Data ekonomi terbaru dari Institute for Supply Management mengungkapkan gambaran kompleks tentang stabilitas dan tekanan di industri jasa AS. Indeks jasa ISM mempertahankan momentum pada Januari 2025, dengan indeks pembelian manajer tetap stabil di angka 53,8, tidak berubah dari angka revisi bulan Desember. Stabilitas ini menunjukkan bahwa meskipun menghadapi hambatan ekonomi, sektor jasa terus berkembang, karena setiap angka di atas 50 menunjukkan pertumbuhan sektor.
Indeks Jasa Tetap Stabil di Tengah Sinyal Campuran
Komponen dasar dari indikator jasa ISM menunjukkan cerita yang lebih bernuansa. Steve Miller, Ketua Komite Survei Bisnis Jasa ISM, mencatat bahwa “Desember 2024 dan Januari 2025 menampilkan kinerja subindeks yang serupa, tetapi dalam dua bulan terakhir, indikator ISM lebih kuat secara tahunan rata-rata sebesar 0,7 poin persentase.”
Dalam rincian ISM, indeks aktivitas bisnis melonjak menjadi 57,4 di Januari dari 55,2 di Desember, menunjukkan kekuatan baru dalam penyediaan jasa nyata. Namun, optimisme ini dibatasi oleh indeks pesanan baru, yang menurun menjadi 53,1 dari 56,5 selama periode yang sama. Subindeks ketenagakerjaan turun menjadi 50,3 di Januari dari 51,7 di Desember, meskipun tetap di atas ambang 50 poin—menandakan bahwa meskipun melambat, pertumbuhan pekerjaan di sektor jasa berlanjut untuk bulan kedua berturut-turut.
Tekanan Inflasi Terus Berlanjut karena Data ISM Menunjukkan Kekhawatiran Harga yang Persisten
Mungkin yang paling mengkhawatirkan bagi pembuat kebijakan adalah komponen inflasi dalam indeks komprehensif ISM. Indeks harga yang dibayar naik menjadi 66,6 di Januari dari 65,1 di Desember, mempertahankan posisinya di atas 60 selama 14 bulan berturut-turut. Kenaikan yang terus-menerus ini mencerminkan tekanan biaya yang berkelanjutan di seluruh ekonomi jasa yang terbukti sulit dikendalikan.
Manufaktur Menunjukkan Pemulihan Mengejutkan dalam Indeks Pembelian ISM
Sektor manufaktur menggambarkan gambaran yang bahkan lebih dramatis dalam laporan paralel ISM yang dirilis hari Senin sebelumnya. Setelah hampir setahun mengalami kontraksi, indeks PMI manufaktur melonjak menjadi 52,6 di Januari dari 47,9 di Desember—melewati ambang pertumbuhan 50 poin untuk pertama kalinya dalam 12 bulan. Para ekonom memperkirakan pemulihan yang lebih moderat menjadi hanya 48,5, menjadikan indikator manufaktur ISM ini kejutan positif yang signifikan bagi prospek ekonomi secara keseluruhan.
Secara keseluruhan, indeks-indeks ISM ini menunjukkan ekonomi yang mulai menemukan pijakannya setelah periode sinyal yang campur aduk, meskipun inflasi tetap menjadi tantangan yang perlu terus dipantau.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Indikator ISM Menunjukkan Stabilitas di Sektor Jasa AS untuk Januari
Data ekonomi terbaru dari Institute for Supply Management mengungkapkan gambaran kompleks tentang stabilitas dan tekanan di industri jasa AS. Indeks jasa ISM mempertahankan momentum pada Januari 2025, dengan indeks pembelian manajer tetap stabil di angka 53,8, tidak berubah dari angka revisi bulan Desember. Stabilitas ini menunjukkan bahwa meskipun menghadapi hambatan ekonomi, sektor jasa terus berkembang, karena setiap angka di atas 50 menunjukkan pertumbuhan sektor.
Indeks Jasa Tetap Stabil di Tengah Sinyal Campuran
Komponen dasar dari indikator jasa ISM menunjukkan cerita yang lebih bernuansa. Steve Miller, Ketua Komite Survei Bisnis Jasa ISM, mencatat bahwa “Desember 2024 dan Januari 2025 menampilkan kinerja subindeks yang serupa, tetapi dalam dua bulan terakhir, indikator ISM lebih kuat secara tahunan rata-rata sebesar 0,7 poin persentase.”
Dalam rincian ISM, indeks aktivitas bisnis melonjak menjadi 57,4 di Januari dari 55,2 di Desember, menunjukkan kekuatan baru dalam penyediaan jasa nyata. Namun, optimisme ini dibatasi oleh indeks pesanan baru, yang menurun menjadi 53,1 dari 56,5 selama periode yang sama. Subindeks ketenagakerjaan turun menjadi 50,3 di Januari dari 51,7 di Desember, meskipun tetap di atas ambang 50 poin—menandakan bahwa meskipun melambat, pertumbuhan pekerjaan di sektor jasa berlanjut untuk bulan kedua berturut-turut.
Tekanan Inflasi Terus Berlanjut karena Data ISM Menunjukkan Kekhawatiran Harga yang Persisten
Mungkin yang paling mengkhawatirkan bagi pembuat kebijakan adalah komponen inflasi dalam indeks komprehensif ISM. Indeks harga yang dibayar naik menjadi 66,6 di Januari dari 65,1 di Desember, mempertahankan posisinya di atas 60 selama 14 bulan berturut-turut. Kenaikan yang terus-menerus ini mencerminkan tekanan biaya yang berkelanjutan di seluruh ekonomi jasa yang terbukti sulit dikendalikan.
Manufaktur Menunjukkan Pemulihan Mengejutkan dalam Indeks Pembelian ISM
Sektor manufaktur menggambarkan gambaran yang bahkan lebih dramatis dalam laporan paralel ISM yang dirilis hari Senin sebelumnya. Setelah hampir setahun mengalami kontraksi, indeks PMI manufaktur melonjak menjadi 52,6 di Januari dari 47,9 di Desember—melewati ambang pertumbuhan 50 poin untuk pertama kalinya dalam 12 bulan. Para ekonom memperkirakan pemulihan yang lebih moderat menjadi hanya 48,5, menjadikan indikator manufaktur ISM ini kejutan positif yang signifikan bagi prospek ekonomi secara keseluruhan.
Secara keseluruhan, indeks-indeks ISM ini menunjukkan ekonomi yang mulai menemukan pijakannya setelah periode sinyal yang campur aduk, meskipun inflasi tetap menjadi tantangan yang perlu terus dipantau.