SNOW

Harga Snowflake

SNOW
Rp2.683.903,90
+Rp256.089,74(+10,54%)

*Data terakhir diperbarui: 2026-05-07 18:19 (UTC+8)

Pada 2026-05-07 18:19, Snowflake (SNOW) dihargai di Rp2.683.903,90, dengan total kapitalisasi pasar sebesar Rp839,29T, rasio P/E -48,83, dan imbal hasil dividen sebesar 0,00%. Hari ini, harga saham berfluktuasi di antara Rp2.611.628,91 dan Rp2.727.164,65. Harga saat ini adalah 2,76% di atas titik terendah hari ini dan 1,58% di bawah titik tertinggi hari ini, dengan volume perdagangan 7,33M. Selama 52 minggu terakhir, SNOW telah diperdagangkan antara Rp2.055.320,00 hingga Rp4.876.303,13, dan harga saat ini adalah -44,96% jauh dari titik tertinggi 52 minggu.

Statistik Utama SNOW

Penutupan KemarinRp2.462.040,53
Kapitalisasi PasarRp839,29T
Volume7,33M
Rasio P/E-48,83
Imbal Hasil Dividen (TTM)0,00%
EPS Terdilusi (TTM)3,90
Laba Bersih (FY)-Rp23,13T
Pendapatan (FY)Rp81,37T
Tanggal Pendapatan2026-05-27
Estimasi EPS0,32
Estimasi PendapatanRp23,00T
Saham Beredar340,89M
Beta (1T)1.079

Tentang SNOW

Snowflake Inc. menyediakan platform data berbasis cloud di Amerika Serikat dan secara internasional. Platform perusahaan ini menawarkan Data Cloud, yang memungkinkan pelanggan mengkonsolidasikan data menjadi satu sumber kebenaran untuk mendorong wawasan bisnis yang bermakna, membangun aplikasi berbasis data, dan berbagi data. Platform ini digunakan oleh berbagai organisasi dari berbagai ukuran di berbagai industri. Perusahaan ini sebelumnya dikenal sebagai Snowflake Computing, Inc. dan mengubah namanya menjadi Snowflake Inc. pada April 2019. Snowflake Inc. didirikan pada tahun 2012 dan berbasis di Bozeman, Montana.
SektorTeknologi
IndustriPerangkat Lunak - Aplikasi
CEOSridhar Ramaswamy
Kantor PusatBozeman,MT,US
Karyawan (FY)9,06K
Pendapatan Rata-rata (1T)Rp8,98B
Pendapatan Bersih per Karyawan-Rp2,55B

Pelajari lebih lanjut tentang Snowflake (SNOW)

Artikel Gate Learn

Prediksi Harga Snowflake (SNOW): Apakah Geopolitik Mengguncang Narasi Pertumbuhan AI?Dengan meredanya risiko geopolitik global untuk sementara dan kembalinya modal ke aset berisiko, Snowflake (SNOW) memperlihatkan volatilitas harga yang nyata. Analisis ini membahas pergerakan harga SNOW saat ini dari sudut pandang sentimen pasar, momentum sektor AI, serta arus dana teknologi. Selain itu, analisis ini juga mengulas prospek pertumbuhan jangka panjang yang tercermin dari fluktuasi jangka pendek baru-baru ini, sehingga membantu investor memahami posisi pasar SNOW secara lebih mendalam menjelang awal 2026.2026-01-14
Analisis Mendalam 2026: Apa Itu Metaverse? Menelusuri Evolusi dari Blockchain hingga AI AgentsSejak istilah "Metaverse" diperkenalkan dalam novel Snow Crash pada tahun 1992, konsep ini telah mengalami perjalanan dari imajinasi fiksi ilmiah, melewati periode euforia investasi, hingga kini memasuki fase yang lebih terukur berkat kemajuan AI. Pada tahun 2026, dengan Meta yang mengubah arah strateginya dan kemunculan agen AI, Metaverse berkembang melampaui sekadar ruang sosial 3D menjadi ekosistem digital yang canggih dan mampu mengatur dirinya sendiri. Artikel ini menghadirkan analisis mendalam mengenai karakteristik utama Metaverse, proyek-proyek terkemuka, serta masa depannya yang diperbarui di era AI.2026-01-23
Tantangan Gate Winter Snow Gear: Raih Hadiah Premium dengan Aktivitas HarianGate menghadirkan tantangan ski musim dingin edisi terbatas, berlangsung dari 25 November pukul 08.00 UTC hingga 9 Desember pukul 08.00 UTC. Peserta mendaftar dan secara aktif mengumpulkan deposit bersih serta saldo program HODL & Earn selama periode acara. Berdasarkan level aset, peserta memiliki peluang untuk mendapatkan hadiah dalam empat kategori, yaitu perlengkapan ski Burton, papan snowboard peringatan 30 tahun, satu set perlengkapan ski, dan paket perlengkapan ski premium. Pengguna juga dapat menukarkan hadiah dengan nilai yang setara dalam USDT.2025-12-04

FAQ Snowflake (SNOW)

Berapa harga saham Snowflake (SNOW) hari ini?

x
Snowflake (SNOW) saat ini diperdagangkan di harga Rp2.683.903,90, dengan perubahan 24 jam sebesar +10,54%. Rentang perdagangan 52 minggu adalah Rp2.055.320,00–Rp4.876.303,13.

