumbuhan yang lebih lembut dari perkiraan menimbulkan pertanyaan tentang pengeluaran konsumen dan minat investasi menjelang Q1. Untuk pasar kripto, data makro seperti ini penting—sinyal ekonomi yang lebih lemah sering mengubah ekspektasi kebijakan bank sentral dan membentuk kembali cara investor tradisional mengalokasikan modal di seluruh aset berisiko, termasuk mata uang digital.