Kasus Pencucian Uang Wang Shuiming: Kejahatan Terbesar di Singapura Terungkap

Menurut NetEase Qingliu Studio, Wang Shuiming, seorang asli Fujian yang berasal dari Anxi, telah muncul di pusat penyelidikan pencucian uang terbesar di Singapura. Kasus ini telah berkembang untuk mengungkap jaringan kriminal internasional yang meliputi beberapa negara, termasuk kaitannya dengan penipuan cryptocurrency dan penyembunyian aset lintas batas. Perkembangan terbaru menunjukkan Wang Shuiming telah ditangkap di Montenegro dan menghadapi ekstradisi segera ke Tiongkok.

Wang Shuiming Ditahan di Montenegro, Siap Diekstradisi ke Tiongkok

Penangkapan Wang Shuiming di Montenegro menandai terobosan penting dalam kasus yang dimulai di Singapura. Penahanannya dilakukan sebagai bagian dari penindakan yang lebih luas terhadap sindikat kejahatan terorganisir yang telah dilacak oleh pihak berwenang di seluruh Asia Tenggara. Proses ekstradisi diperkirakan akan mempercepat penyelidikan lebih lanjut tentang perannya sebagai tokoh kunci dalam operasi pencucian uang, yang telah diidentifikasi sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah Singapura.

Koneksi Penipuan Cryptocurrency: Su Weiyi dan Atom Asset Exchange

Rekan Wang Shuiming, Su Weiyi, telah dikonfirmasi sebagai dalang di balik penipuan platform cryptocurrency Hong Kong yang melibatkan Atom Asset Exchange (AAX). Pada November 2022, platform tersebut secara mendadak menangguhkan semua operasi penarikan sebelum akhirnya berhenti beroperasi sama sekali. Su Weiyi kemudian melarikan diri dengan sekitar HK$16,74 juta dana pengguna. Setelah penyelidikan panjang, polisi Hong Kong menangkap Su Weiyi pada Juli 2024. Koneksi ini menunjukkan bagaimana jaringan kriminal memperluas operasinya ke ruang aset digital, memanfaatkan sifat pseudonim dari cryptocurrency untuk memfasilitasi penipuan.

Yang menarik, Su Weiyi mempertahankan kemitraan bisnis dengan individu yang diduga terkait dengan Alice Guo, mantan walikota Tiongkok-Filipina yang sebelumnya dihukum karena kejahatan keuangan. Koneksi ini menunjukkan adanya jaringan internasional yang lebih luas yang beroperasi di berbagai yurisdiksi dan sektor.

“Geng Fujian” dan Penindakan Sejarah di Singapura

Pada 15 Agustus 2023, polisi Singapura meluncurkan operasi penegakan hukum besar-besaran yang menghasilkan penangkapan pencucian uang terbesar dalam sejarah negara tersebut. Lebih dari 400 petugas penegak hukum berpartisipasi dalam penggerebekan terkoordinasi di berbagai lokasi. Penyelidikan ini berfokus pada sindikat yang secara informal disebut “Geng Fujian”—sebuah organisasi kriminal yang terdiri dari individu berusia 31 hingga 44 tahun, semuanya berasal dari Provinsi Fujian di Tiongkok.

Skala operasi ini luar biasa: kasus ini melibatkan hasil ilegal sekitar 3 miliar dolar Singapura (sekitar 16 miliar yuan). Polisi menangkap 10 tersangka selama penggerebekan awal. Operasi sindikat ini sangat canggih, menggunakan berbagai mata uang dan metode penyembunyian. Anggota memiliki paspor dari berbagai negara dan menggunakan dokumen palsu, struktur perusahaan cangkang, serta kepemilikan cryptocurrency untuk menyamarkan asal-usul dana yang berasal dari perjudian ilegal dan skema penipuan yang dilakukan di seluruh Asia Tenggara.

Melacak Jejak Aset Wang Shuiming di Beberapa Negara

Penyelidikan terhadap kekayaan Wang Shuiming mengungkapkan akumulasi aset yang signifikan baik di dalam negeri Tiongkok maupun secara internasional. Aset yang diketahui termasuk investasi besar melalui operasional perusahaannya di daratan Tiongkok dengan nilai sekitar 32 juta yuan. Selain itu, Wang Shuiming memiliki fasilitas manufaktur senilai beberapa juta yuan dan memegang properti di Xiamen yang terdiri dari dua rumah tinggal dengan nilai gabungan sekitar 20 juta yuan.

Kepemilikan aset internasional lebih menunjukkan luasnya strategi penyembunyian kekayaannya. Wang Shuiming memegang rekening bank di Hong Kong yang berisi 2 juta dolar Hong Kong dalam deposito tunai, ditambah dengan kepemilikan cryptocurrency bernilai sekitar 110.000 dolar AS. Distribusi aset yang beragam ini di berbagai yurisdiksi, kelas aset, dan mata uang mencerminkan pendekatan yang dihitung untuk menyembunyikan dana ilegal dari pengawasan regulasi dan deteksi penegak hukum.

Sifat komprehensif dari kasus Wang Shuiming—yang mencakup penipuan cryptocurrency, pencucian uang tradisional, dokumen palsu, perusahaan cangkang, dan penyembunyian aset lintas batas—menegaskan metode canggih yang digunakan jaringan kriminal internasional untuk mengeksploitasi celah regulasi di berbagai sistem keuangan.

ATOM-0,56%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)