Berapa harga tertinggi dan terendah 52 minggu untuk Snowflake (SNOW)?

x

Berapa rasio harga terhadap pendapatan (P/E) dari Snowflake (SNOW)? Apa arti dari rasio tersebut?

x

Berapa kapitalisasi pasar Snowflake (SNOW)?

x

Berapa laba per saham (EPS) kuartalan terbaru untuk Snowflake (SNOW)?

x

Apakah Anda sebaiknya beli atau jual Snowflake (SNOW) sekarang?

x

Faktor apa saja yang dapat memengaruhi harga saham Snowflake (SNOW)?

x

Bagaimana cara beli saham Snowflake (SNOW)?

x

Peringatan Risiko

Pasar saham melibatkan tingkat risiko dan volatilitas harga yang tinggi. Nilai investasi Anda dapat meningkat atau menurun, dan Anda mungkin tidak mendapatkan kembali seluruh jumlah yang diinvestasikan. Kinerja masa lalu bukan merupakan indikator yang andal untuk hasil di masa depan. Sebelum membuat keputusan investasi, Anda harus dengan cermat menilai pengalaman investasi, kondisi keuangan, tujuan investasi, dan toleransi risiko Anda, serta melakukan riset sendiri. Jika diperlukan, konsultasikan dengan penasihat keuangan independen.

Penafian

Konten di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran investasi, saran keuangan, atau rekomendasi perdagangan. Gate tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang diakibatkan oleh keputusan keuangan tersebut. Lebih lanjut, harap diperhatikan bahwa Gate mungkin tidak dapat menyediakan layanan penuh di pasar dan yurisdiksi tertentu, termasuk namun tidak terbatas pada Amerika Serikat, Kanada, Iran, dan Kuba. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Lokasi Terbatas, silakan merujuk ke Perjanjian Pengguna.

Berita Terbaru Snowflake (SNOW)

2026-04-10 18:21Peringatan TradFi Turun: SNOW (Snowflake) Turun Melebihi 10%Gate News: Menurut data terbaru Gate TradFi, SNOW (Snowflake) telah turun sebesar 10% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.2026-04-10 17:20Peringatan TradFi Turun: SNOW (Snowflake) Turun Melebihi 8%Gate News: Menurut data terbaru Gate TradFi, SNOW (Snowflake) telah turun sebesar 8% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.2026-04-10 14:20Peringatan TradFi Turun: SNOW (Snowflake) Turun Melebihi 6%Gate News: Menurut data terbaru Gate TradFi, SNOW (Snowflake) telah turun sebesar 6% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.2026-04-09 19:38Peringatan TradFi Turun: SNOW (Snowflake) Turun Melebihi 12%Gate News: Menurut data terbaru Gate TradFi, SNOW (Snowflake) telah turun sebesar 12% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.2026-04-09 18:38Peringatan TradFi Turun: SNOW (Snowflake) Turun Melebihi 10%Gate News: Menurut data terbaru Gate TradFi, SNOW (Snowflake) telah turun sebesar 10% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.

Postingan Hangat Tentang Snowflake (SNOW)

