Potensi pemotongan Jaminan Sosial menjadi ancaman besar bagi pensiunan Amerika. Kecuali para pembuat kebijakan campur tangan, dana trust Jaminan Sosial diperkirakan akan habis pada akhir 2032 atau awal 2033. Ketika ini terjadi, pengurangan manfaat akan mengikuti—dan beberapa penduduk lansia di beberapa negara bagian akan merasakan dampaknya jauh lebih tajam daripada yang lain.
Kesenjangan Kerentanan Ekonomi
Lansia yang tinggal di negara bagian dengan biaya hidup tinggi menghadapi krisis yang semakin memburuk. Geografi memainkan peran penting dalam bagaimana pemotongan SSI akan mempengaruhi pensiunan. Wilayah dengan biaya hidup tertinggi memperbesar dampak dari setiap pengurangan manfaat. Bagi warga Amerika yang sudah mengatur sumber daya terbatas untuk perumahan, perawatan kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari, bahkan pengurangan manfaat yang kecil sekalipun bisa menjadi bencana.
Hawaii: Surga Berbiaya Tinggi
Hawaii menduduki peringkat teratas daftar negara bagian yang menantang untuk keamanan pensiun. Meskipun pulau-pulau ini menawarkan keindahan pemandangan dan tingkat kejahatan kekerasan yang sangat rendah, mereka menuntut biaya yang cukup besar. Biaya hidup di Negara Aloha sangat tinggi, jauh melampaui rata-rata nasional. Bagi pensiunan yang beroperasi dengan anggaran ketat, tidak ada penyesuaian biaya hidup tahunan yang akan secara signifikan menutup celah tersebut. Ikatan emosional yang dirasakan banyak lansia terhadap Hawaii memperparah dilema—pindah rumah merupakan beban finansial dan psikologis yang sebagian besar tidak mampu mereka tanggung.
New York: Pajak Ditambah Biaya Hidup Sama dengan Kesulitan
Negara Bagian Empire menghadirkan tekanan keuangan yang berlipat ganda bagi penduduk lansianya. New York menggabungkan biaya hidup yang tinggi dengan pajak penghasilan negara bagian yang agresif dan kewajiban pajak properti yang besar. Tingkat kemiskinan lansia di New York sebesar 14,3%, mencerminkan posisi keuangan yang rapuh dari banyak penduduk usia lanjut. Ketika manfaat Jaminan Sosial mengalami pengurangan, populasi rentan ini akan menemukan pengelolaan anggaran menjadi semakin sulit.
Massachusetts: Mitos Pensiun Nyaman
Massachusetts menunjukkan paradoks bagi penduduk yang menua. Penasihat keuangan memperkirakan bahwa pensiun dengan nyaman di Negara Bagian Bay membutuhkan sekitar $1,28 juta—angka yang sama sekali tidak sesuai dengan kenyataan yang dihadapi kebanyakan lansia Massachusetts. Pajak penghasilan negara bagian yang tinggi dan beban pajak properti yang berat menghabiskan bagian besar dari pendapatan tetap. Situasinya cukup serius sehingga hampir 11% lansia hidup di bawah garis kemiskinan, dan sekitar satu dari empat penduduk usia lanjut masih bekerja karena kebutuhan.
Argumen relokasi, yang sering disarankan secara sembarangan kepada pensiunan yang berjuang, melewatkan satu kenyataan penting: pindah membutuhkan uang. Kebanyakan lansia yang kekurangan tabungan yang cukup tidak mampu mengubah hidup mereka, bahkan jika hal itu bisa meringankan kondisi keuangan mereka. Bagi penduduk Massachusetts, pemotongan SSI akan memperburuk situasi yang sudah rapuh.
New Jersey: Beban Pajak Terberat di Negara
Penduduk New Jersey menghadapi tarif pajak properti tertinggi di negara ini bersama dengan pajak penghasilan negara bagian yang tinggi. Negara Kebun menawarkan keuntungan gaya hidup yang nyata—akses layanan kesehatan yang baik, tingkat kejahatan yang rendah, kekayaan budaya—tetapi fasilitas ini datang dengan harga yang mahal. Bagi lansia di New Jersey yang sudah mengelola anggaran terbatas, pengurangan manfaat Jaminan Sosial bisa menjadi sangat merugikan stabilitas keuangan mereka.
