提到 Walrus, banyak orang pertama kali akan menganggapnya sebagai bagian dari "penyimpanan terdesentralisasi". Tapi untuk benar-benar memahaminya, perlu melihat dokumen desainnya, memikirkan bagaimana ia menangani konsistensi, mekanisme konfirmasi, struktur Blob—setelah diamati dengan seksama, kamu akan menemukan sesuatu yang menarik: Walrus sama sekali tidak peduli apakah yang kamu simpan adalah gambar, video, atau teks. Yang benar-benar diperhatikannya adalah—apakah data ini merupakan status dari suatu sistem. Ini sangat penting.
**Perbedaan Pendekatan Penyimpanan Tradisional vs Walrus**
Sistem penyimpanan tradisional harus menyelesaikan tiga masalah: bisa disimpan? Bisa diambil? Murah?
Logika Walrus sama sekali berbeda, ia menangani tiga masalah lain: data dapat diverifikasi? penulisan tidak dapat dibalik? Apakah itu bagian dari status sistem?
Contoh konkret: kamu mengunggah file ke penyimpanan cloud tertentu, tidak ada yang tahu kapan kamu mengubah, menghapus, atau mengganti file tersebut. Tapi begitu Blob di Walrus dikonfirmasi, itu menjadi fakta sejarah, tidak bisa diubah. Ini membuat Walrus lebih mirip "lapisan log status", bukan hard disk tradisional.
Dari segi desain arsitektur, ia lebih mendekati kombinasi database + sistem konsensus + jaringan kode koreksi kesalahan, bukan logika IPFS.
**Mengapa dikatakan seperti mesin status dan bukan hard disk**
Walrus bukan sekadar replikasi data—ia menggunakan kode koreksi kesalahan untuk membagi satu Blob menjadi beberapa fragmen, yang tersebar ke node jaringan. Misalnya data 1GB mungkin dikodekan menjadi 20 fragmen, dan hanya sebagian dari mereka yang diperlukan untuk memulihkan data lengkap. Desain ini secara esensial membangun sistem pencatatan status terdistribusi, bukan jaringan penyimpanan file tradisional.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AlphaBrain
· 6jam yang lalu
Aduh, akhirnya ada yang menjelaskan logika Walrus ini secara menyeluruh. Sebelumnya benar-benar bingung dengan topi "penyimpanan terdesentralisasi", sekarang baru mengerti—itu sama sekali bukan hard disk, melainkan buku besar yang tidak bisa diubah.
Lihat AsliBalas0
staking_gramps
· 6jam yang lalu
Oh, sudut pandang ini segar, analogi lapisan log status ini luar biasa, akhirnya ada yang menjelaskan Walrus secara menyeluruh
Lihat AsliBalas0
0xLostKey
· 6jam yang lalu
Aduh Walrus, sebenarnya ini adalah mesin keadaan. Saya sebelumnya juga mengira ini hanya penyimpanan.
Lihat AsliBalas0
WenMoon42
· 7jam yang lalu
Memahami Walrus dengan cara ini memang menjadi lebih jelas, sama sekali bukan hard disk desentralisasi, pola arsitekturnya sepenuhnya berlawanan
提到 Walrus, banyak orang pertama kali akan menganggapnya sebagai bagian dari "penyimpanan terdesentralisasi". Tapi untuk benar-benar memahaminya, perlu melihat dokumen desainnya, memikirkan bagaimana ia menangani konsistensi, mekanisme konfirmasi, struktur Blob—setelah diamati dengan seksama, kamu akan menemukan sesuatu yang menarik: Walrus sama sekali tidak peduli apakah yang kamu simpan adalah gambar, video, atau teks. Yang benar-benar diperhatikannya adalah—apakah data ini merupakan status dari suatu sistem. Ini sangat penting.
**Perbedaan Pendekatan Penyimpanan Tradisional vs Walrus**
Sistem penyimpanan tradisional harus menyelesaikan tiga masalah: bisa disimpan? Bisa diambil? Murah?
Logika Walrus sama sekali berbeda, ia menangani tiga masalah lain: data dapat diverifikasi? penulisan tidak dapat dibalik? Apakah itu bagian dari status sistem?
Contoh konkret: kamu mengunggah file ke penyimpanan cloud tertentu, tidak ada yang tahu kapan kamu mengubah, menghapus, atau mengganti file tersebut. Tapi begitu Blob di Walrus dikonfirmasi, itu menjadi fakta sejarah, tidak bisa diubah. Ini membuat Walrus lebih mirip "lapisan log status", bukan hard disk tradisional.
Dari segi desain arsitektur, ia lebih mendekati kombinasi database + sistem konsensus + jaringan kode koreksi kesalahan, bukan logika IPFS.
**Mengapa dikatakan seperti mesin status dan bukan hard disk**
Walrus bukan sekadar replikasi data—ia menggunakan kode koreksi kesalahan untuk membagi satu Blob menjadi beberapa fragmen, yang tersebar ke node jaringan. Misalnya data 1GB mungkin dikodekan menjadi 20 fragmen, dan hanya sebagian dari mereka yang diperlukan untuk memulihkan data lengkap. Desain ini secara esensial membangun sistem pencatatan status terdistribusi, bukan jaringan penyimpanan file tradisional.