Restrukturisasi Besar-besaran Tenaga Kerja Amazon: Pengurangan 30.000 Pekerjaan Sedang Berlangsung

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Amazon (AMZN) sedang dalam salah satu restrukturisasi organisasi terbesar, dengan rencana menghilangkan sekitar 30.000 posisi korporat sebagai bagian dari strategi optimalisasi tenaga kerja yang komprehensif. Pengurangan besar ini menegaskan komitmen perusahaan untuk menyederhanakan operasi di tengah pergeseran industri yang lebih luas menuju otomatisasi dan adopsi kecerdasan buatan.

Skala PHK: Memahami Pengurangan 30.000 Posisi

Penghapusan 30.000 peran korporat ini mewakili hampir 10 persen dari tenaga kerja korporat Amazon, menjadikannya peristiwa pengurangan terbesar dalam sejarah operasional perusahaan. Untuk memberi gambaran, gelombang PHK tahun 2022 mempengaruhi sekitar 27.000 karyawan. Upaya restrukturisasi saat ini telah dilaksanakan secara bertahap, dengan sekitar 14.000 posisi kantor dihapuskan pada tahun 2025, dan bagian sisanya akan mengikuti di periode berikutnya.

Divisi yang terdampak mencakup berbagai unit bisnis, termasuk Amazon Web Services (AWS), operasi ritel perusahaan, platform streaming Prime Video, dan berbagai fungsi sumber daya manusia. Meskipun kategori-kategori ini telah diidentifikasi, dampak spesifik departemen terus berkembang seiring berjalannya implementasi.

Alasan Strategis di Balik Restrukturisasi

Kepemimpinan Amazon telah menyampaikan penjelasan yang berkembang mengenai inisiatif pengurangan tenaga kerja ini. Awalnya, perusahaan mengaitkan perubahan tersebut dengan pemanfaatan kemampuan kecerdasan buatan, menekankan bahwa AI memungkinkan organisasi beroperasi dengan kecepatan dan efisiensi yang lebih besar. Namun, CEO Andy Jassy kemudian menjelaskan bahwa restrukturisasi ini terutama difokuskan pada penghapusan lapisan birokrasi dan mendorong budaya perusahaan yang lebih gesit daripada sekadar pertimbangan keuangan.

Jassy telah menandai bahwa jumlah tenaga kerja korporat Amazon kemungkinan akan terus menyesuaikan ke bawah seiring waktu saat teknologi AI dan otomatisasi semakin terintegrasi ke dalam proses bisnis rutin. Perspektif ini sejalan dengan tren industri teknologi yang lebih luas, di mana perusahaan menerapkan solusi AI untuk pengembangan perangkat lunak, pemrosesan data, dan otomatisasi alur kerja administratif yang berulang guna mengoptimalkan efisiensi operasional.

Konteks Industri dan Implikasi Lebih Luas

Pengurangan 30.000 posisi ini mencerminkan pendekatan proaktif Amazon terhadap desain organisasi di era kemajuan teknologi yang pesat. Alih-alih melihat restrukturisasi ini sebagai respons terhadap kesulitan keuangan, perusahaan menganggapnya sebagai reposisi strategis untuk meningkatkan daya saing dan responsivitas. Seiring semakin banyak perusahaan menerapkan strategi otomatisasi serupa, penyesuaian tenaga kerja semacam ini mungkin akan menjadi hal yang semakin umum di seluruh sektor teknologi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)