Semikonduktor Korea Selatan memasuki fase ekspansi yang kuat, menurut analisis terbaru dari ekonom Bum Ki Son dari Barclays Bank. Data yang dikumpulkan oleh platform Jin10 menunjukkan bahwa sektor ekspor chip Korea Selatan mempertahankan tren positif selama paruh pertama tahun 2026, didorong oleh dinamika harga bahan baku teknologi.
Kenaikan Signifikan Harga Semikonduktor di Pasar Global
Fenomena yang paling mencolok adalah peningkatan signifikan dalam harga chip. Dalam periode terakhir, harga semikonduktor mengalami kenaikan antara 30% hingga 40% secara triwulan, mencerminkan kekuatan permintaan global terhadap komponen elektronik. Son memproyeksikan bahwa tren kenaikan ini akan berlanjut di kuartal berikutnya, didukung oleh dua faktor utama: keterbatasan kapasitas produksi produsen dan situasi kekurangan bahan baku yang berkelanjutan di pasar internasional.
Kendala Produksi Menahan Tekanan Harga
Kendala pasokan menjadi faktor pendukung bagi semikonduktor. Dengan kapasitas produksi yang terbatas dan harapan ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran, situasi ini mendukung tetap tingginya harga. Ekonom dari Barclays memperkirakan bahwa pembatasan pasokan dapat berlangsung hingga akhir 2026, menciptakan lingkungan yang mendukung ekspor Korea.
Prospek Teguh untuk Ekspor Semikonduktor
Konsolidasi faktor-faktor ini menempatkan Korea Selatan untuk mempertahankan dinamisme ekspor semikonduktor selama beberapa bulan ke depan. Dorongan pertumbuhan sektor ini diperkirakan akan tetap kuat di paruh pertama tahun, dengan harga chip yang tinggi berfungsi sebagai pendorong utama kinerja sektor teknologi Korea. Pemeliharaan kondisi ini akan bergantung pada kelanjutan kendala pasokan dan permintaan yang terus-menerus terhadap chip di pasar global.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Semikonduktor Korea Tetap Menguat: Proyeksi Optimis untuk 2026
Semikonduktor Korea Selatan memasuki fase ekspansi yang kuat, menurut analisis terbaru dari ekonom Bum Ki Son dari Barclays Bank. Data yang dikumpulkan oleh platform Jin10 menunjukkan bahwa sektor ekspor chip Korea Selatan mempertahankan tren positif selama paruh pertama tahun 2026, didorong oleh dinamika harga bahan baku teknologi.
Kenaikan Signifikan Harga Semikonduktor di Pasar Global
Fenomena yang paling mencolok adalah peningkatan signifikan dalam harga chip. Dalam periode terakhir, harga semikonduktor mengalami kenaikan antara 30% hingga 40% secara triwulan, mencerminkan kekuatan permintaan global terhadap komponen elektronik. Son memproyeksikan bahwa tren kenaikan ini akan berlanjut di kuartal berikutnya, didukung oleh dua faktor utama: keterbatasan kapasitas produksi produsen dan situasi kekurangan bahan baku yang berkelanjutan di pasar internasional.
Kendala Produksi Menahan Tekanan Harga
Kendala pasokan menjadi faktor pendukung bagi semikonduktor. Dengan kapasitas produksi yang terbatas dan harapan ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran, situasi ini mendukung tetap tingginya harga. Ekonom dari Barclays memperkirakan bahwa pembatasan pasokan dapat berlangsung hingga akhir 2026, menciptakan lingkungan yang mendukung ekspor Korea.
Prospek Teguh untuk Ekspor Semikonduktor
Konsolidasi faktor-faktor ini menempatkan Korea Selatan untuk mempertahankan dinamisme ekspor semikonduktor selama beberapa bulan ke depan. Dorongan pertumbuhan sektor ini diperkirakan akan tetap kuat di paruh pertama tahun, dengan harga chip yang tinggi berfungsi sebagai pendorong utama kinerja sektor teknologi Korea. Pemeliharaan kondisi ini akan bergantung pada kelanjutan kendala pasokan dan permintaan yang terus-menerus terhadap chip di pasar global.