MeltdownSurvivalist

MeltdownSurvivalist

6 jam yang lalu
Belakangan ini saya semakin sering mendengar tentang metaverse, dan jujur saja awalnya terasa seperti fiksi ilmiah. Tapi semakin saya mendalami topik ini, semakin saya memahami bahwa ini adalah teknologi serius yang sudah berkembang aktif. Gagasan utamanya sederhana - metaverse adalah dunia virtual yang dibangun berdasarkan internet dan realitas augmentasi (VR, AR), di mana orang dapat berinteraksi satu sama lain dengan cara yang sama alami seperti di dunia nyata. Menariknya, istilah ini diciptakan pada tahun 1992 oleh penulis Neil Stephenson dalam novel "Snow Crash". Kata ini terdiri dari "meta" (di luar) dan "universe" - yaitu dunia paralel dengan realitas kita. Karakteristik apa yang harus dimiliki oleh metaverse yang sejati? Pertama, ketahanan - operasi yang terus menerus dan peningkatan yang konstan. Kedua, imersi - pengalaman yang realistis harus sedekat mungkin. Ketiga, keterbukaan - setiap orang dapat bergabung kapan saja tanpa batasan kreativitas. Dan yang terpenting - sistem ekonomi, yang paralel dengan realitas, di mana pengguna dapat mengakumulasi dan menukar aset. Saat ini sudah ada beberapa proyek yang mendekati konsep ini. Minecraft memungkinkan pemain membuat dunia mereka sendiri dan berinteraksi dengan yang lain. Dalam mode multiplayer GTA V, bisa berdagang dan berkomunikasi. Roblox bahkan mendukung realitas virtual dengan insentif ekonomi. Di pasar kripto ada Decentraland dan The Sandbox - di sana pemain memiliki aset nyata dalam bentuk NFT. Tapi jujur saja? Versi metaverse saat ini masih memiliki batasan yang cukup serius. Pengalaman VR tidak seotentik yang diharapkan. Interaksi antar platform hampir tidak ada. Pengguna tidak memiliki kontrol nyata atas aset digital mereka. Mengapa metaverse tiba-tiba menjadi begitu populer? Saya rasa ini adalah keinginan alami manusia. Kita selalu ingin menjelajah, bepergian, mendaki gunung, mempelajari luar angkasa. Tapi karena batasan teknis dan finansial, kita tidak bisa. Metaverse memberi kita kesempatan melakukan semua itu di dunia virtual dengan biaya yang jauh lebih rendah. Plus, selama pandemi, orang menyadari betapa pentingnya memiliki cara alternatif untuk berkomunikasi. Dari segi skala - ini adalah industri besar. Infrastruktur perangkat keras (chip, perangkat AR) diperkirakan bernilai sekitar 862 miliar dolar dengan tingkat pertumbuhan sekitar 9,4% per tahun. Konten metaverse sendiri bernilai sekitar 170 miliar dolar. Dan ini baru awal. Jika mempertimbangkan potensi, ketika semua aset non-fisik beralih ke metaverse, pasar ini bisa mencapai ratusan triliun dolar. Raksasa teknologi sudah aktif berinvestasi. Meta (dulu Facebook) mengubah nama perusahaan agar fokus pada pengembangan metaverse. Epic Games mengumpulkan satu miliar dolar untuk mengubah Fortnite. Google, Microsoft, Sony bekerja sama melalui XR Association. Lalu mengapa blockchain sangat cocok untuk metaverse? Karena dunia ini harus terdesentralisasi dan adil. Blockchain memungkinkan pengguna benar-benar memiliki aset mereka melalui NFT. Teknologi lintas rantai memberi kemungkinan menukar aset antar dunia yang berbeda. DeFi menciptakan sistem ekonomi yang fleksibel untuk perdagangan dan pembayaran. Untuk metaverse yang sejati, diperlukan kombinasi tiga komponen. Pertama, platform blockchain yang dioptimalkan dengan skalabilitas baik - Polkadot, Avalanche, Solana, NEAR dan lainnya. Kedua, aplikasi terdesentralisasi untuk game, DeFi, dan NFT. Ketiga, jembatan lintas rantai untuk interaksi antar ekosistem. Tapi secara realistis - metaverse masih merupakan konsep masa depan. Perangkat VR mahal dan kurang umum. Pasar realitas virtual baru mencapai 22 miliar dolar pada 2021, meskipun diperkirakan akan tumbuh menjadi 70 miliar dolar pada 2028. Game metaverse saat ini tidak seatraktif game tradisional. Di mana mencari peluang investasi? Pertama, di platform blockchain yang melayani metaverse - Solana, Avalanche, Polygon, Flow. Kemudian di aplikasi terdesentralisasi dan marketplace NFT. Solusi lintas rantai juga memiliki potensi besar. Namun penting dipahami - ini adalah permainan jangka panjang. Alih-alih menginvestasikan semuanya ke proyek metaverse saat ini, lebih baik mengikuti "gelombang kecil" aktivitas, saat perusahaan besar mengumumkan inisiatif baru. Ledakan nyata dari metaverse akan datang ketika infrastruktur dan konten benar-benar siap. Sebagai rangkuman - metaverse bukan sekadar permainan atau hiburan. Ini adalah konsep revolusioner dunia paralel dengan ekonomi sendiri, di mana blockchain akan memainkan peran kunci. Perkembangan teknologi bersama partisipasi pemain besar memberi dasar untuk percaya akan potensi besar industri ini. Tapi untuk saat ini, ini masih permainan masa depan yang membutuhkan waktu dan infrastruktur untuk terwujud secara nyata.
0
0
0
0