Lihat data ini, cukup mencengangkan—kinerja solusi kolaborasi lintas model benar-benar melebihi ekspektasi.
Akurasi langsung melampaui model tunggal sebesar 8.5-10.5 poin persentase, dan juga lebih tinggi 3.0-5.0 poin persentase dibandingkan metode komunikasi teks murni. Latensi respons bahkan mencapai peningkatan performa 2 kali lipat. Yang paling penting, solusi ini kompatibel dengan kombinasi model apa pun—baik dari segi skala model, desain arsitektur, maupun implementasi tokenizer, semuanya dapat bekerja sama tanpa hambatan.
Ini bukan sekadar iterasi optimisasi bertahap. Secara sederhana,
Lihat Asli