Ketika Bitcoin tergelincir, gelombang kejut menyebar ke seluruh ekosistem crypto—dan portofolio Trump tidak terkecuali. Perkiraan kekayaannya telah menyusut sebesar $1,1 miliar sejak September, dari $7,3 miliar menjadi $6,2 miliar saat nilai saham Trump Media and Technology Group (TMTG) mencapai titik terendah sejarah minggu ini.
Penjelasan Penurunan Saham
Simbol ticker DJT, yang mewakili saham publik TMTG, menyentuh $10,18 pada hari Jumat—berada di dekat titik terendah sepanjang masa. Koreksi tajam ini mencerminkan penurunan pasar cryptocurrency yang lebih luas, di mana Bitcoin dan token alternatif menghadapi tekanan jual yang signifikan. Bagi Trump, yang kekayaannya sangat terkait dengan usaha media sosial dan teknologi, waktu yang tepat tidak bisa lebih buruk.
Mengapa TMTG Penting bagi Neraca Keuangan Trump
TMTG bukan sekadar perusahaan teknologi lain—ia menjadi pusat perhitungan kekayaan Trump. Pada bulan September, kekayaannya meningkat sebesar $3 miliar dari tahun ke tahun, menempatkannya di posisi No. 201 dalam peringkat Forbes 400 (, melonjak 118 posisi dari 2024). Momentum itu didorong terutama oleh kepemilikan terkait crypto, khususnya keterlibatannya dalam ekosistem World Liberty Financial.
World Liberty Financial: Permainan Tokenomics
Trump dan ketiga putranya mendirikan World Liberty Financial, sebuah platform keuangan terdesentralisasi yang mulai beroperasi pada September 2024. Proyek ini mencetak 100 miliar token WLFI, dengan 22,5 miliar dialokasikan ke DT Marks DEFI LLC—perusahaan di mana Trump memegang saham sebesar 70%.
Di sinilah yang menarik: WLFI debut dengan harga yang mengesankan sebesar $0,31 per token tetapi sejak itu menyusut menjadi $0,17, mewakili penurunan signifikan dari puncaknya awal. Tokenomics dari protokol ini mencakup jadwal vesting yang mengunci alokasi pendiri untuk jangka waktu yang panjang, artinya posisi 22,5 miliar token Trump tetap tidak likuid dan tidak dapat dicairkan segera. Ketidaklikuidan ini berfungsi sebagai pukulan ganda—mencegah realisasi upside dan menjebak nilai saat harga menurun.
Konteks Crypto yang Lebih Luas
Fluktuasi sebesar $1,1 miliar ini menegaskan sebuah kenyataan fundamental: ketika kekayaan dikumpulkan terutama melalui crypto dan usaha terkait crypto, volatilitas menjadi teman tetap Anda. Koreksi pasar terbaru yang menekan Bitcoin sekaligus mempersempit valuasi seluruh kelas aset digital, termasuk saham perusahaan teknologi yang bergantung pada momentum crypto.
Bagi investor yang mengikuti pergerakan portofolio Trump, pertanyaan sebenarnya bukanlah apakah kerugian ini bersifat permanen, tetapi apakah siklus pasar berikutnya dapat membangun kembali momentum untuk TMTG dan World Liberty Financial.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bagaimana Koreksi Crypto Menghapus $1.1M dari Kekayaan Trump
Ketika Bitcoin tergelincir, gelombang kejut menyebar ke seluruh ekosistem crypto—dan portofolio Trump tidak terkecuali. Perkiraan kekayaannya telah menyusut sebesar $1,1 miliar sejak September, dari $7,3 miliar menjadi $6,2 miliar saat nilai saham Trump Media and Technology Group (TMTG) mencapai titik terendah sejarah minggu ini.
Penjelasan Penurunan Saham
Simbol ticker DJT, yang mewakili saham publik TMTG, menyentuh $10,18 pada hari Jumat—berada di dekat titik terendah sepanjang masa. Koreksi tajam ini mencerminkan penurunan pasar cryptocurrency yang lebih luas, di mana Bitcoin dan token alternatif menghadapi tekanan jual yang signifikan. Bagi Trump, yang kekayaannya sangat terkait dengan usaha media sosial dan teknologi, waktu yang tepat tidak bisa lebih buruk.
Mengapa TMTG Penting bagi Neraca Keuangan Trump
TMTG bukan sekadar perusahaan teknologi lain—ia menjadi pusat perhitungan kekayaan Trump. Pada bulan September, kekayaannya meningkat sebesar $3 miliar dari tahun ke tahun, menempatkannya di posisi No. 201 dalam peringkat Forbes 400 (, melonjak 118 posisi dari 2024). Momentum itu didorong terutama oleh kepemilikan terkait crypto, khususnya keterlibatannya dalam ekosistem World Liberty Financial.
World Liberty Financial: Permainan Tokenomics
Trump dan ketiga putranya mendirikan World Liberty Financial, sebuah platform keuangan terdesentralisasi yang mulai beroperasi pada September 2024. Proyek ini mencetak 100 miliar token WLFI, dengan 22,5 miliar dialokasikan ke DT Marks DEFI LLC—perusahaan di mana Trump memegang saham sebesar 70%.
Di sinilah yang menarik: WLFI debut dengan harga yang mengesankan sebesar $0,31 per token tetapi sejak itu menyusut menjadi $0,17, mewakili penurunan signifikan dari puncaknya awal. Tokenomics dari protokol ini mencakup jadwal vesting yang mengunci alokasi pendiri untuk jangka waktu yang panjang, artinya posisi 22,5 miliar token Trump tetap tidak likuid dan tidak dapat dicairkan segera. Ketidaklikuidan ini berfungsi sebagai pukulan ganda—mencegah realisasi upside dan menjebak nilai saat harga menurun.
Konteks Crypto yang Lebih Luas
Fluktuasi sebesar $1,1 miliar ini menegaskan sebuah kenyataan fundamental: ketika kekayaan dikumpulkan terutama melalui crypto dan usaha terkait crypto, volatilitas menjadi teman tetap Anda. Koreksi pasar terbaru yang menekan Bitcoin sekaligus mempersempit valuasi seluruh kelas aset digital, termasuk saham perusahaan teknologi yang bergantung pada momentum crypto.
Bagi investor yang mengikuti pergerakan portofolio Trump, pertanyaan sebenarnya bukanlah apakah kerugian ini bersifat permanen, tetapi apakah siklus pasar berikutnya dapat membangun kembali momentum untuk TMTG dan World Liberty Financial.