Trump menantang keuangan tradisional, JPMorgan menjadi sasaran
Pertarungan antara dunia politik dan Wall Street kembali meningkat. Pada 17 Januari, Trump meluncurkan serangan keras terhadap JPMorgan di platform media sosialnya, mengancam akan mengajukan gugatan dalam dua minggu. Tuduhannya sangat langsung: setelah insiden di Capitol Hill tahun 2021, raksasa keuangan ini "memutuskan" layanan—membekukan rekening, menolak layanan. Bank membantah ini sebagai diskriminasi politik, tetapi tidak pernah secara langsung menanggapi ancaman gugatan tersebut.
Perlu dicatat bahwa ketegangan antara Trump dan CEO JPMorgan, Jamie Dimon, sudah lama ada. Rumor menyebutkan bahwa dia pernah mengundang Dimon untuk menjadi Ketua Federal Reserve, tetapi ditolak, dan kedua belah pihak juga bersitegang keras mengenai kebijakan moneter dan batas suku bunga kartu kredit.
Mengapa konflik ini sangat terkait dengan pasar kripto? Kuncinya di sini—anggota keluarga Trump pernah mengaku bahwa mereka terpaksa beralih ke aset kripto karena sulit mendapatkan layanan keuangan dari bank besar. Pada Agustus tahun lalu, Trump bahkan menandatangani perintah eksekutif yang secara tegas melarang bank menolak klien berdasarkan posisi politik. Serangkaian langkah ini secara diam-diam mengubah ekspektasi pasar.
Sebuah pertanyaan penting muncul: akankah konfrontasi antara keuangan tradisional dan dunia politik ini menjadi pemicu pelonggaran regulasi kripto di AS? Kebutuhan nyata keluarga Trump terhadap kripto dan sikap terbuka mereka, apakah akan mendorong pergeseran keseimbangan kebijakan di tingkat nasional? Variabel-variabel ini sedang berkembang di benak para peserta pasar kripto.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
J.P. Morgan ini benar-benar akan dibuat repot, Trump menjadi sangat marah. Masalah penutupan akun bank sudah lama harus diatasi, sekarang ada yang membantu kita untuk bersuara.
Lihat AsliBalas0
DarkPoolWatcher
· 6jam yang lalu
Wah, Trump diblokir oleh JPMorgan? Ini jadi seru, para politikus harus bergantung pada dunia kripto untuk bertahan hidup.
Lihat AsliBalas0
BloodInStreets
· 6jam yang lalu
JPMorgan kali ini benar-benar tersandung, kekuatan politik pun turun tangan... ngomong-ngomong, rantai logika ini sebenarnya cukup jelas, diputusnya pasokan oleh bank → beralih ke kripto → kebijakan didorong oleh lapisan kekuasaan, hmm, kebutuhan yang "dipaksa" seperti ini terkadang justru menjadi pemicu utama
Lihat AsliBalas0
UnluckyValidator
· 7jam yang lalu
Astaga, JPMorgan ini benar-benar menabrak peluru sendiri, sekarang bahkan bank pun harus takut pada politisi?
Tunggu, apa artinya ini... keluarga Trump dipaksa masuk ke crypto, jadi kita semua ini naik angkutan gratis?
Apakah pelonggaran regulasi kripto benar-benar akan datang, atau ini hanya janji palsu lagi
Lihat AsliBalas0
BuyTheTop
· 7jam yang lalu
Haha, JPMorgan Chase sekarang dalam masalah, terpaksa mendekati kripto dan mungkin tidak pernah terbayangkan dalam mimpi
Keuangan tradisional benar-benar harus bangun, jika terus melakukan ini, hanya akan mendorong lebih banyak orang ke dunia koin
Trump memainkan langkah yang brilian, dari perjuangan hingga kebijakan yang berpihak semuanya sudah tepat
Ini adalah apa yang selalu saya katakan, institusi membenci kita, malah memberi kita peluang kenaikan terbaik
Perjuangan politik malah menjadi pendorong untuk kripto, luar biasa
#数字资产市场动态 $ME $DUSK $STO
Trump menantang keuangan tradisional, JPMorgan menjadi sasaran
Pertarungan antara dunia politik dan Wall Street kembali meningkat. Pada 17 Januari, Trump meluncurkan serangan keras terhadap JPMorgan di platform media sosialnya, mengancam akan mengajukan gugatan dalam dua minggu. Tuduhannya sangat langsung: setelah insiden di Capitol Hill tahun 2021, raksasa keuangan ini "memutuskan" layanan—membekukan rekening, menolak layanan. Bank membantah ini sebagai diskriminasi politik, tetapi tidak pernah secara langsung menanggapi ancaman gugatan tersebut.
Perlu dicatat bahwa ketegangan antara Trump dan CEO JPMorgan, Jamie Dimon, sudah lama ada. Rumor menyebutkan bahwa dia pernah mengundang Dimon untuk menjadi Ketua Federal Reserve, tetapi ditolak, dan kedua belah pihak juga bersitegang keras mengenai kebijakan moneter dan batas suku bunga kartu kredit.
Mengapa konflik ini sangat terkait dengan pasar kripto? Kuncinya di sini—anggota keluarga Trump pernah mengaku bahwa mereka terpaksa beralih ke aset kripto karena sulit mendapatkan layanan keuangan dari bank besar. Pada Agustus tahun lalu, Trump bahkan menandatangani perintah eksekutif yang secara tegas melarang bank menolak klien berdasarkan posisi politik. Serangkaian langkah ini secara diam-diam mengubah ekspektasi pasar.
Sebuah pertanyaan penting muncul: akankah konfrontasi antara keuangan tradisional dan dunia politik ini menjadi pemicu pelonggaran regulasi kripto di AS? Kebutuhan nyata keluarga Trump terhadap kripto dan sikap terbuka mereka, apakah akan mendorong pergeseran keseimbangan kebijakan di tingkat nasional? Variabel-variabel ini sedang berkembang di benak para peserta pasar kripto.