China tidak lagi sekadar "melarang" crypto; mereka sedang merancang ulang ekosistem agar sesuai dengan visi terpusat. Strategi terbaru Beijing menandai pergeseran dari larangan total ke "digitalisasi terkendali." 🛡️ "Pukulan Besi" pada RWA dan Stablecoin PBOC dan lembaga negara telah memberi sinyal penindasan terhadap tokenisasi Aset Dunia Nyata (RWA) yang tidak sah dan stablecoin yang dipatok yuan di luar negeri. Target: Setiap aset digital yang diterbitkan tanpa persetujuan sekarang dianggap sebagai "aktivitas keuangan ilegal." Alat: Sistem pelacakan global yang dirancang untuk melindungi kedaulatan yuan dari stablecoin indeks luar negeri. 💰 e-CNY: Dari Alat Pembayaran ke Simpanan Digital Yuan Digital memasuki "Era Bunga." Dengan memungkinkan bank komersial menawarkan bunga pada dompet e-CNY, China mengubah CBDC-nya menjadi "mata uang simpanan digital." Tujuan: Mengalihkan modal dari crypto spekulatif ke tempat yang aman dan diawasi negara. 🧪 Hong Kong: Laboratorium Terkendali Tiongkok daratan tetap menjadi "kotak hitam," tetapi Hong Kong adalah jembatan. Dengan mengizinkan ETF Bitcoin dan penyedia berlisensi, Beijing mengamati integrasi keuangan Barat tanpa mempertaruhkan stabilitas domestik. 📉 Kesimpulan China tidak menolak blockchain; mereka menghilangkan decentralization-nya. "Model Beijing" dari likuiditas terkendali ini mungkin segera menjadi cetak biru bagi ekonomi berkembang yang mencari modernisasi digital tanpa kehilangan kendali keuangan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
13
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
YingYue
· 7jam yang lalu
Beli Untuk Mendapatkan 💰️
Lihat AsliBalas0
YingYue
· 7jam yang lalu
1000x VIbes 🤑
Balas0
YingYue
· 7jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
YingYue
· 7jam yang lalu
GOGOGO 2026 👊
Lihat AsliBalas0
AYATTAC
· 9jam yang lalu
Beli Untuk Mendapatkan 💎
Lihat AsliBalas0
AYATTAC
· 9jam yang lalu
GOGOGO 2026 👊
Lihat AsliBalas0
AYATTAC
· 9jam yang lalu
Selamat Tahun Baru! 🤑
Lihat AsliBalas0
Ryakpanda
· 9jam yang lalu
Terburu-buru 2026 👊
Lihat AsliBalas0
MasterChuTheOldDemonMasterChu
· 10jam yang lalu
Terima kasih telah berbagi informasi, sangat menginspirasi saya💪💪
#GateSpringFestivalHorseRacingEvent Kedaulatan Digital Baru China: Melampaui Larangan
China tidak lagi sekadar "melarang" crypto; mereka sedang merancang ulang ekosistem agar sesuai dengan visi terpusat. Strategi terbaru Beijing menandai pergeseran dari larangan total ke "digitalisasi terkendali."
🛡️ "Pukulan Besi" pada RWA dan Stablecoin
PBOC dan lembaga negara telah memberi sinyal penindasan terhadap tokenisasi Aset Dunia Nyata (RWA) yang tidak sah dan stablecoin yang dipatok yuan di luar negeri.
Target: Setiap aset digital yang diterbitkan tanpa persetujuan sekarang dianggap sebagai "aktivitas keuangan ilegal."
Alat: Sistem pelacakan global yang dirancang untuk melindungi kedaulatan yuan dari stablecoin indeks luar negeri.
💰 e-CNY: Dari Alat Pembayaran ke Simpanan Digital
Yuan Digital memasuki "Era Bunga." Dengan memungkinkan bank komersial menawarkan bunga pada dompet e-CNY, China mengubah CBDC-nya menjadi "mata uang simpanan digital."
Tujuan: Mengalihkan modal dari crypto spekulatif ke tempat yang aman dan diawasi negara.
🧪 Hong Kong: Laboratorium Terkendali
Tiongkok daratan tetap menjadi "kotak hitam," tetapi Hong Kong adalah jembatan. Dengan mengizinkan ETF Bitcoin dan penyedia berlisensi, Beijing mengamati integrasi keuangan Barat tanpa mempertaruhkan stabilitas domestik.
📉 Kesimpulan
China tidak menolak blockchain; mereka menghilangkan decentralization-nya. "Model Beijing" dari likuiditas terkendali ini mungkin segera menjadi cetak biru bagi ekonomi berkembang yang mencari modernisasi digital tanpa kehilangan kendali keuangan.