Mengapa Sinyal Kenaikan Bitcoin Gagal Meluas – Pedagang Bersiap untuk Aksi Sampingan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Bitcoin menghadapi titik kritis saat tahun 2025 mendekati akhir. Cryptocurrency ini harus merebut kembali $94.000 untuk menghindari akhir tahun di zona negatif, namun pemain institusional semakin bersikap defensif. Dengan penurunan sebesar 5,7% sejak awal tahun dan performa yang mengecewakan selama periode Natal, kurangnya terobosan yang tegas membuat trader bertanya-tanya apakah momentum dapat muncul kembali sebelum kalender berganti.

Eksodus Institusional Menceritakan Kisahnya

Tanda paling jelas dari melemahnya keyakinan datang dari data ETF Bitcoin Spot AS. Kuartal 4 2025 mencatat arus keluar sebesar $5,5 miliar—pengembalian dana terbesar sejak dana tersebut diluncurkan pada 2024. Namun, eksodus ini tampaknya lebih bersifat taktis daripada fundamental. Pendorong utama adalah hedge fund yang melepaskan basis trading yang menguntungkan saat hasil turun dari 10% menjadi 5%.

Arus masuk kumulatif tetap hanya 9% di bawah puncak $62 miliar bulan Oktober, menunjukkan bahwa meskipun ada penarikan kuartalan, pemegang jangka panjang tetap mempertahankan posisi mereka. Perpecahan ini—pengambilan keuntungan jangka pendek bersamaan dengan keyakinan strategis yang tetap—menciptakan fondasi yang tidak pasti untuk aksi harga jangka pendek.

Pasar Opsi Mengirim Sinyal Waspada

Pasar opsi mengirim tanda peringatan yang lebih eksplisit. Menurut analitik dari Laevitas, Risk Reversal 25-Delta 1 minggu telah berbalik menjadi sangat negatif di semua kerangka waktu (1 minggu hingga 1 tahun). Perubahan ini menunjukkan bahwa hedger institusional lebih memprioritaskan perlindungan downside melalui pembelian put daripada taruhan bullish atau skenario breakout.

Agar sentimen pasar berubah secara signifikan, metrik Risk Reversal ini harus terlebih dahulu kembali mendekati nol, lalu berbalik positif—sebuah sinyal yang belum terwujud. QCP Capital, sebuah meja perdagangan berbasis di Singapura, menyarankan bahwa pergerakan arah yang tegas untuk Bitcoin mungkin hanya akan muncul setelah kondisi likuiditas kembali normal pasca-liburan.

Kendala Teknis: Rentang $85K-$94K Range

Bitcoin tetap terjebak di bawah $90.000 sejak pertengahan Desember, dengan resistensi di atasnya yang kokoh di $94.000. Konsolidasi antara $85.000 dan $94.000 ini mungkin akan berlanjut hingga Januari, terutama mengingat risiko delisting MSCI yang masih mengintai perusahaan treasury Bitcoin—yang saat ini diperkirakan memiliki probabilitas 75% menuju Q1 2026.

Hasil tinjauan indeks MSCI pada pertengahan Januari bisa menjadi kunci dalam memecahkan kebuntuan ini. Sampai kejelasan muncul, rentang perdagangan Bitcoin tampaknya terkunci, dengan sinyal perpanjangan harga gagal terwujud.

Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trader opsi telah memposisikan diri untuk kemungkinan pelonggaran penjualan BTC, namun rentang $85K-$94K menunjukkan tanda-tanda akan berlanjut hingga awal 2026. Meskipun arus keluar ETF mencapai level tertinggi, kepergian pengambil keuntungan jangka pendek seharusnya tidak menutupi tekad mendasar dari investor jangka panjang. Pertanyaannya sekarang adalah apakah katalis eksternal—baik perkembangan makro maupun keputusan MSCI—dapat menghidupkan kembali sinyal breakout yang saat ini masih sulit dicapai pasar.

BTC-0,74%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • بالعربية
  • Português (Brasil)
  • 简体中文
  • English
  • Español
  • Français (Afrique)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • Português (Portugal)
  • Русский
  • 繁體中文
  • Українська
  • Tiếng Việt