Pasar cryptocurrency mengalami gelombang likuidasi yang signifikan dalam 24 jam terakhir, dengan 84.601 trader menghadapi penutupan posisi paksa di seluruh jaringan. Menurut data dari CoinGlass, total jumlah likuidasi mencapai $96.3038 juta, menandai periode tekanan pasar dan volatilitas yang cukup besar dalam ekosistem aset digital yang lebih luas.
Posisi Long Memimpin Gelombang Likuidasi
Rincian data likuidasi mengungkapkan nuansa penting tentang sentimen pasar selama periode ini. Likuidasi posisi long menyumbang sebagian besar, dengan total $55.9296 juta dari angka keseluruhan. Proporsi yang cukup besar ini menunjukkan tekanan bearish mendominasi pasar, memaksa trader yang bertaruh pada kenaikan harga untuk menutup posisi mereka. Sebaliknya, likuidasi posisi short mencapai $40.3741 juta, menunjukkan bahwa meskipun beberapa short seller juga terkejut, sebagian besar penutupan paksa berfokus pada trader bullish yang posisi mereka berada di bawah air.
Perbedaan antara likuidasi long dan short—dengan posisi long mewakili 58% dari total likuidasi—menyoroti lingkungan yang menantang bagi trader yang memegang posisi bullish. Pola ini sering menandakan pergeseran momentum pasar dan meningkatnya tekanan ke bawah di seluruh pasangan perdagangan utama.
Likuidasi Tunggal Mencerminkan Volatilitas Pasar
Di tengah kejadian likuidasi yang lebih luas ini, Hyperliquid mencatat order likuidasi tunggal terbesar dalam pasangan perdagangan FARTCOIN-USD, senilai $1.4581 juta. Likuidasi besar ini menegaskan risiko terkonsentrasi dan paparan leverage dalam segmen pasar tertentu, terutama pada aset spekulatif dengan profil volatilitas yang lebih tinggi.
Jumlah likuidasi 84.601 trader di seluruh jaringan menunjukkan dampak langsung dari pergerakan pasar terhadap posisi leverage. Ketika kejadian likuidasi terkonsentrasi seperti ini terjadi, biasanya memicu efek berantai yang memperbesar fluktuasi pasar, menciptakan tekanan tambahan pada posisi yang bertahan dan berpotensi menarik aktivitas perdagangan yang didorong oleh volatilitas lebih lanjut.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Lebih dari 84.601 Trader Terkena Likuidasi Sebesar $96,3M Dalam 24 Jam
Pasar cryptocurrency mengalami gelombang likuidasi yang signifikan dalam 24 jam terakhir, dengan 84.601 trader menghadapi penutupan posisi paksa di seluruh jaringan. Menurut data dari CoinGlass, total jumlah likuidasi mencapai $96.3038 juta, menandai periode tekanan pasar dan volatilitas yang cukup besar dalam ekosistem aset digital yang lebih luas.
Posisi Long Memimpin Gelombang Likuidasi
Rincian data likuidasi mengungkapkan nuansa penting tentang sentimen pasar selama periode ini. Likuidasi posisi long menyumbang sebagian besar, dengan total $55.9296 juta dari angka keseluruhan. Proporsi yang cukup besar ini menunjukkan tekanan bearish mendominasi pasar, memaksa trader yang bertaruh pada kenaikan harga untuk menutup posisi mereka. Sebaliknya, likuidasi posisi short mencapai $40.3741 juta, menunjukkan bahwa meskipun beberapa short seller juga terkejut, sebagian besar penutupan paksa berfokus pada trader bullish yang posisi mereka berada di bawah air.
Perbedaan antara likuidasi long dan short—dengan posisi long mewakili 58% dari total likuidasi—menyoroti lingkungan yang menantang bagi trader yang memegang posisi bullish. Pola ini sering menandakan pergeseran momentum pasar dan meningkatnya tekanan ke bawah di seluruh pasangan perdagangan utama.
Likuidasi Tunggal Mencerminkan Volatilitas Pasar
Di tengah kejadian likuidasi yang lebih luas ini, Hyperliquid mencatat order likuidasi tunggal terbesar dalam pasangan perdagangan FARTCOIN-USD, senilai $1.4581 juta. Likuidasi besar ini menegaskan risiko terkonsentrasi dan paparan leverage dalam segmen pasar tertentu, terutama pada aset spekulatif dengan profil volatilitas yang lebih tinggi.
Jumlah likuidasi 84.601 trader di seluruh jaringan menunjukkan dampak langsung dari pergerakan pasar terhadap posisi leverage. Ketika kejadian likuidasi terkonsentrasi seperti ini terjadi, biasanya memicu efek berantai yang memperbesar fluktuasi pasar, menciptakan tekanan tambahan pada posisi yang bertahan dan berpotensi menarik aktivitas perdagangan yang didorong oleh volatilitas lebih lanjut.