Dalam pertumbuhan ekonomi AS yang kokoh, Ketua Federal Reserve Powell kembali menegaskan sikap hati-hati terhadap pemotongan suku bunga. Ketua Powell menegaskan kembali bahwa kondisi ekonomi saat ini yang kuat tidak memerlukan bank sentral untuk terburu-buru menurunkan suku bunga, yang menunjukkan pendekatan kebijakan yang bertahap dan berbasis data dari Federal Reserve.
Kekuatan Ekonomi dan Pilihan Kebijakan Federal Reserve
Di tengah kinerja ekonomi AS yang lebih solid dari perkiraan, Ketua Powell menekankan pentingnya pendekatan yang hati-hati dan perlahan dalam pengambilan keputusan kebijakan moneter. Jalur suku bunga acuan Federal Reserve akan disesuaikan secara fleksibel berdasarkan data ekonomi yang masuk dan prospek ekonomi di masa depan.
Dalam situasi ekonomi AS yang saat ini cukup tangguh, mempertimbangkan kembali waktu untuk pemotongan suku bunga dapat dilihat sebagai langkah strategis Federal Reserve untuk mengendalikan risiko overheating. Pendekatan ini mencerminkan tugas ganda bank sentral untuk memantau tren inflasi secara ketat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi.
Indikator Inflasi dan Redefinisi Jalur Kebijakan
Meskipun inflasi mendekati target 2% dari Federal Reserve, dan belum sepenuhnya tercapai, Ketua Powell menyebutkan perlunya pengawasan terus-menerus terhadap stabilitas harga. Terutama, indikator inflasi inti dari barang dan jasa, yang tidak termasuk pasar perumahan, menunjukkan tren penurunan selama dua tahun terakhir, meskipun indikator ini dapat menunjukkan volatilitas jangka pendek.
Pernyataan Powell bahwa jalur menuju target inflasi 2% tidak selalu mulus menunjukkan perlunya fleksibilitas dalam proses penyesuaian kebijakan di masa depan. Operasi kebijakan berbasis data akan terus berlanjut, mengingatkan pelaku pasar akan proses pengambilan keputusan yang hati-hati dari Federal Reserve.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pernyataan Powell tentang Penurunan Suku Bunga Fed yang 'Tidak Terburu-buru'
Dalam pertumbuhan ekonomi AS yang kokoh, Ketua Federal Reserve Powell kembali menegaskan sikap hati-hati terhadap pemotongan suku bunga. Ketua Powell menegaskan kembali bahwa kondisi ekonomi saat ini yang kuat tidak memerlukan bank sentral untuk terburu-buru menurunkan suku bunga, yang menunjukkan pendekatan kebijakan yang bertahap dan berbasis data dari Federal Reserve.
Kekuatan Ekonomi dan Pilihan Kebijakan Federal Reserve
Di tengah kinerja ekonomi AS yang lebih solid dari perkiraan, Ketua Powell menekankan pentingnya pendekatan yang hati-hati dan perlahan dalam pengambilan keputusan kebijakan moneter. Jalur suku bunga acuan Federal Reserve akan disesuaikan secara fleksibel berdasarkan data ekonomi yang masuk dan prospek ekonomi di masa depan.
Dalam situasi ekonomi AS yang saat ini cukup tangguh, mempertimbangkan kembali waktu untuk pemotongan suku bunga dapat dilihat sebagai langkah strategis Federal Reserve untuk mengendalikan risiko overheating. Pendekatan ini mencerminkan tugas ganda bank sentral untuk memantau tren inflasi secara ketat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi.
Indikator Inflasi dan Redefinisi Jalur Kebijakan
Meskipun inflasi mendekati target 2% dari Federal Reserve, dan belum sepenuhnya tercapai, Ketua Powell menyebutkan perlunya pengawasan terus-menerus terhadap stabilitas harga. Terutama, indikator inflasi inti dari barang dan jasa, yang tidak termasuk pasar perumahan, menunjukkan tren penurunan selama dua tahun terakhir, meskipun indikator ini dapat menunjukkan volatilitas jangka pendek.
Pernyataan Powell bahwa jalur menuju target inflasi 2% tidak selalu mulus menunjukkan perlunya fleksibilitas dalam proses penyesuaian kebijakan di masa depan. Operasi kebijakan berbasis data akan terus berlanjut, mengingatkan pelaku pasar akan proses pengambilan keputusan yang hati-hati dari Federal Reserve.