Mengapa di dunia Web3, platform perdagangan murni tidak lagi mampu menarik generasi pengguna baru? @easydotfunX muncul untuk menjawab pertanyaan ini, bukan sebagai bursa terdesentralisasi tradisional, melainkan sebagai platform perdagangan on-chain yang dibangun seputar sosial dan kompetisi, bertujuan mengubah perdagangan menjadi pengalaman interaktif, bukan sekadar jual beli aset digital yang sepi. Platform ini dibangun di atas blockchain Solana dan Hyperliquid, mendukung perdagangan spot dan futures, serta sedang memperluas ke fitur seperti copy trading, pendapatan Earn, dan turnamen kompetisi. Ia mengusung konsep bernama Trading Arena, mendorong pengguna bersaing melalui peringkat dan interaksi real-time, membuat proses perdagangan lebih seperti permainan kompetitif yang gamified daripada sekadar operasi keuangan. Banyak fitur yang dibangun di sekitar sistem Kernel Points, di mana pengguna tidak hanya mengumpulkan poin melalui transaksi, tetapi juga dapat meningkatkan level melalui mengundang teman, menyelesaikan tugas, dan berpartisipasi dalam kegiatan komunitas, sehingga mendapatkan diskon biaya dan hak istimewa lebih tinggi. Mekanisme ini berusaha memberi pengguna rasa pertumbuhan selama berpartisipasi, bukan sekadar menyelesaikan transaksi. Selain itu, kemudahan penggunaan adalah salah satu inti desainnya, di mana pengguna dapat dengan satu klik membuat dompet on-chain menggunakan akun Google atau Apple, yang secara signifikan menurunkan ambang masuk perdagangan. Namun, model seperti ini tetap memunculkan pertanyaan penting: apakah pengalaman perdagangan on-chain yang menekankan kompetisi dan sosial ini benar-benar dapat meningkatkan retensi pengguna jangka panjang dan keamanan aset? Saat ini, fitur sosial seperti obrolan suara dan siaran langsung interaktif masih dalam tahap pengembangan dan perencanaan, dan kemudahan penggunaan ini mungkin menghadapi tantangan dalam kedalaman transaksi, pengendalian risiko pengguna, dan struktur biaya, yang semua memerlukan data pasar untuk memverifikasi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mengapa di dunia Web3, platform perdagangan murni tidak lagi mampu menarik generasi pengguna baru? @easydotfunX muncul untuk menjawab pertanyaan ini, bukan sebagai bursa terdesentralisasi tradisional, melainkan sebagai platform perdagangan on-chain yang dibangun seputar sosial dan kompetisi, bertujuan mengubah perdagangan menjadi pengalaman interaktif, bukan sekadar jual beli aset digital yang sepi. Platform ini dibangun di atas blockchain Solana dan Hyperliquid, mendukung perdagangan spot dan futures, serta sedang memperluas ke fitur seperti copy trading, pendapatan Earn, dan turnamen kompetisi. Ia mengusung konsep bernama Trading Arena, mendorong pengguna bersaing melalui peringkat dan interaksi real-time, membuat proses perdagangan lebih seperti permainan kompetitif yang gamified daripada sekadar operasi keuangan. Banyak fitur yang dibangun di sekitar sistem Kernel Points, di mana pengguna tidak hanya mengumpulkan poin melalui transaksi, tetapi juga dapat meningkatkan level melalui mengundang teman, menyelesaikan tugas, dan berpartisipasi dalam kegiatan komunitas, sehingga mendapatkan diskon biaya dan hak istimewa lebih tinggi. Mekanisme ini berusaha memberi pengguna rasa pertumbuhan selama berpartisipasi, bukan sekadar menyelesaikan transaksi. Selain itu, kemudahan penggunaan adalah salah satu inti desainnya, di mana pengguna dapat dengan satu klik membuat dompet on-chain menggunakan akun Google atau Apple, yang secara signifikan menurunkan ambang masuk perdagangan. Namun, model seperti ini tetap memunculkan pertanyaan penting: apakah pengalaman perdagangan on-chain yang menekankan kompetisi dan sosial ini benar-benar dapat meningkatkan retensi pengguna jangka panjang dan keamanan aset? Saat ini, fitur sosial seperti obrolan suara dan siaran langsung interaktif masih dalam tahap pengembangan dan perencanaan, dan kemudahan penggunaan ini mungkin menghadapi tantangan dalam kedalaman transaksi, pengendalian risiko pengguna, dan struktur biaya, yang semua memerlukan data pasar untuk memverifikasi.