Berapa tinggi harga emas dianggap sudah mencapai level tertinggi?

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Emas naik ke berapa untuk “memadamkan api”? JPMorgan Chase berpendapat bahwa batas teoritisnya di $8.400.

Di tengah gejolak besar di pasar logam, tim analis komoditas JPMorgan Chase Gregory Shearer merilis laporan terbaru, sambil menegaskan target harga akhir tahun $6.300/ons dan mengusulkan kerangka kuantitatif untuk menentukan puncak harga emas.

Bank ini berpendapat bahwa kerangka menengah emas berakar pada “volume permintaan”. Karena pasokan emas jangka pendek sangat kurang elastis, ketika permintaan melonjak, harga emas harus naik untuk mencoba mengembalikan keseimbangan pasar.

Gregory Shearer menulis:

“Dalam kondisi di mana keinginan pembelian dari investor dan bank sentral (yaitu arus dana nominal) tidak berubah, hanya ketika harga cukup tinggi sehingga dorongan permintaan nominal yang sama berubah menjadi volume yang cukup rendah, ketidakseimbangan pasar yang mendorong kenaikan harga akan mereda.”

Dengan kata lain, misi kenaikan harga emas adalah “membeli lebih sedikit emas dengan uang yang sama”, sampai permintaan fisik turun ke tingkat yang dapat ditutupi oleh pasokan. Jawaban dari JPMorgan Chase adalah: “Sebelum selera investor dan bank sentral melemah, harga ini mungkin harus di atas $8.000/ons.”

380 ton: Titik impas kenaikan harga emas

Untuk mengubah teori menjadi prediksi, JPMorgan Chase melakukan analisis regresi terhadap volume permintaan kuartalan dari bank sentral dan investor serta perubahan harga emas.

Data menunjukkan bahwa, permintaan fisik dari kedua sumber ini harus melebihi 380 ton setiap kuartal agar harga emas naik.

Kesimpulan ini sangat stabil secara historis—analisis regresi jangka panjang sejak 2010 menghasilkan tingkat impas yang hampir sama (sekitar 376 ton).

$8.400: Puncak teoritis di bawah permintaan nominal

Dari sudut pandang investor, cara paling langsung untuk menghitung adalah: Berapa harga emas yang harus naik agar dana saat ini tidak cukup untuk membeli 380 ton emas?

Data JPMorgan Chase menunjukkan bahwa, dalam dua kuartal terakhir, permintaan nominal dari investor dan bank sentral rata-rata sedikit di atas $100 miliar. Jika diasumsikan bahwa skala dana nominal ini tetap, maka dapat disimpulkan dengan pembagian sederhana:

“Harga emas perlu naik ke sekitar $8.400/ons agar volume turun di bawah 380 ton—yang merupakan ambang batas yang diperlukan secara historis untuk mempertahankan kenaikan harga.”

JPMorgan Chase mengakui bahwa ini hanyalah model heuristik terbatas yang tidak mempertimbangkan perubahan permintaan perhiasan dan pasokan daur ulang emas. Tetapi bank menegaskan bahwa kesimpulannya jelas:

“Meskipun seiring kenaikan harga emas, ruang di atasnya memang semakin tipis, kami percaya bahwa saat ini belum mendekati risiko keruntuhan struktural emas karena beban beratnya sendiri.”

Peringatan risiko dan ketentuan penafian

        Pasar memiliki risiko, investasi harus dilakukan dengan hati-hati. Artikel ini tidak merupakan saran investasi pribadi, dan tidak mempertimbangkan tujuan investasi, kondisi keuangan, atau kebutuhan khusus pengguna. Pengguna harus menilai apakah pendapat, pandangan, atau kesimpulan dalam artikel ini sesuai dengan kondisi mereka. Investasi berdasarkan hal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)