Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Perkembangan geopolitik yang menarik yang sedikit orang sadari. Jarak antara Jepang dan wilayah Taiwan menjadi semakin strategis - kita berbicara tentang hanya 110 kilometer dari pulau Yonaguni, di mana Jepang menempatkan rudal anti-pesawat jarak menengah.
Menteri pertahanan Jepang, Koizumi Shinjiro, mengonfirmasi rencana tersebut selama kunjungan ke pangkalan militer di rantai Kepulauan Ryukyu. Ini bukan langkah yang sembarangan - Jepang jelas memperkuat posisi pertahanannya di wilayah yang tetap menjadi salah satu titik paling tegang dalam geopolitik kontemporer.
Jarak 110 kilometer ini merangkum semuanya: Jepang dan China tetap dipisahkan oleh ruang yang relatif sempit, dengan Taiwan di tengahnya. Penempatan sistem rudal ini bukan hanya soal pertahanan wilayah, tetapi juga pesan geopolitik yang sangat jelas tentang bagaimana Tokyo berniat melindungi kepentingannya dan kepentingan sekutunya di kawasan tersebut.
Rantai Kepulauan Ryukyu telah menjadi pusat keamanan regional yang sesungguhnya. Ketika melihat jarak ini di peta, Anda memahami mengapa setiap langkah militer di area ini menarik perhatian global. Jepang tidak melakukan apa pun yang mengejutkan dari sudut pandang strategis, tetapi timing dan keterbukaan komunikasi sangat menunjukkan bagaimana situasi ini dipersepsikan di Tokyo.