Pada 21 Januari, Paradex mengungkapkan insiden keamanan yang memengaruhi bot perdagangan Mithril-nya. Platform tersebut mengungkapkan bahwa kompromi sistem internal mengakibatkan terungkapnya sekitar 57 subkunci pengguna. Meskipun insiden ini menimbulkan kekhawatiran langsung, Paradex menjelaskan bahwa kredensial yang terungkap tidak dapat digunakan untuk menarik dana langsung dari akun pengguna.
Apa yang Terjadi: Kompromi Bot Mithril
Bot perdagangan Mithril, sebuah alat yang dikembangkan oleh Paradex untuk memfasilitasi perdagangan otomatis, mengalami akses tidak sah ke sistem internalnya. Menurut laporan PANews, pelanggaran ini menyebabkan bocornya 57 subkunci. Kredensial otentikasi ini biasanya dihasilkan saat pengguna mengizinkan aplikasi pihak ketiga atau bot perdagangan mengakses akun mereka. Paparan ini merupakan peristiwa keamanan yang signifikan yang memerlukan perhatian langsung dari pengguna.
Memahami Subkunci dan Risiko Paparan
Untuk memperjelas dampak potensial: meskipun subkunci ini tidak dapat menarik dana atau mengubah pengaturan utama akun, mereka memberikan hak perdagangan penuh. Ini berarti aktor jahat secara teoretis dapat melakukan perdagangan di akun yang terpengaruh tanpa otorisasi eksplisit dari pengguna. Inilah sebabnya Paradex menekankan bahwa kompromi ini, meskipun terbatas, tetap memerlukan kehati-hatian. Subkunci berfungsi sebagai jembatan antara akun pengguna dan aplikasi perdagangan eksternal, membuat paparan mereka menjadi perhatian khusus bagi trader aktif.
Tanggapan Paradex dan Langkah Perlindungan Pengguna
Paradex bergerak cepat untuk menanggulangi insiden ini. Platform tersebut langsung menangguhkan semua transfer XP—langkah keamanan untuk mencegah aktivitas tidak sah—dan mencabut semua subkunci yang terhubung ke Mithril. Perusahaan mengonfirmasi bahwa hanya pengguna yang sebelumnya mengizinkan bot Mithril yang terdampak, membatasi ruang lingkup pelanggaran. Semua kunci keamanan telah dibatalkan, dan pengguna yang terdampak harus mengotorisasi ulang layanan pihak ketiga jika ingin melanjutkan penggunaannya.
Rekomendasi untuk Keamanan Akun
Paradex menyarankan semua pengguna untuk berhati-hati saat mengotorisasi layanan dan aplikasi pihak ketiga. Platform ini merekomendasikan pengguna melakukan penilaian risiko secara menyeluruh sebelum memberikan hak perdagangan kepada alat eksternal apa pun. Bagi mereka yang langsung terdampak oleh insiden Mithril ini, panduannya adalah untuk meninjau aktivitas perdagangan terbaru untuk transaksi mencurigakan dan mempertimbangkan rotasi kredensial untuk akun penting. Praktik keamanan terbaik—seperti menggunakan metode otentikasi yang kuat dan secara rutin meninjau izin akun—tetap penting untuk melindungi aset digital dalam lingkungan perdagangan apa pun.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bocoran Keamanan Bot Perdagangan Mithril Membocorkan Kunci Pengguna di Paradex
Pada 21 Januari, Paradex mengungkapkan insiden keamanan yang memengaruhi bot perdagangan Mithril-nya. Platform tersebut mengungkapkan bahwa kompromi sistem internal mengakibatkan terungkapnya sekitar 57 subkunci pengguna. Meskipun insiden ini menimbulkan kekhawatiran langsung, Paradex menjelaskan bahwa kredensial yang terungkap tidak dapat digunakan untuk menarik dana langsung dari akun pengguna.
Apa yang Terjadi: Kompromi Bot Mithril
Bot perdagangan Mithril, sebuah alat yang dikembangkan oleh Paradex untuk memfasilitasi perdagangan otomatis, mengalami akses tidak sah ke sistem internalnya. Menurut laporan PANews, pelanggaran ini menyebabkan bocornya 57 subkunci. Kredensial otentikasi ini biasanya dihasilkan saat pengguna mengizinkan aplikasi pihak ketiga atau bot perdagangan mengakses akun mereka. Paparan ini merupakan peristiwa keamanan yang signifikan yang memerlukan perhatian langsung dari pengguna.
Memahami Subkunci dan Risiko Paparan
Untuk memperjelas dampak potensial: meskipun subkunci ini tidak dapat menarik dana atau mengubah pengaturan utama akun, mereka memberikan hak perdagangan penuh. Ini berarti aktor jahat secara teoretis dapat melakukan perdagangan di akun yang terpengaruh tanpa otorisasi eksplisit dari pengguna. Inilah sebabnya Paradex menekankan bahwa kompromi ini, meskipun terbatas, tetap memerlukan kehati-hatian. Subkunci berfungsi sebagai jembatan antara akun pengguna dan aplikasi perdagangan eksternal, membuat paparan mereka menjadi perhatian khusus bagi trader aktif.
Tanggapan Paradex dan Langkah Perlindungan Pengguna
Paradex bergerak cepat untuk menanggulangi insiden ini. Platform tersebut langsung menangguhkan semua transfer XP—langkah keamanan untuk mencegah aktivitas tidak sah—dan mencabut semua subkunci yang terhubung ke Mithril. Perusahaan mengonfirmasi bahwa hanya pengguna yang sebelumnya mengizinkan bot Mithril yang terdampak, membatasi ruang lingkup pelanggaran. Semua kunci keamanan telah dibatalkan, dan pengguna yang terdampak harus mengotorisasi ulang layanan pihak ketiga jika ingin melanjutkan penggunaannya.
Rekomendasi untuk Keamanan Akun
Paradex menyarankan semua pengguna untuk berhati-hati saat mengotorisasi layanan dan aplikasi pihak ketiga. Platform ini merekomendasikan pengguna melakukan penilaian risiko secara menyeluruh sebelum memberikan hak perdagangan kepada alat eksternal apa pun. Bagi mereka yang langsung terdampak oleh insiden Mithril ini, panduannya adalah untuk meninjau aktivitas perdagangan terbaru untuk transaksi mencurigakan dan mempertimbangkan rotasi kredensial untuk akun penting. Praktik keamanan terbaik—seperti menggunakan metode otentikasi yang kuat dan secara rutin meninjau izin akun—tetap penting untuk melindungi aset digital dalam lingkungan perdagangan apa pun.