Sebagian besar cerita token hampir sama: semakin banyak digunakan, semakin tinggi nilainya. Volume perdagangan meningkat → Permintaan Gas bertambah → Nilai token ikut naik.
Tapi WAL bermain dengan logika yang berbeda.
Tanda keberhasilannya justru adalah membuat setiap pembayaran menjadi langka dan berharga. Terdengar agak kontra intuitif, tapi inilah keunggulan paling cerdas dari Walrus.
Bayangkan proses ini: jaringan semakin besar, biaya penyimpanan tersebar, 1GB dari harga hari ini turun menjadi 0.1 WAL di masa depan, bahkan 0.01 WAL. Efisiensi kode koreksi kesalahan terus meningkat, WAL yang sama bisa menyimpan data lebih lama. Ditambah mekanisme penghancuran bawaan yang terus mengurangi pasokan, daya beli setiap WAL meningkat.
Pengguna akhirnya menghabiskan lebih sedikit WAL, tetapi mendapatkan ketahanan data yang lebih kuat. Dari "harus bayar setiap bulan" menjadi "bayar sekali seumur hidup."
Paradoks di sini adalah: mengapa WAL malah menjadi lebih mahal?
Jawabannya terletak pada perubahan kualitas permintaan, bukan pertumbuhan kuantitas. Pada tahap awal mungkin ada 1000 orang menyimpan meme, setiap hari menghabiskan 1000 WAL. Saat sudah matang, mungkin hanya ada 10 DAO yang menyimpan konstitusi tata kelola, hanya menghabiskan 10 WAL per hari, tetapi 10 WAL ini dikunci selama 3 tahun. Transaksi tidak berguna yang sering dilakukan berubah menjadi kunci nilai tinggi dengan frekuensi rendah.
WAL tidak lagi menjadi token aliran yang terbakar, melainkan sebagai deposit dasar dari peradaban digital.
Ini secara drastis mengubah logika penilaian. Model tradisional melihat "kecepatan peredaran × volume perdagangan"; WAL harus dilihat dari "kedalaman staking × rentang waktu × ketidakgantungan". Ketika platform game menyimpan aset inti di Walrus, ini bukan sekadar membeli layanan—ini menggunakan WAL sebagai jaminan untuk keberlanjutan aset digital secara permanen.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
7 Suka
Hadiah
7
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
Ramen_Until_Rich
· 5jam yang lalu
Sial, akhirnya melihat ada orang yang menjelaskan dengan jelas logika WAL ini. Konsep deflasi terbalik ini memang luar biasa, semakin jarang digunakan semakin bernilai, ini adalah kekurangan sejati.
Lihat AsliBalas0
ForkInTheRoad
· 5jam yang lalu
Oh sial, inversi logika ini agak keren... Mengunci dengan frekuensi rendah dan nilai tinggi memang berbeda.
Lihat AsliBalas0
PaperHandsCriminal
· 5jam yang lalu
Tunggu, logikanya dibalik... semakin jarang digunakan malah lebih mahal, bukankah ini sama dengan operasi yang selalu saya salah paham setiap kali? haha
Lihat AsliBalas0
LiquidityLarry
· 5jam yang lalu
Tunggu, saya harus memikirkan logika ini... Pembakaran deflasi + kunci aset dengan frekuensi rendah dan nilai tinggi, WAL sedang bermain dengan konsep token terbalik ya
Sebagian besar cerita token hampir sama: semakin banyak digunakan, semakin tinggi nilainya. Volume perdagangan meningkat → Permintaan Gas bertambah → Nilai token ikut naik.
Tapi WAL bermain dengan logika yang berbeda.
Tanda keberhasilannya justru adalah membuat setiap pembayaran menjadi langka dan berharga. Terdengar agak kontra intuitif, tapi inilah keunggulan paling cerdas dari Walrus.
Bayangkan proses ini: jaringan semakin besar, biaya penyimpanan tersebar, 1GB dari harga hari ini turun menjadi 0.1 WAL di masa depan, bahkan 0.01 WAL. Efisiensi kode koreksi kesalahan terus meningkat, WAL yang sama bisa menyimpan data lebih lama. Ditambah mekanisme penghancuran bawaan yang terus mengurangi pasokan, daya beli setiap WAL meningkat.
Pengguna akhirnya menghabiskan lebih sedikit WAL, tetapi mendapatkan ketahanan data yang lebih kuat. Dari "harus bayar setiap bulan" menjadi "bayar sekali seumur hidup."
Paradoks di sini adalah: mengapa WAL malah menjadi lebih mahal?
Jawabannya terletak pada perubahan kualitas permintaan, bukan pertumbuhan kuantitas. Pada tahap awal mungkin ada 1000 orang menyimpan meme, setiap hari menghabiskan 1000 WAL. Saat sudah matang, mungkin hanya ada 10 DAO yang menyimpan konstitusi tata kelola, hanya menghabiskan 10 WAL per hari, tetapi 10 WAL ini dikunci selama 3 tahun. Transaksi tidak berguna yang sering dilakukan berubah menjadi kunci nilai tinggi dengan frekuensi rendah.
WAL tidak lagi menjadi token aliran yang terbakar, melainkan sebagai deposit dasar dari peradaban digital.
Ini secara drastis mengubah logika penilaian. Model tradisional melihat "kecepatan peredaran × volume perdagangan"; WAL harus dilihat dari "kedalaman staking × rentang waktu × ketidakgantungan". Ketika platform game menyimpan aset inti di Walrus, ini bukan sekadar membeli layanan—ini menggunakan WAL sebagai jaminan untuk keberlanjutan aset digital secara permanen.