California: Kemiskinan dan Pajak Tinggi
Daya tarik California tidak diragukan lagi, tetapi struktur biaya hidupnya menunjukkan cerita yang berbeda bagi lansia. Meskipun pajak properti tetap relatif moderat, California memberlakukan tarif pajak penghasilan tertinggi di negara ini. Dengan 12% lansia di California sudah hidup dalam kemiskinan, pemotongan tambahan terhadap manfaat Jaminan Sosial akan secara tak terelakkan memperdalam tekanan keuangan bagi populasi rentan ini dan berpotensi mendorong lebih banyak penduduk usia lanjut di bawah garis kemiskinan.
Krisis yang Lebih Luas
Bagi warga Amerika yang menua di Hawaii, New York, Massachusetts, New Jersey, atau California, pemotongan SSI lebih dari sekadar kekhawatiran kebijakan abstrak. Pengurangan ini akan langsung berujung pada pilihan yang lebih sulit tentang perumahan, pengobatan, pemanas, dan makanan. Negara bagian yang seharusnya menawarkan keamanan dan kenyamanan justru menghadirkan hambatan ekonomi yang besar. Tanpa tindakan kongres untuk mempertahankan tingkat manfaat Jaminan Sosial, jutaan warga Amerika yang lebih tua di wilayah dengan biaya tinggi ini akan menghadapi kenyataan keuangan yang semakin tidak dapat dipertahankan.
Tantangan ke depan menuntut pengakuan bahwa lansia tidak bisa sekadar menyelesaikan pemotongan manfaat dengan pindah—terutama ketika kerentanan keuangan terbesar mereka sebagian berasal dari keputusan mereka untuk tetap tinggal di komunitas yang mereka kenal dan tempat mereka menyebut rumah.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pengurangan Manfaat Jaminan Sosial: Negara Bagian Mana yang Menghadapi Kesulitan Terbesar untuk Populasi Lansia
Potensi pemotongan Jaminan Sosial menjadi ancaman besar bagi pensiunan Amerika. Kecuali para pembuat kebijakan campur tangan, dana trust Jaminan Sosial diperkirakan akan habis pada akhir 2032 atau awal 2033. Ketika ini terjadi, pengurangan manfaat akan mengikuti—dan beberapa penduduk lansia di beberapa negara bagian akan merasakan dampaknya jauh lebih tajam daripada yang lain.
Kesenjangan Kerentanan Ekonomi
Lansia yang tinggal di negara bagian dengan biaya hidup tinggi menghadapi krisis yang semakin memburuk. Geografi memainkan peran penting dalam bagaimana pemotongan SSI akan mempengaruhi pensiunan. Wilayah dengan biaya hidup tertinggi memperbesar dampak dari setiap pengurangan manfaat. Bagi warga Amerika yang sudah mengatur sumber daya terbatas untuk perumahan, perawatan kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari, bahkan pengurangan manfaat yang kecil sekalipun bisa menjadi bencana.
Hawaii: Surga Berbiaya Tinggi
Hawaii menduduki peringkat teratas daftar negara bagian yang menantang untuk keamanan pensiun. Meskipun pulau-pulau ini menawarkan keindahan pemandangan dan tingkat kejahatan kekerasan yang sangat rendah, mereka menuntut biaya yang cukup besar. Biaya hidup di Negara Aloha sangat tinggi, jauh melampaui rata-rata nasional. Bagi pensiunan yang beroperasi dengan anggaran ketat, tidak ada penyesuaian biaya hidup tahunan yang akan secara signifikan menutup celah tersebut. Ikatan emosional yang dirasakan banyak lansia terhadap Hawaii memperparah dilema—pindah rumah merupakan beban finansial dan psikologis yang sebagian besar tidak mampu mereka tanggung.
New York: Pajak Ditambah Biaya Hidup Sama dengan Kesulitan
Negara Bagian Empire menghadirkan tekanan keuangan yang berlipat ganda bagi penduduk lansianya. New York menggabungkan biaya hidup yang tinggi dengan pajak penghasilan negara bagian yang agresif dan kewajiban pajak properti yang besar. Tingkat kemiskinan lansia di New York sebesar 14,3%, mencerminkan posisi keuangan yang rapuh dari banyak penduduk usia lanjut. Ketika manfaat Jaminan Sosial mengalami pengurangan, populasi rentan ini akan menemukan pengelolaan anggaran menjadi semakin sulit.
Massachusetts: Mitos Pensiun Nyaman
Massachusetts menunjukkan paradoks bagi penduduk yang menua. Penasihat keuangan memperkirakan bahwa pensiun dengan nyaman di Negara Bagian Bay membutuhkan sekitar $1,28 juta—angka yang sama sekali tidak sesuai dengan kenyataan yang dihadapi kebanyakan lansia Massachusetts. Pajak penghasilan negara bagian yang tinggi dan beban pajak properti yang berat menghabiskan bagian besar dari pendapatan tetap. Situasinya cukup serius sehingga hampir 11% lansia hidup di bawah garis kemiskinan, dan sekitar satu dari empat penduduk usia lanjut masih bekerja karena kebutuhan.
Argumen relokasi, yang sering disarankan secara sembarangan kepada pensiunan yang berjuang, melewatkan satu kenyataan penting: pindah membutuhkan uang. Kebanyakan lansia yang kekurangan tabungan yang cukup tidak mampu mengubah hidup mereka, bahkan jika hal itu bisa meringankan kondisi keuangan mereka. Bagi penduduk Massachusetts, pemotongan SSI akan memperburuk situasi yang sudah rapuh.
New Jersey: Beban Pajak Terberat di Negara
Penduduk New Jersey menghadapi tarif pajak properti tertinggi di negara ini bersama dengan pajak penghasilan negara bagian yang tinggi. Negara Kebun menawarkan keuntungan gaya hidup yang nyata—akses layanan kesehatan yang baik, tingkat kejahatan yang rendah, kekayaan budaya—tetapi fasilitas ini datang dengan harga yang mahal. Bagi lansia di New Jersey yang sudah mengelola anggaran terbatas, pengurangan manfaat Jaminan Sosial bisa menjadi sangat merugikan stabilitas keuangan mereka.
California: Kemiskinan dan Pajak Tinggi
Daya tarik California tidak diragukan lagi, tetapi struktur biaya hidupnya menunjukkan cerita yang berbeda bagi lansia. Meskipun pajak properti tetap relatif moderat, California memberlakukan tarif pajak penghasilan tertinggi di negara ini. Dengan 12% lansia di California sudah hidup dalam kemiskinan, pemotongan tambahan terhadap manfaat Jaminan Sosial akan secara tak terelakkan memperdalam tekanan keuangan bagi populasi rentan ini dan berpotensi mendorong lebih banyak penduduk usia lanjut di bawah garis kemiskinan.
Krisis yang Lebih Luas
Bagi warga Amerika yang menua di Hawaii, New York, Massachusetts, New Jersey, atau California, pemotongan SSI lebih dari sekadar kekhawatiran kebijakan abstrak. Pengurangan ini akan langsung berujung pada pilihan yang lebih sulit tentang perumahan, pengobatan, pemanas, dan makanan. Negara bagian yang seharusnya menawarkan keamanan dan kenyamanan justru menghadirkan hambatan ekonomi yang besar. Tanpa tindakan kongres untuk mempertahankan tingkat manfaat Jaminan Sosial, jutaan warga Amerika yang lebih tua di wilayah dengan biaya tinggi ini akan menghadapi kenyataan keuangan yang semakin tidak dapat dipertahankan.
Tantangan ke depan menuntut pengakuan bahwa lansia tidak bisa sekadar menyelesaikan pemotongan manfaat dengan pindah—terutama ketika kerentanan keuangan terbesar mereka sebagian berasal dari keputusan mereka untuk tetap tinggal di komunitas yang mereka kenal dan tempat mereka menyebut rumah.